ANALISIS PENYELESAIAN UTANG MELALUI IBRA’, SYUF’AH, DAN TAFLIS DI PERBANKAN SYARIAH
DOI:
https://doi.org/10.15575/fjsfm.v3i1.17642Keywords:
Ibra’, Syuf’ah, Taflis, Hutang, Perbankan SyariahAbstract
Artikel ini membahas tentang analisis penyelesaian utang melalui ibra’, syuf’ah, dan taflis di perbankan syariah. makna dari ibra’ adalah al-tamlik (perpindahan kepemilikan atas barang atau hak) dikarenakan adanya pembebasana pembayaran kewajiban bagi yang berutang oleh pemilik piutang sehingga terjadi perpindahann kepemilikan piutang kepada orang  yang berutang. syuf’ah merupakan akad terjadi pemindahan hak milik didalamnya  kepada rekan syirkah sesuai harga untuk mencegah kemadharatan. taflis adalah pailit dimana seseorang menghabiskan  hartanya dan tidak menyisakan sedikit pun akibat digunakan untuk membayar utang-utangnya tersebut. Artikel ini menggunakan metodologi dengan pendekatan kualitatif dan literature review mengenai konsep penyelesaian utang melalui ibra’, syuf’ah, dan muflis dalam perspektif fiqih kontemporer dari media buku dan jurnal elektronik. Artikel ini berusaha menggambarkan penyelesaian utang melalui ibra’, syuf’ah, dan taflis di perbankan syariah ada yang sudah secara penuh, sebagaian, dan belum diimplementasikan. Penyelesaian kredit pembiayaan melalui ibra’, syuf’ah dan taflis di perbankan syariah pada saat ini sudah diimplementasikan, namun pada penerapannnya menyesuaikan dengan jenis produk yang ditawarkan bank kepeda nasabah bedasarkan perjanjian yang disepakati di awal akad.
References
AL Jazairi, A. B. J. (2005). Ensiklopedia Muslim, Minhajul Muslim (Revisi). Pustaka Arafah.
Andrianto, A., & Firmansyah, M. A. (2019). Manajemen Bank Syariah: Implementansi Teori dan Praktek. Qiara Media Pustaka.
Cahyadi, A. (2014). Mengelola hutang dalam perspektif Islam. Esensi: Jurnal Bisnis dan Manajemen, 4(1).
Fasiha, F. (2018). Akad Qardh Dalam Lembaga Keuangan Syariah. Al-Amwal, 3(1).
Ja’Far, K. (2016). Hukum Perdata Islam di Indonesia. Bandar Lampung: Permatanet Publishing.
Nasyi’ah, I., & Chusna, A. J. (2012). Implementasi Prinsip Syariah Terhadap Penyitaan Jaminan Fidusia. Journal de Jure, 4(2).
Rasio Kredit Bermasalah Perbankaan Terus Meningkat Akibat Pandemi | Databoks. (t.t.). Diambil 5 April 2022, dari https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/07/05/terimbas-pandemi-rasio-rasio-kredit-bermasalah-perbankan-semakin-meningkat
Sa’diyah, M. (2019). Fiqih Muamalah II: Teori dan Praktik. Unisnu Press.
Semiawan Conny, R. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Grasindo.
Sudjana, S. (2018). Kebijakan Kredit yang Dihapusbukukan atau Dihapus Tagih oleh Bank BUMN dalam Perspektif Kepastian Hukum. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 12(3), 331–348.
Sukma, F. A., Akbar, R. K., Azizah, N. N., & Juliani, G. P. (2019). Konsep dan Implementasi Akad Qardhul Hasan pada Perbankan Syariah dan Manfaatnya. Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 3(2), 148–162.
Syarqawie, F. (2015). Fikih Muamalah. IAIN Antasari Press.
Zahara, R. A. (2019). Aplikasi Status Al-Qabul (Rescheduling) Dalam Akad Al-Ibra’Fiqh Muamalah Maliyyah. Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah, 1(2), 1–26.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).