SEJARAH MASUKNYA HABAIB KE INDRAMAYU

Shaleh Afif

Abstract


Penelitian terkait Sejarah Masuknya Habaib Ke Indramyu yang dilakukan oleh habaib yang berada di Kabupaten Indramayu serta perannya dalam dakwah agama Islam dalam kurun waktu 1998 sampai 2014. Adapun mayoritas habaib yang berada di Nusantara didominasi berasal dari Hadralmaut dan cukup besar penyebarannya, sementara itu penelitian ini lebih khusus hanya membahas habaib di wilayah Indramayu.Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui Kondisi keagamaan di Indramayu serta sejarah masuknya habaib di Indramayu yang tentunya memiliki beragam kegiatan untuk mensyiarkan dakwah Islam, juga menguatkan keislaman masyarakat di Indramayu.Metode penelitian yang digunakan penulis adalah  metode penelitian sejarah, yaitu penelitian yang mempelajari peristiwa atau kejadian masa lampau berdasarkan jejak-jejak yang dihasilkan, melalui empat tahap yaitu: heuristik  (pengumpulan sumber), kritik (kritik intern dan kritik ektern), interpretasi, dan historiografi (penulisan sejarah). Penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa: pertama, kondisi keagaman di Indrmayu sama halnya dengan kondisi keagamaan yang lain yaitu memgang teguh agama Hindu-Budha Kedua, komunitas habaib ini datang dari Hadhramaut (Yaman) pada abad ke 18. Awalnya komunitas habaib yang ada di Indramayu masih tergolong komunitas Arab di Cirebon, akan tetapi pada tahun 1872 komunitas Indramayu memisahkan diri dari komunitas Arab Cirebon, dan menyebar ke seluruh daerah di Indramayu. Meskipun komunitas Arab-Indramayu lebih muda daripada komunitas Arab Cirebon, tetapi komunitas Arab di Indramayu lebih berkembang daripada komunitas Arab di Cirebon.


Keywords


Habib, Dakwah Islam, Ulama, Indramayu

Full Text:

pdf

References


Arsip

Ya Tarim wa Ahluha, 2010, Batam: Majelis Talim Habib Toha

Buku

A.Sobana Hadjasaputa,dkk, 2003, Cirebon dalam Lima Zaman abad ke 15 hingga pertengahan abad ke 20, Bandung: Dinas Periwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

Dadan wildan, 2003, Sunan Gunung Jati antara fiksi dan fakta, Pembumian Islam dengan pendekatan sturuktural dan kultural, Bandung: perum percetakan negara RI.

Dasuki dkk, 1977, Sejarah Indramayu, Indramayu: Pemkab Daerah Tingkat II Indramayu, Cetakan ke 3.

Dudung Abdurahman, 1999, Metode Penelitian Sejarah, Jakarta: PT. Logos Wacana Ilmu.

Hamid Algadri, 1988, Islam dan Keturunan Arab dalam Pemberontakan Melawan Belanda, Bandung : Mizan.

H.M. H Al-Hamid al-Husaini, 2008, Pembahasan Tuntas Perihal Khilafiyah, Bandung: Pustaka Hidayah.

Kuntowijoyo, 2013, Pengantar Ilmu Sejarah, Yogyakarta : Tirta Wacana.

L.W.C Van Den Berg, 1989, Hadramaut dan Koloni Arab di Nusantara, Jakarta : INIS.

Majdid Hasan Bahafdullah, 2010, Dari Nabi Nuh As sampai orang Hadhramaut di Indonesia, menulusuri asal usul Hadharim, Jakarta : Bania Publishing.

Muhsin Basyaiban, 2014, Majelisnya Pencipta Ulama dan Habaib, Bantul: CV. Layar Creativa Mediatama.

Novel bin Muhammad Alaydrus, 2006, Jalan Nan Lurus (Sekilas Pandang Tarekat Bani ‘Alawi), Surakarta: Taman Ilmu.

Nurul Zuriah, 2007, Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan, Jakarta: PT. Bumi aksara.

Sjamsudin,Helius, 2016, Metodologi sejarah, Yogyakarta: Penerbit Ombak, cetakan ketiga.

Sulasman, 2014, Metodologi Penelitian Sejarah, Bandung: Pustaka Setia.

Suratmin,dkk, 2014, Biografi A.R Baswedan (Membangun Bangsa Merajut Keindonesiaan), Jakarta:Kompas.

Ulul Fahmi el-Qendali dkk, 2011, Biografi 45 Habaib Nusantara, Jombang: Darul Hikmah.

Ustadz Naufal Muhammad al-Aidarus, 2008, Kisah dan Hikmah, Solo: Pustaka Zawiyah.

Koran

Justus M Van der Kroef, “The Arabs in Indonesia”, Majalah, middle east jurnal vol 7 no 3 Summer, 1953.

NU Online, 29 November 2014, “Indramayu Bershalawat”.

Karya Tulis

Agus Permana, dkk, 2016 , “Islam di Betawi (Studi Peran Habaib dalam Islamisasi dan Integrasi Sosial)”, Hasil Penelitian, Bandung: UIN Sunan Gunung Djati.

M. Albar dkk, 2013, “Peran Sosial Habib Dalam Komunitas Sosial (Studi Kasus Di Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah Surakarta)”, Jurnal, Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Sumber Lisan

Habib Salmin, laki-laki, 53 tahun, Habib di Indramayu, Indramayu: Rumah Habib Salmin, 22 april 2017.

Habib Umar, laki-laki, 50 tahun, Habib di Indramayu, Indramayu: Rumah Habib Umar, 8 april 2017.

Habib Alwi, laki-laki, 49 tahun, Habib di Indramayu, Indramayu: Rumah Habib Alwi, 22 April 2017.

Habib Yusuf, laki-laki, 44 tahun, Habib di Indramayu, Indramayu: Rumah Habib Yusuf, 30 september 2017.

Habib Hasyim, laki-laki, 79 tahun Habib di Indramayu, Indramayu: Rumah Habib Hasyim, 30 september 2017.

Habib Hasan, laki-laki, 60 tahun, Habib di Indramayu, Indramayu: Rumah Habib Hasan, 30 september 2017.

Habib Abdurahman Asegaf, laki-laki, 67 tahun, Habib di Indramayu, Indramayu: Rumah Habib Abdurahman Asegaf, 29 september 2017.

Habib Umar Alaydrus, laki-laki, 38 tahun, Habib di Indramayu, Indramayu: Rumah Habib Umar Alaydrus, 29 september 2017.

Habib Ayip, laki-laki, 42 tahun, Habib di Indramayu, Indramayu: Rumah Habib Ayip, 29 September 2017.

Sumber benda

Almanak pemerintah Belanda tahun 1896

Foto masjdi An-Nur sindang Indramayu

Foto makam Habib Umar di krangkeng Indramayu

Berkas permohonan pengesahan habib

Foto famplet kegiatan Indramayu bershalawat

Foto kegiatan habib Indramayu bershalawat

Foto kegiatan santunan habib

Manakib Habib Imam Arif Billah Muhammad bin Abdurahman Syakof

Silsilah Habib Alyidrus

Ratibul Haddad

Sumber Internet

Majlisittihad.Wordpress.Com Perihal Dakwah Damai Kaum Habaib Dan Alawiyin d -Nusantara di publikasikan pada tanggal 26 juni 2017 di akses pada 19 September 2018 pulul 12.22 WIB.




DOI: https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v15i2.3829

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Al-Tsaqafa has been indexed by :

© All rights reserved 2019. Jurnal Al-Tsaqafa, p-ISSN: 0216-5937 | e-ISSN:2654-4598