Pengaruh Defoliasi dan Posisi Penanaman Stek Batang pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Lam. Var. Sari
DOI:
https://doi.org/10.15575/biodjati.v2i1.1293Keywords:
Defoliasi, Posisi penanaman, B/C, Tanaman ubi jalarAbstract
Beragamnya produktivitas tanaman ubi jalar diduga sebagai akibat masih bervariasinya teknologi penanaman yang diterapkan. Sehubungan dengan hal tersebut, maka penelitiaan yang bertujuan untuk mempelajari pengaruh defoliasi dan posisi penanaman stek batang telah dilakukan pada bulan Februari 2016 di kebun percobaan Muneng, Probolinggo. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terpisah, tingkat defoliasi sebagai petak utama, terdiri dari 3 taraf : (tanpa dirompes ; daun dirompes 50% dan 100 %). Posisi penanaman stek sebagai anak petak, terdiri dari 3 macam : 30o,60o dan 90o. Pengumpulan data dilakukan secara destruktif meliputi komponen pertumbuhan meliputi jumlah cabang, jumlah daun, luas daun, dan bobot segar total tanaman dan komponen panen mencakup jumlah umbi/tanaman, panjang umbi, bobot umbi/tanaman, bobot umbi ekonomis/tanaman, hasil umbi/ha dan hasil umbi ekonomis/ha. Uji F taraf 5% digunakan untuk menguji pengaruh perlakuan, sedangkan perbedaan diantara rata-rata perlakuan didasarkan pada nilai BNJ taraf 5%. Interaksi nyata tidak terjadi pada semua parameter yang diamati, komponen pertumbuhan hanya dipengaruhi oleh prosentase defoliasi, sedangkan komponen hasil hanya dipengaruhi oleh posisi penanaman stek. Pada komponen pertumbuhan, hasil paling rendah didapatkan pada perlakuan defoliasi 100%, sedangkan untuk komponen hasil, posisi penanaman stek 60o dan 90o menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata. Namun demikian, berdasarkan hasil analisis usaha tani, penanaman stek 90o lebih efisien dari perlakuan lainnya dengan hasil umbi sebanyak 35,31 ton ha-1 dengan nilai B/C tertinggi : 1,04
Â
References
Hartemink, A. E. (2003). Sweet Potato Yields and Nutrient Dynamics After short-term Fallows in the Humid Lowlands of Papua New Guinea. NJAS – Wageningen Journal of Life Sciences, vol. 50, no. 3-4, p. 297-319. http://dx.doi.org/10.1016/S1573-5214(03)80014-3
Antia, B. S., Akpan, E. J., Okon, P. A., & Umoren, I. U. (2006). Nutritive and anti-Nutritive Evaluation of Sweet Potatoes (Ipomoea batatas) Leaves. Pakistan Journal of Nutrition, 5: 166-168. DOI :10.3923/pjn.2006.166.168 URL : http : //scialert. Net / abstract / ? doi=pjn.2006.166.168.
Ahmadi, A., & Joudi, M. (2007). Effect of Timing and Defoliation Intensity on Growth, Yield and Gas Exchange Wheat Grown Under Well-watered and Drought Conditions. Pak. J. Biol. Sci. 10 (21) : 3794 – 3800.
Legese, H., Gobeze, I., Shegro, A., & Geleta, N. (2011). Impact of Planting Position and Planting Material on Root Yield of Cassava (Manihot esculenta Crantz). J.of Agric.Sci. and Tech. 5 (4) : 448 – 454. ++ http://www.davidpublishing.com/journals_info.asp?jId=454
BPS. (2015). Palawija Nasional. http://www.pertanian.go.id/Data5tahun/ATAP-TP2015/01-PalawijaNasional.pdf. Diunduh pada tanggal 20 Maret 2017.
Rahmania, E.A., Tyasmoro, S. Y. & Suminarti, N. E. (2015). Pengaruh Pengurangan Panjang Sulur dan Frekunesi Pembalikan Batang pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Ubi Jalar ((Ipomoea batatas L. ) Var. Orange Madu. Jurnal Produksi Tanaman. 3 (2) : 126 – 134.
Sitompul, S. M. (2016). Analisis Pertumbuhan Tanaman. Fakultas Pertanian. UB-Press.
Suminarti, N. E. (2016). Pengaruh Pemupukan N dan Frekuensi Pemangkasan Tajuk pada Aspek Agronomis dan Hasil Tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Lam. Var. Kretek. Journal Agro. Vol. III, No. 2 : 8 -20.
Suminarti, N. E. (2016). Pengaruh Pemupukan N pada Aspek Fisiologi, Analisis Pertumbuhan Tanaman dan Hasil Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Lam. var. Cilembu di Dataran Rendah Jatikerto, Malang. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Pertanian : Tantangan dan Arah Pembangunan Pertanian Indonesia Masa Depan, Malang 12 Nopember 2016.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright and Attribution:
Copyright of published in Jurnal Biodjati is held by the journal under Creative Commons Attribution (CC-BY-NC-ND) copyright. The journal lets others distribute and copy the article, create extracts, abstracts, and other revised versions, adaptations or derivative works of or from an article (such as an tranlation), include in collective works (such as an anrhology), text or data mine the article, as long as they credit the author(s), do not represent the author as endorsing their adaptation of the article and do not modify the article in such a way as to damage the author's honor or reputation.
Permissions:
Authors wishing to include figures, tables, or text passages that have already been published elsewhere and by other authors are required to obtain permission from the copyright owner(s) for both the print and online format and to include evidence that such permission has been granted when submitting their papers. Any material received without such evidence will be assumed to originate of one of the authors.
Ethical matters:
Experiments with animals or involving human patients must have had prior approval from the appropriate ethics committee. A statement to this effect should be provided within the text at the appropriate place. Experiments involving plants or microorganisms taken from countries other than the authors own must have had the correct authorization for this exportation.