Dinamika Peradaban Maritim dan Agraris di Sulawesi Selatan: Sebuah Studi Sejarah
Abstract
Kajian sejarah kepulauan Indonesia tidak dapat dipisahkan dari interaksi antara dua pilar utama peradaban: budaya agraris dan budaya maritim. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat yang tinggal di dua lanskap tersebut, dengan fokus pada masyarakat pesisir dan pedalaman di Sulawesi Selatan. Wilayah ini dipilih berdasarkan bukti sejarah yang menunjukkan perannya yang signifikan sebagai simpul penting dalam interaksi antara dunia agraris dan maritim, khususnya dalam pertukaran barang, budaya, dan kekuasaan. Studi ini menggunakan pendekatan historis-kualitatif dengan metode studi pustaka berbasis daring. Seluruh data dikumpulkan melalui eksplorasi sumber-sumber tertulis yang dapat diakses melalui internet seperti jurnal akademik, arsip digital, dan buku-buku ilmiah, tanpa observasi lapangan langsung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa masyarakat lokal mengembangkan sistem adaptif yang memadukan pertanian darat (sawah dan ladang) dengan mata pencaharian maritim (nelayan, pelaut, dan perdagangan laut), serta membentuk identitas budaya yang cair dan hibrid. Interaksi ini turut membentuk jaringan perdagangan yang khas, sistem spiritual, dan struktur sosial yang unik. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya narasi sejarah lokal dan memberikan kontribusi bagi pemahaman yang lebih mendalam mengenai pola-pola budaya di kepulauan Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).