Women Amidst the Shackles of Patriarchal Culture: An Analysis of Hadith Regarding Women's Jihad Within the Home


Istianah Istianah(1*), Lailiyatun Nafisah(2)

(1) State Islamic Institute (IAIN) Kudus,  
(2) Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


This research departs from anxiety about the position of women in the household. Moreover, there are hadith texts which state that women's jihad is in the house. The purpose of this research is to understand how the meaning of jihad contained in the hadith text relates to the jihad of women in the house. This research is a qualitative type by examining and studying the hadith texts about women's jihad in the house using the mubilah (mutuality) method of Kiai Faqihuddin Abdul Kadir. The results of this study indicate that the concept of jihad in the hadith text is neutral and reciprocal. Jihad is all efforts that are carried out with sincerity so as to bring goodness both inside and outside the home. So, all service work both in the domestic sphere and in the social sphere is jihad, both carried out by men and women. Men and women are partners in realizing good and preventing evil. So that the meaning of jihad contained in the text of the hadith cannot be understood by actually housing women so that public space is only dominated by men


Keywords


hadith; jihad; woman

Full Text:

PDF

References


‘Abdul al-Razzaq bin Hamam al-Shan’ani. (1403). al-Mushannaf, ed. Habib al-Rahmah al-A’zhami. India: al-Majlis al-Ilm.

Abdul Qadir, F. (2021). Perempuan (Bukan) Sumber Fitnah Mengaji Ulang Hadis dengan Metode Mubadalah. Bandung: Afkaruna.

Abdurrohman, A. A. (2018). EKSISTENSI ISLAM MODERAT DALAM PERSPEKTIF ISLAM. Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran Dan Pencerahan, 14(1). https://doi.org/10.31000/rf.v14i1.671

Abi ‘Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhori. (1998). Shahih al-Bukhori. Riyadh: Bait al-Afkar al-Dauliyyah Linnasyr.

Al Ahsani, N. (2020). Kepemimpinan Perempuan pada Masyarakat dalam Perspektif Saʿīd Ramaḍān Al-Būṭī (Telaah Hadis Misoginis). Jurnal Al-Hikmah, 18(01).

Aliyah, I. H., Komariah, S., & Chotim, E. R. (2018). Feminisme Indonesia dalam Lintasan Sejarah. TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial, 1(2), 140–153. https://doi.org/10.15575/jt.v1i2.3296

Amallia, S. (2022). Eksistensi Laki-Laki Dalam Gerakan Feminisme Islam. Jurnal Kawakib, 3(1), 40–51. https://doi.org/10.24036/kwkib.v3i1.40

Amin, J. (2019). Permasalahan Gender dalam Perspektif Islam. BUANA GENDER : Jurnal Studi Gender Dan Anak, 4(1), 1–15. https://doi.org/10.22515/bg.v4i1.1857

Anggraeni, A. (2021). Negosiasi Peran PerempuandalamRuang Publik dan Domestik (Studi Deskriptif pada Seorang Anggota Legislatif Perempuan di DPR RI). Jurnal RASI, 1(2), 34–47. https://doi.org/10.52496/rasi.v1i2.36

Awaliyah, Robiah, Darmalaksana, & Wahyudin. (2020). Perempuan meminang laki-laki menurut hadis. Jurnal Perspektif, 4(1).

Dadah. (2018). Metode Kritik Matan Hadis Misoginis Menurut Fatimah Mernissi. Diroyah: Jurnal Studi Ilmu Hadis, 3(1), 11–18.

Hanipudin, S., & Habibah, Y. A. (2021). Karakter Wanita Dalam Tradisi Jawa. At-Thariq; Jurnal Ilmiah Studi Keislaman Dan Sosial, 1(2), 1–16.

Huriani, Y., Zulaeha, E., & Dilawati, R. (2022). Implementasi moderasi beragama bersama penyuluh perempuan di Bandung Raya (1st ed.). PRODI S2 STUDI AGAMA-AGAMA UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG.

Husein, M. (2001). Fiqh perempuan Reflkesi Kiai Atas tafsir Wacana Agama dan Gender. Yogyakarta: Lkis.

Husein, M. (2013). Islam Agama Ramah Perempuan. Yogyakarta: LKIS.

Ibn Hajar al-Asqalani. (2005). Fatḥ al-Bārī bi Syarḥ Ṣaḥīḥ al-Bukhārī (Juz 13). Riyadh: Dar Tayyibah.

