Tafsir ‘Aqa'idi dalam Kajian Baru
DOI:
https://doi.org/10.15575/hanifiya.v5i2.18225Keywords:
corak tafsir, tafsir teologi, ideologi sekte, perbedaan teologis, kitab tafsirAbstract
Tulisan ini mencoba menelaah lebih lanjut mengenai tafsir ‘aqa>idi> dengan menjelaskan sejarah kemunculan corak ‘aqa>idi> dalam dunia tafsir al-Quran, batasan istilah pembahasannya, akseptabilitas para ulama serta contoh kitab-kitab tafsir bercorak ‘aqa>idi>. MetodeNyang digunakanndalam penelitiannini adalahndeskriptif analisisnberbasis penelitiannkepustakaan dengannpendekatan sejarah dan tafsir. Temuan dari penelitian ini bahwa Tafsir ‘Aqa>idi> merupakan salah satu nuansa penafsiran yang menggunakan teori-teori dan pendekatan Teologis. Sejarah kemunculan corak teologis ini bermula pada setelah terjadi perangnSiffin antarankelompok Alinbin Abi Thalibndengan Muawwiyahnbin AbunSufyan. Adapun batasan istilah tafsir ‘aqa>idi> mencakup pembahasan yang berkenaan dengan teologi ketuhanan dan politik kepemimpinan karena keduanya merupakan tema penting yang menyangkut ideologi sekte. Dalam akseptabilitasnya, para ulama memberikan beberapa syarat yang dapat mengklasifikasikan tafsir ‘aqa>idi> dapat diterima ataukah tidak, diantara indikasi sebuah tafsir ‘aqa>idi> tidak dapat diterima adalah jika upaya penafsirannya terindikasi oleh hawa nafsu melegitimasi kelompoknya. Kitab-kitab tafsir bercorak ‘aqa>idi> dapat ditemukan dalam Tafsirnal-Kasysyaf karyanal-Zamakhsyarinyang bernuansanakidah Muktazilah, TafsirnMafatihnal-Ghaib karyanFakhruddinnAl-Razi yangnbermadzhab Asy’ariyyah serta Tafsir Al-Mizan yang ditulis oleh seorang tokoh Syiah, Husein Thabathaba’i.References
Abdurrahman, K. (1986). Ushul al-Tafsir wa Al-Qawaiduhu. Daar an-Nafs.
Ahmad Hilmi, A. B., Mohd Yusoff, M. Y. @ Z., & Amir, S. (2020). Pengajian Tafsir Al-Quran: Sorotan Aliran Klasik dan Moden. Sains Insani, 5(2), 43–50. https://doi.org/10.33102/sainsinsani.vol5no2.158
Al-Awwari, A. F. (2015). Raudhah al-Thalibin fii Manahij al-Mufassirin jilid 1. Maktabah al-Iman.
Al-Bayumi, M. R. (2011). Al-Mukhtar min Al-Tafsir Al-Quraniy jilid 1. Majma’ al-Buhuts al-Islamiah.
Al-Qathan, M. (2009). Pengantar Studi Ilmu Al-Qur’an. Pustaka Al-Kautsar.
Endang, Anwar, S., Dosen, W., Ushuluddin, F., Iain, A., Hasil, B. A., Asya, A., Kunci, K., Rasional, T., Al-qur, P., & Swt, N. A. (2013). Tafsir Dalam Persfektif Teologi Rasional. Al-Fath, 07(2), 273–310.
Izutsu, T. (2003). Relasi Tuhan dan Manusia: Pendekatan Semantik Terhadap Alquran. Tiara Wacana Karya.
Khairudin, F. (n.d.). Kajian Tafsir Al-Mizan fi Tafsir al- Qur ’ an Karya at- Tabataba ’ i.
Mawardi, M. (2018). Subjektivitas Dalam Penafsiran Al-Quran: Fenomena Tafsir Bercorak Sektarian. JURNAL At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alquran Dan Tafsir, 3(1), 157. https://doi.org/10.32505/tibyan.v3i1.483
Mubarok, M. Z. (2017). Mengenal Corak Tafsir ’Aqa’id (Ideologis). Jurnal Samawat, 1(1), 66–76.
Mustaqiem, A. (2012). Dinamika Sejarah Tafsir Al-Qur’an. Ponpes LSQ Ar-Rahmah.
Mustaqiem, A. (2014). Dinamika Sejarah Tafsir. Adab Press.
Mustaqim, A. (2014). Dinamika Sejarah tafsir al-Qur’an. Yogyakarta: Adab Press.
Mustari, M., & Rahman, M. T. (2012). Pengantar Metode Penelitian. Laksbang Pressindo.
Rahman, M. T. (2018). Pengantar filsafat sosial. Lekkas.
Rahman, O., Gazali, M., Tafsir, R., Rahman, M. G., Program, M., Hukum, M. P., Pascasarjana, K., Sultan, I., Gorontalo, A., & Sultan, P. I. (n.d.). Tafsir Ideologi: Bias Idiologi dalam Tafsir Teologi Sunni, Muktazilah, dan Syiah. In Journal Hukum Islam (Vol. 1, Issue 2).
Rohimin. (2016). Tafsir Aliran Ideologis di Indonesia; Studi Pendahuluan Tafsir Aliran Ideologi Sunni dalam Tafsir Kementrian Agama. Madania, 20, 169–182.
Rukin. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia.
Shihab, Q. (1999). Sejarah dan Ulum Al Qur’an. Pustaka Firdaus.
Taufiq, W., & Suryana, A. (2020). Penafsiran Ayat-Ayat Israiliyyat dalam Al-Qur’an dan Tafsirnya (E. Zulaiha & M. T. Rahman (eds.)). Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Yunus, B. M., & Jamil, S. (2020). Penafsiran Ayat-Ayat Mutasyabihat dalam Kitab Shafwah al-Tafasir (E. Zulaiha & M. T. Rahman (eds.)). Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Zabidi, A. (2020). Metode, Corak Dan Pendekatan Muktazilah Dalam Penafsiran Al-Qur’an. Falsafah: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi Dan …, 6(1), 16–27.
Zaid, N. H. A. (2003). Menalar Firman Tuhan, Terj. Abdurrahman Kasdi dan Hamka Hasan. Mizan.
Zamzami, M. S. (2015). Tafsir Ideologis dalam Khazanah Intelektual Islam. Mutawatir, 4(1), 163. https://doi.org/10.15642/mutawatir.2014.4.1.163-177
Zulaiha, E., Ahadah, A., & Malaka, A. (2021). Historical Development of Thematic Interpretation of al-Qur’an. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 1(3), 311–316.
Zulaiha, E., & Dikron, M. (2020). Qira’at Abu ‘Amr dan Validitasnya. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC-BY-SA)  that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).