Aktivitas Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Dalam Pengelolaan Pelayanan Ibadah Haji
DOI:
https://doi.org/10.15575/anida.v17i2.5038Keywords:
Aktivitas, Kompetensi, Sumber Daya Manusia Pelayanan Ibadah HajiAbstract
The purpose of this study was to analyze the competency activities of training and education of employees in the Hajj service, the assessment of employee work in the Hajj service and employee career activities. The author uses the theory of Human Resource Management proposed by Garry Dessler. The results showed, First: Training and education carried out by the staff of the Section for Hajj and Umrah Implementation of the method is to use the lecture system, internships, training in the classroom with the guidance of instructors. Second: Employee work assessments that include aspects of employee work assessment include positive actions, negative actions, attendance, discipline, loyalty, work performance, responsibility, obedience, honesty, cooperation, initiative, and leadership and carried out in the office using the critical incident method , methods of goal management, methods of important events, and methods of field review. Third: the benchmark for determining employee careers must have good understanding, skills, knowledge, capacity and competence in terms of management of study. So that human resources increase.
Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis aktivitas kompetensi pelatihan dan pendidikan karyawan dalam pelayanan ibadah haji, penilaian kerja karyawan dalam pelayanan ibadah haji dan aktivitas karir karyawan. Penulis menggunakan teori Manajemen Sumber Daya Manusia yang dikemukakan oleh Garry Dessler. Hasil penelitian menunjukan, Pertama: Pelatihan dan pendidikan dilakukan oleh Staf Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah metodenya adalah dengan menggunakan sistem ceramah, magang, pelatihan dalam kelas dengan bimbingan instruktur. Kedua: Penilaian kerja karyawan yang mencakup aspek penilaian kerja karyawan meliputi perbuatan positif, perbuatan negatif, kehadiran, kedisiplinan, kesetiaan, prestasi kerja, tanggung jawab, ketaatan, kejujuran, kerjasama, prakarsa, dan kepemimpinan dan dilakukan di dalam kantor dengan menggunakan metode kajadian kritis, metode manajemen tujuan, metode kejadian penting, dan metode tinjauan lapangan. Ketiga: yang menjadi tolak ukur penentuan karier karyawan harus memiliki pemahaman, keterampilan, ilmu pengetahuan, kapasitas dan kompetensi yang baik dalam hal manajemen perhajian. Sehingga sehingga sumber daya manusia yang meningkat.
Â
References
Azmy, A. (2015) Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia untuk Mencapai Career Ready Professional di Universitas Tanri Abeng, Jurnal Binus Business Review 6 (2), 220-232.
Damingun .(2017). Pengembangan Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 11(2),245-252.
Depag RI . 2008. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Penyelenggaraan Ibadah haji. Jakarta: Depag RI.
Depag RI.(1999).Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Ibadah haji. Jakarta : Depag RI.
Dessler, G. (2007).Manajemen Sumber Daya Manusia Jilid 2. Jakarta : PT. Indeks
Dessler, G. (2006). Manajemen Sumber Daya Manusia Jilid 1. Jakarta : PT. Indeks
Dirjen PHU Depag RI .(2007). Pola Penyuluhan Haji. Jakarta : Depag RI
Dirjen PHU Depag RI. (2007). Perspektif KUA Dalam Pelayanan Haji. Jakarta : Depag RI
Dirjen PHU Depag RI. (2007). Pola Pembinaan Jemaah Haji. Jakarta : Depag RI
Flippo, E.B. (1984). Manajemen Personalia. Jakarta : Erlangga
Efendi, N. (2015). Pengembangan Sumberdaya Manusia Berbasis Kompetensi di Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung. Mimbar, 31(1), 1-10.
Fanham, A.M. (2015) Penyelenggaraan Ibadah Haji, Masalah dan Penanganannya, Jurnal Kajian; Menjembatani Teori dan Persoalan dalam Perumususan Kebijakan, 20 (3), 201-2018.
Hariandja,M.T.E. (2009).Manajemen Sumber Daya Manusia: Pengadaan, Pengembangan, Pengkompensasian, dan Peningkatan Produktivitas Pegawai. Jakarta
Labola, Y.A.(2019). Konsep Pengembangan Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi, Bakat dan Ketahanan dalam Organisasi. JURNAL MANAJEMEN & KEWIRAUSAHAAN, 7(1), 28-35.
Nidzam, A. (2015) Efektivitas Prosedur Pendaftaran Haji melalui Rakayasa Ulang Proses Bisnis, Penamas; Jurnal Penelitian Keagamaan dan Kemasyarakatan, 28 (3), 351-532.
Priyono, A.H., Al Musadieq, M., Prasetya, A. (2016) Pengembangan Sumber Daya Manusia Melalui Pelatihan dalam Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Indonesia yang Bekerja Ke Luar Negeri, Jurnal Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya 33 (1), 43-51.
Ramly, A.T. (2016). Pengembangan Sumber Daya Manusia yang Unggul Berbasis Pumping HR( Model Evaluasi Program di IPB University). Jurnal Manajemen, 7(2), 138 – 151.
Setiawan, A.I., (2015) Budaya Organisasi dalam Lembaga Islam, Jurnal Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah), 14 (2), 341-355.
Susilawati, I., Sarbini, A., dan Setiawan, A.I. (2016) Implementasi Fungsi Manajemen dalam Pelayanan Bimbingan Manasik Haji di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji, Tadhbir: Jurnal Manajemen Dakwah, 1 (2), 190-206.
Tim Penyusun. (2018). Panduan Penyusunan Skripsi Dakwah dan Komunikasi. Bandung: Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.
Terry, G.R. & Rue, L.W. (2008). Dasar-dasar Manajemen. Jakarta : PT. Bumi Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish articles in Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).