Analisis Layanan Bimbingan Karir dalam Persiapan Siswa Madrasah Aliyah Memasuki Perguruan Tinggi : Studi Kasus Kualitatif di MAN 2 Sukabumi
DOI:
https://doi.org/10.15575/irsyad.v13i3.54217Abstract
Penelitian ini menganalisis program dan pelaksanaan layanan bimbingan karir dalam mempersiapkan siswa madrasah aliyah memasuki perguruan tinggi di MAN 2 Sukabumi dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Konteks penelitian melibatkan siswa dari latar belakang sosial ekonomi menengah ke bawah dengan orientasi pendidikan keagamaan Islam yang kuat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah, koordinator BK, guru BK, dan guru mata pelajaran, serta dokumentasi program bimbingan karir. Hasil penelitian menunjukkan MAN 2 Sukabumi menerapkan program bimbingan karir sistematis meliputi layanan orientasi, informasi, konseling individual dan kelompok, serta penempatan yang dilaksanakan sejak kelas X hingga XII. Pelaksanaan layanan menggunakan metode tes minat bakat, konseling, dan kolaborasi dengan perguruan tinggi serta alumni. Temuan memperkaya teori perkembangan karir Super dalam konteks ekonomi rendah dengan menunjukkan bahwa faktor socioeconomic status mempengaruhi tahap eksplorasi karir siswa secara signifikan. Layanan bimbingan karir menunjukkan peningkatan kesiapan dan kepercayaan diri siswa yang mendapat dukungan penuh orang tua, namun terkendala oleh kondisi ekonomi keluarga dan keterbatasan tenaga BK berkualifikasi. Novelty penelitian terletak pada integrasi teori perkembangan karir dengan konteks madrasah Islam dan kondisi sosial ekonomi, menghasilkan Model Deskriptif Bimbingan Karir Kontekstual Madrasah yang dapat diterapkan di institusi serupa. Penelitian menyimpulkan bahwa layanan bimbingan karir memerlukan penguatan pada aspek digitalisasi informasi, pendampingan khusus untuk siswa dari keluarga ekonomi menengah ke bawah, dan alokasi anggaran BK yang memadai.
Kata Kunci : Bimbingan Karir, Madrasah Aliyah, Kematangan Karir, Socioeconomic Status



