STRATEGI PEMBELAJARAN NAHWU DI PESANTREN CILOA GARUT DAN AL-IHSAN BANDUNG

Ihin Solihin

Abstract


Penelitian ini berawal dari phenomena pembelajaran Nahwu di Pesantren Ciloa Garut dan Pesantren Al-Ihsan Bandung. Dalam pembelajaran Nahwu Pesantren Ciloa menggunakan strategi konvensional.Sementara Pesantren Al-Ihsan menggunakan strategi kontesktual.Permasalahannya adalah bagaimana upaya guru dan santri meningkatkan kualitas pembelajaran Nahwu di kedua pesantren ini. Kesulitan apa saja yang dihadapi oleh guru dan siswa dalam pembelajaran Nahwu, dan bagaimana mengatasi kesulitan tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui upaya guru dan santri meningkatkan kualitas pembelajaran Nahwu. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan cara mendeskripsikan fenomena dalam pembelajaran tersebut. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini adalah: bentuk penyajian di Pesantren al-Ihsan adalah al-amtsilah. (contoh-contoh kalimat), Pembahasan, Kaidah-kaidah, tamrinat. Kesulitan dalam menghapal dan mengaplikasikan kaidah, mengi’rab kalimat dan latar belakang santri yang berbeda-beda.  Strategi pembelajaran Nahwu di Pesantren Ciloa Bahwa pembelajaran Nahwu untuk tingkat pemula adalah mudah. Kesulitan dalam memotivasi santri untuk menghapal sejumlah kaidah-kaidah nahwiyah. Strategi pembelajarannya adalah: hapalan dan aplikasi yaitu hapalan qaidah nahwiyah dan shorfiyah, aplikasi kaidah berupa tarkiban dan syegatan kalimat yang terdapat dalam kitab berbahasa Arab, al-Hadits dan al-Qur’an.


Keywords


v

Article metrics

Abstract views : 10 | PDF views : 4

Full Text:

PDF

References


Ahmad Izan (2009), Metode Pembelajaran Bahasa Arab, Bandung, Remaja Rosdakarya

Ahmad, Nurwadjah, (2007). Tafsir ayat-ayat pendidikan, Bandung: Marja

Ali, Muhammad (1992) Penenlitian kependidikan Prosedur dan Strategi. Bandung:Aangkas

Alwasilah, Haedar, Pokoknya Kualitatif

Bakhtiar, Amsal. (2004). Filsafat Ilmu, Jakarta: Raja Grapindo.

Darajat, Zakiah dkk, (2008).Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam, Jakarta: Bumi Aksara.

Fathurrahman, Pupuh & Sutikno, M Sobry (2009).Strategi Belajar Mengajar melalui Penanaman Konsep umum dan Konsep Islami. Bandung: Refika Aditama.

Hamalik, Oemar (2001). Proses Belajar Mengajar.Jakarta:Bumi Aksara.

Hawa, Said (alih bahasa A. Rafiq Shaleh T) Mensucikan Jiwa. (2002). Jakarta:Rabani Press

Kahmad, Dadang (2002). Tarekat dalam Islam spritualitas

Sanjaya, Wina (2008). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan.Jakarta: Kencana.

Sardiman AM (2010). Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar.Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sagala, Syaiful (2006). Konsep dan Makna Pembelajaran Untuk Membentu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar.Bandung : Alfabeta.

Sudjana, Nana & Ibrahim (2009). Penelitian dan Penelitian Pendidikan.Bandung : Sinar Baru Algensindo.

Syah, Muhibbin (2007). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru.Bandung: Remaja Rosda Karya.

Sudjana, Nana (2008). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sugiono (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D Bandung: Sinar Baru Algensindo

Tarigan (2009), Keterampilan Membaca, Bandung, Al-Fabeta

Willis, Sofyan, (2008) Remaja dan Masalahnya, Bandung: Al-Fabeta.

Syamsu Yusuf, (2008), Teori Kepribadian, Bandung: Rosdakarya,

Sarlito,W, (2000), Berkenalan dengan Aliran dan tokoh Psikologi, Jakarta:Bulan Bintang

Yayasan Penyelenggara Penterjemah Al-Qur’an (2006). Yaqut al-Qur’an dan Terjemahannya Juz 1 s/d 30.Bandung : Sinar Baru Algensindo.

Yunus Mahmud (1992). Metodik Khusus Pendidikan Agama. Jakarta: Hidkarya Agung.

Yusuf, Syamsu dan Nurihsan, Teori Kepribadian (2008) Bandung, Remaja Rosda Karya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats