RISYWAH DALAM PERSPEKTIF HADIS
Main Article Content
Abstract
penyuap diloloskan kasusnya atas musuhnya di pengadilan. Sesuatu yang didapatkan oleh masyarakat
dari seseorang yang mengharapkan manfaat dari masyarakat tersebut, kadang dianggap sebagai suatu
pemberian yang biasa saja, karena mereka tidak bisa membedakan mana kategori suap dan mana
pemberian, karena kita sebagai masyarakat awam banyak yang tidak mengerti adanya kasus seperti ini,
kita beranggapan ini hanyalah pemberian atau hadiah yang sifatnya sebagai ungkapan rasa terima kasih
atas kesediaannya memberikan dukungan kepada calon kepalanya. Padahal antara hadiah dan suap cukup
jauh berbeda. Hadis risywah yang yang menjadi fokus pembahasan dalam penelitian ini berkualitas
shahih. Dengan demikian hadis tersebut dapat diterima dan dijadikan dalil. Pemberian yang dibolehkan
dalam Islam adalah berbentuk hibah. Pada dasarnya hukum transaksi muamalah lainnya bahwa hibah
adalah perkara mubah jika selama dalam bentuknya tidak melanggar apa yang disebutkan Allah Swt dan
Rasulnya tentang pelanggaran yang menyerupai risywah.
Article Details
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
References
‘Abidin, Zainal. Mushthalah Hadis,
Bandung: Setia Karya, 1984.
Abadi, Abu al-Thayyib Muhammad Syamsul
Haq al-Azim. ‘Aun al-Ma’bud Syarah
Sunan Abu Daud, al-Qahirah: Dar alHadis, 2001.
Abu Bakr, Sayyid. I’anatuth Thalibin,
Semarang: Toha Putra, 2000.
Ahmad, Abu Abdul Halim. Dampak Suap
dan Bahayanya Tinjauan Syari’ah dan
Sosial, Jakarta: Pustaka al-Kautsar,
Al-‘Asqalanị, Ahmad bin ‘Ali Ibn Hajar.
Fath al-Barị syarh Ṣahih al-Bukhari,
Riyaá¸: Dar al-Salam, 2001 M/ 1421 H.
_______________. Tahzib al-Tahzib,
Beirut: Dar al-Fikr, 1995.
Al-Gharyani, Al-Shadiq Abdurrahman.
Fatwa-Fatwa Muamalah
Kontemporer, Surabaya: Pustaka
Progresif, 2004.
Al-Maqdisi, Ibnu Qudamah. al-Mughniy,
Lebanon: Bait al-Afkar al-Dauliyyah,
Al-Mizzi, Jamaluddin Abu al-Hajjaj Yusuf.
Tahzib al-Kamal fi Asma’ al-Rijal,
Beirut: Muassasah al-Risalah, 1983.
_______________. Tuhfaz al-Asyraf Bi
Ma’rifat al-Athra, Beirut: Maktabah
al-Islamiyah, 1983 M/1403 H.
Al-Qaraá¸hawị,Yusuf. al-Halalwa al-Haram
fi al-Islam, Beirut: al-Maktabah alIslamiyah, 1980.
Al-Qazwaini, Abi Muhammad bin Yazid. Sunan
Ibnu Majah, Beirut Libanon: Dar Fikr,
Ahmad Jurin Harahap 2, 2 (Maret 2018):109-120 119
Al-Shan’ani, Muhammad bin Ismail alkahlani. Subul al-Salam Syarah
Bulugh Maram, Riyadh: Maktabah
Nizar Mushtafa al-Baz, 1995 .
Al-shaybani, Ahmad bin Muhammad
Hanbal abu Abdullah. Musnad Ahmad
bin Hanbal Beirut, Dar Al-Kitab Al-
‘Alamiyyah.
Al-Sijistani,Abu Daud Sulaiman bin alAsy’ats. Sunan Abi Daud, Beirut:
Maktabah Ashriyah, 2003.
Al-Suyuthi, Jalaluddin. Jam’u al-Jawami’
al-Ma’ruf Bi Jami’ al-Kabir, Libanon:
Dar al-Sa’adah Lil Thaba’ah, 2005 M/
H.
Al-Tirmidzi, Abu ‘Isa Muhammad bin ‘Isa
Ibnu Saurah al-Sulami.Sunan alTirmidzi, Beirut: Dar al-Fikri, 2003 M.
Azmi, Muhammad Ulul. Pilkada dan
Risywah Dalam Perspektif Siyasah
Syar’iyyah, Skripsi S1 Fakultas Syari’ah
dan Hukum, (Yogyajakarta : Fakultas Syari’ah
dan Hukum UIN Kalijaga, 2010), 2.
Baqi, Muhammad Fu’ad Abdul. Miftah
Kunuz al-Sunnah, Kairo: Dar al-Hadis,
M/1428 H.
Departemen Agama RI, Mushaf Mufassir,
Bandung: Jabal, 2009.
Umar, Ahmad Mukhtar. Mu’jam al-Lugah
al-‘Arabiyah al-Mu’asirah, Kairo:
‘Alam al- Kutub, 2008.
Wensinck, A.J. al-Mu’jam al-Mufahras li
Alfas al-Hadist al-Nabawi Laiden:
Maktabah Briil, 1962.
Ya’la, Abu. Musnad Abu Ya’la, Beirut: Dar
al-Ilm al-Malayin, t.thn.
Ibn Manzhur, Muhammad ibnu Makram.
Lisanul ‘Arab, Beirut: Dar al-Shadur,
H.
Ibn Taimiyah, Taqiyuddin ahmad. Majmu’
Fatawa, Kairo: Maktabah Dar alSalam, t.thn.
Irfan, Nurul. Korupsi dalam Hukum Pidana
Islam, Jakarta: Amzah, 2012.
Isma’il, Syuhudi. Cara praktis Mencari
Hadis, Jakarta: Bulan Bintang, 1991.
Muhsin, Abdullah Bin Abd. Suap Dalam
Pandangan Islam, trjmh. Muchotob
Hamzah dan Subakir Saerozi, Jakarta:
Jakarta: Gema Insani Press, 2001.
Munawwir, Ahmad Warson. Kamus ArabIndonesia, Surabaya: Pustaka
Progressif, 2002 .
Mustafa, Ibrahim & Dkk. al-Mu’jam alWasith, Istanbul: al-Maktabah al -
Islamiyah, 1972.
Muzan, Amrul. Julnal Hukum Islam,
Pekanbaru: Fakultas Syari’ah dan Ilmu
Hukum UIN Suska Riau, 2008 .
Tim Penulis Depdikbud RI, Kamus Besar
Bahasa Indonesia, Jakarta: Pustaka
Panjimas, 1980.
Tim Penyusun Undang-Undang Republik
Indonesia, Tindak Pidana Suap,
www.pih.deplu.go.id, diakses
/02/2013