Strategi Komunikasi Terapeutik dalam Konseling Korban Kekerasan Seksual pada Perempuan di Bawah Umur
DOI:
https://doi.org/10.15575/irsyad.v13i3.52037Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi konselor dalam proses konseling korban kekerasan seksual, dengan fokus pada aspek kompetensi, karakter, dan kharisma konselor, bentuk komunikasi terapeutik yang ditetapkan, serta tantangan dan strategi yang dihadapi selama proses konseling untuk proses penyembuhan korban. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa power in the person kompetensi dan komunikasi terapeutik memainkan peran penting dalam keberhasilan proses penyembuhan korban. Konselor yang memiliki kompetensi profesional, karakter empati, dan kharisma yang mendukung, mampu menciptakan hubungan yang aman dan setara dengan konseli, serta menggunakan strategi komunikasi terapeutik yang terstruktur, empati, dan adaptif terhadap kondisi emosional korban sehingga mendukung keberhasilan proses pemulihan psikologis secara menyeluruh. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan konselor dalam aspek kompetensi, karakter, dan kharisma yang didukung oleh strategi komunikasi terapeutik berperan signifikan membangun hubungan empati, aman, dan mendukung proses pemulihan psikologis korban kekerasan seksual secara efektif.
Kata Kunci: Kekerasan Seksual, Komunikasi Terapeutik, Konselor