Karyanto, U. B. (2017). MITOS JARI-JARI PEREMPUAN (KAJIAN GENDER DAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN). RELIGIA, 12(1). https://doi.org/10.28918/religia.v12i1.197

Ma’luf, L. (n.d.). Al-Munjid fi al-Lughah wa al-A’lam. Bairut: Dar al-Masyriq.

Muhammad, H. (2017). Kekerasan dan Ketidakadilan Terhadap Perempuan Perspektif Agama dan Upaya Penafsiran Ulang. IN RIGHT: Jurnal Agama Dan Hak Azazi Manusia, 5(1), 67–86.

Nugroho, R. (2008). Gender dan Strategi Pengarus Utamanya di Indonesia. Yogjakarta: Pustaka Pelajar.

Nur, T. M., & Handini, L. R. (2017). PEMBANGUNAN BERBASIS GENDER MAINSTREAMING (Studi Analisis Gender Implementasi Program Gender Watch Di Gresik). Paradigma, 05(03), 1–6.

Nurmila, N. (2015). Pengaruh Budaya Patriarki terhadap Pemahaman Agama dan Pembentukan Budaya. Jurnal KARSA, 23(1).

Nurmila, N. (2022). Menjadi Feminis Muslim. Bandung: Afkaruna.

Priskardus Hermanto Candra. (2019). KRITIK FEMINISME POSTKOLONIAL UNTUK MEMBONGKAR KULTUR PATRIARKI DALAM BUDAYA MANGGARAI. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 11(1), 107–116. https://doi.org/10.36928/jpkm.v11i1.141

Rahmatullah, L. (2013). Haid (Menstruasi) Dalam TInjauan Hadis. Palastren: Jurnal Studi Gender, 6(1), 23–56.

Rasyid, M. (2022). Membangun Dialog Antara Islam dan HAM (Sebuah Tawaran Merumuskan Fikih Perempuan Berwawasan HAM). Syaksia: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 23(2), 239–264.

Rofi’ah, N. (2017). Kekerasan Dalam Rumah Tangga dalam Perspektif Islam. Jurnal Wawasan, 2(1).

Rofi’ah, N. (2020). Nalar Kritis Muslimah Refleksi Atas Keperempuanan Kemanusiaan dan keislaman. Jakarta: Afkaruna.

Sadat, A., Ipandang, & Marwing, A. (2020). Kesetaraan Gender dalam Hukum Islam: Kajian Komparasi antara KHI dan Counter Legal Draft KHI (CLD-KHI) tentang Poligami dan Kawin Kontrak. LKiS.

Sakho Muhammad, A. (2019). Perempuan dan al-Qur’an membincang Wanita dalam Terang Kitabullah. Jakarta: Qaf: Media Kreatifa.

Sakina, A. I., & Siti A, D. H. (2017). MENYOROTI BUDAYA PATRIARKI DI INDONESIA. Share : Social Work Journal, 7(1), 71. https://doi.org/10.24198/share.v7i1.13820

Sauki, M. (2010). Khitan perempuan perspektif hadis dan sirkumsisi perempuan menurut WHO (Skripsi). UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Susanto, N. H. (2016). TANTANGAN MEWUJUDKAN KESETARAAN GENDER DALAM BUDAYA PATRIARKI. Muwazah, 7(2). https://doi.org/10.28918/muwazah.v7i2.517

Wahyudi, V. (2019). Peran Politik Perempuan dalam Persfektif Gender. Politea : Jurnal Politik Islam, 1(1), 63–83. https://doi.org/10.20414/politea.v1i1.813

Willius Kogoya. (2023). Peran Perempuan Suku Dani bagi Ketahanan Keluarga dalam Budaya Patriarki. Jurnal Lemhannas RI, 9(1), 55–69. https://doi.org/10.55960/jlri.v9i1.376

Zuhri, S., & Amalia, D. (2022). Ketidakadilan Gender dan Budaya Patriaki Di Kehidupan Masyarakat Indonesia. Murabbi: Jurnal Ilmiah Dalam Bidang Pendidikan, 5(1), 17–41.




DOI: https://doi.org/10.15575/diroyah.v8i1.22740

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Isti'anah Isti'anah, Lailiyatun Nafisah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Accepted and published papers will be freely accessed in this website and the following abstracting & indexing databases:

SINTA

Google Scholar

 Crossref

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Gedung Fakultas Ushuluddin Lt. 3
Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Jl. AH. Nasution No. 105 Cibiru Bandung Tlp. (022) 7802275
Handphone: +62 812-2190-1125
E-mail: diroyah@uinsgd.ac.id