HADIS TENTANG DOSA BESAR (Telaah Terhadap Matan Hadis Riwayat al-Bukhari)

Main Article Content

Ahmad Lutfi Fathullah

Abstract

Dosa Besar termasuk wacana yang bermuatan akidah dan bersifat dogmatik. Sehingga perlu
dikemukakan bagaimana teks hadits yang ada memberi gambaran pada kategorisasi dosa besar tersebut.
ditemukan bahwasanya status hadis al-Bukhari tentang dosa besar adalah sahih baik secara sanad dan
matan. Kriteria kesahihannya tampak melalui pengujian ketersambungan sanad, keadilan dan kedabitan
rawi serta terhindar dari unsur syaz| dan illah, bahkan Studi kritik matan terhadap hadis al-kaba>ir
mengindikasikan validitas hadis yang baik. penyebutan empat jenis dosa besar, yakni berbuat syirik,
durhaka kepada orangtua, membunuh jiwa dan memberi kesaksian palsu. Ketika dibandingkan dengan
riwayat lain yaitu tujuh dosa besar, menyiratkan adanya kategorisasi dosa besar yang dimaksud oleh
rasulullah dalam jumlah yang banyak. kategorisasi dosa besar yang disebutkan oleh rasulullah diatas
hanyalah sampel saja. Artinya masih banyak jenis jenis dosa yang bisa dikategorikan sebagai dosa
besar, memberi peluang pemaknaan al-kaba>ir yang tidak terbatas pada mantu>q (redaksional) matan
hadis.

Article Details

Section
Articles

References

Ahmad, Arifudin, Paradigma Baru

Memahami Hadis Nabi, Cet. I;

Jakarta: MSCC, 2005

al-‘Asqalani, Abu al-Fadl Ahmad bin Ali

bin Hajar Syihab al-Din, Tahzib al

Tahzib Juz VII (Muasasah alRisalah, tt.

Al-Adlabi, Salah al-Din bin Ahmad, Manhaj

Naqd al-Matn ‘inda ‘Ulama’ al-

Ahmad Lutfhi Fathullah / Diroyah: Jurnal Ilmu Hadis 2,2 (Maret 2018): 121-136

Hadis Cet.III; Beirut: Dar al-Afaq

al-Jadidah, 1983

Al-Mizzi, Jamal al-Din Abu Hajjaj Yusuf,

Tahzib al Kamal JuzCet I; Beirut:

Muasasah al-Risalah, 1983.

Al-Mubarakfuri, Tuhfat al-Ahwaz|i,

Maktabah Syamilah .

Al-Nawa>wi, Syarah Muslim jilid II

(Maktabah Syamilah) al-Syarif

Ibra>him bin Muh}ammad bin Kamal

al-Din Ibnu Hamzah, al-Baya>n wa

al-Ta‘ri>f’ fi> Asba>b al-Wuru>d ,

Beirut: al-Maktabat al-‘Ilmiyyah,

Al-Qardawi , Yusuf, Kaifa Nata’amal Ma’a

al-Sunnah al-Nabawiyah , Virginia;

al-Ma’had al-Islami, 1990.

Al-Qat}t}an, Syekh Mana>‘, Mabb>his| fi ‘Ulu>m

al-Hadis, terj. Mifdhol

Abdurrahman Pengantar Studi Ilmu

Hadits, Jakarta: Pustaka al-Kautsar,

Al-Suyuti , Jalal al-Din, Tabaqat al-Huffaz,

Juz 1, CD Maktabat al-Syamilah

Al-Syahrazuri, Abu `Amr `Usman bin `Abd alRahman, Ma’rifah Anwa’ ‘Ilmu alHadis Cet. I; Beirut: Dar al-Kutub

al-‘Ilmiyah, 2002.

Al-Zahabi, Siyar’Alam Nubala, Maktabah

Syamilah.

Al-Zamakhsayari, al-Kasysya>f, CD

Maktabat al-Syamilah.

Bustamin & M Isa, Metode Kritik Hadis

(Cet. I; Jakarta: Rajawali, 2004.

Harian Fajar, terbit di Makasar 11 Juni 2010

Ibn Hajar Al-Asqala>ni, Fath al-Ba>ri, vol XI

(Beirut; Dar al-Ma’rifah, 1379.

Ismail, M Syuhudi. Kaidah Kesahihan

Sanad Hadis, Cet.2; Jakarta: Bulan

Bintang,1995.

___________. Metodologi Penelitian Hadis

Nabi Cet.I; Jakarta: Bulan Bintang,

Muhammad bin Hibban Ahmad bin Hibban

bin Mu’az bin Ma’bad al-Tamimi,

al-Siqqat Juz IX CD Maktabat alSyamilah.

Sahiron Syanudin, ed, Hermenetika alQuran & Hadis, “Cet 1: Yogjakarta:

ELSAQ, 2010.

Wensinck, A.J, Concordance et Indices de

la Tradition Musumancne

diterjemahkan kedalam bahasa

Arab oleh Fuad Abd Baqi, al-

‘Mu’jam al Mufahras li Alfaz alHadis al-Nabawi,Vol V ,Leiden :E.J

Brill, 1936.

Zuhri, Mohamad, Telaah Matan Hadis,

Cet.1;Yogyakarta: LESFI, 2003.