PARTISIPASI SANTRI DALAM KEAMANAN SOSIAL

Eva Royandi

Abstract


Kajian ini dilakukan di sebuah pesantren di Purwakarta dengan memakai pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan berbekal teori relasi individu ditemukan bahwa individu mempunyai makna langsung apabila konteks situasional adalah keluarga atau lembaga sosial, sedangkan individu dalam konteks lingkungan sosial yang lebih besar, seperti masyarakat, posisi dan peranannya semakin abstrak. Apa yang dapat direalisasikan oleh para santri mengenai pelaksanaan keamanan di lingkungan pesantren tersebut adalah untuk mencapai keamanan di lingkungan pondok itu sendiri dan di lingkungan masyarakatnya.


Keywords


Keamanan Lingkungan; Pesantren; Relasi Sosial

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Taufik. 1983. Agama dan Perubahan Sosial. Jakarta: Rajawali Press.

Ali, Muhammad Daud & Habibah Daud. 1995. Lembaga-lembaga Islam di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Arifin. 1991. Kapita Selekta Pendidikan Islam dan Umum. Jakarta: Bumi Aksara.

Arikunto, Suharmi. 1989. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta. s

Burhan Bungin. 2008. Penelitian Kualitatif, Komunikasi, Komunikasi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Media Grup.

Chandra, Mohamad. S2014. Rangkuman Pengetahuan Islam Lengkap. Jakarta: Erlangga.

Daulay, Putra Haidar. 2014. Sejarah Pertumbuhan & Pembaharuan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Prenada Media Grup

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1995. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Dhofir, Zamakhsyari. 1982. Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai, Jakarta: LP3S.

Djamaluddin, Aly Abdullah. 1999. Kapita Selekta Pendidikan Islam. Bandung: Pustaka Setia.

Eka, Kusumawati, 2007. Korelasi Presepsi Santri Terhadap Hukuman Dengan Kedisiplinan di Asrama Putri SMP Islam Terpadu Al-Mawaddah 3 As-Sakinah Village Badan Ponorogo Tahun Pelajaran 2006/2007. STAIN di Ponorogo.

Hadi, Sutrisno. 1987. Metodologi Riset 2. Yogyakarta: Andi Offset.

Karel A., Steenbrink. 1991. Pesantren, Madrasah, Sekolah. Jakarta: Lp3es.

Karton. 1998. Psikologi Sosial. Jakarta: Rajawali.

Mastuhu. 1994. Dinamika System Pendidikan Pesantren: Suatu Kajian Unsur dan Nilai System Dinamika Pesantren. Jakarta: Inis.

Muhakamurrohman, Ahmad. 2014. “Pesantren: Santri, Kyai, dan Tradisi”, Jurnal Kebudayaan Islam. Vol. 12, No. 2. Kairo.

Mustari, M., & Rahman, M. T. 2010. Peranan pesantren dalam pembangunan pendidikan masyarakat desa (Vol. 1, No. 1). MultiPress.

Mustari, M., & Rahman, M. T. 2012. Ekonomi Pesantren: Manajemen Pesantren dalam Pembangunan Masyarakat Desa. Bekasi: Lintang.

Narwoko, Dwi & Bagong Suyanto. 2010. Sosiologi: Teks Pengantar dan Terapan. Jakarta: Kencana.

Nasution, S. 1999. Sosiologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Nazsir Nasrullah. 2009. Teori-teori Sosiologi. Widya Padjajaran.

Rahman, M. Taufiq. 2011. Glosari Teori Sosial. Bandung: Ibnu Sina Press.

Ritzer George. 2013. Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda. Jakarta: Rajawali Pers.

Santrock, John W. 1998. Adolescence Perkembangan Remaja. Jakarta: Erlangga.

Schafer, T Richard, 2010. Sosiologi. Bandung: Saimba Humanika.

Sugiono. 2011. Metode Penelitian Komunikasi, Bandung: PT Alfabet.

Zamroni. 1992. Pengantar Perkembangan Teori Sosial. PT Tiara Wacana: Yogyakarta

Zhang, Z. & Arvey, R. D. 2009. Rule Breaking in adolescence and entrepreneurial: Jurnal of Business Venturing.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.