Pengaruh pupuk guano dan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tegak

Esty Puri Utami, Indri Heryani, Liberty Chaidir

Abstract


Penurunan kualitas tanah karena akumulasi penggunaan pupuk kimia berdampak pada penurunan hasil tanaman buncis tegak. Teknik budidaya organik dengan menggunakan media tanam campuran tanah, arang sekam, dan cocopeat serta penggunaan pupuk guano dilakukan sebagai upaya alternatif peningkatan produksi buncis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dosis pupuk guano dan berbagai jenis media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tegak (Phaseolus vulgaris L.). Penelitian dilaksanakan dari April hingga Mei 2020 di Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Rancangan percobaan berupa Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor. Faktor pertama yaitu dosis pupuk guano terdiri atas 4 taraf: kontrol, 5 t ha-1, 10 t ha-1, dan 15 t ha-1. Faktor kedua yaitu media tanam dengan 5 taraf: tanah (kontrol), arang sekam padi, cocopeat, tanah + arang sekam padi, dan tanah + cocopeat. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara dosis pupuk guano dengan media tanam pada tinggi tanaman 28 HST. Dosis pupuk guano berkorelasi positif dengan variabel pertumbuhan tanaman dengan dosis terbaik yaitu 15 t ha-1. Media tanam campuran tanah dan arang sekam menghasilkan tanaman dengan tinggi tanaman, bobot polong segar, dan bobot polong kering tertinggi di antara semua perlakuan. Pupuk guano dapat di aplikasikan pada berbagai media tanam untuk menghasilkan pertumbuhan tanaman buncis yang optimal.

Abstract

The decline in soil quality cause by chemical fertilizer affected to the growth and yield of bush bean. Organic farming using guano fertilizer and combination of soil, husk charcoal, and cocopeat as the planting media can be used as an alternative technology to increase bush bean production. This study aimed to determine the effect of guano fertilizer dosage and various type of growing media on growth and yield of bush bean (Phaseolus vulgaris L.). This study was conducted from April to May 2020 at Cikandang village, Cileunyi Kulon, Cileunyi, Bandung. The experimental design used was factorial randomized block design with two factors. The first factor was dosage of guano fertilizer consisted of 4 levels i.e. control, 5 t ha-1, 10 t ha-1, and 15 t ha-1. The second factor was growing media with 5 levels i.e. soil (control), husk charcoal, cocopeat, soil + husk charcoal, and soil + cocopeat. The results showed the interaction between dosage of guano fertilizer and growing media on plant height in 28 days after planting. The dosage of guano fertilizer had a positive correlation with plant growth traits, and 15 t ha-1 as the best dosage for bush bean growth and yield. The media soil + husk charcoal produced plants with the highest plant height, fresh pod weight, and dry pod weight among all treatments. Guano fertilizer can be applied to various growing media to produce the optimal bush bean growth.



Keywords


Arang sekam, Cocopeat, Guano, Media tanam, Pupuk Organik, Tanah

Full Text:

PDF

References


Bintara, A. K. P., Tyasmoro, S. Y., & Nugroho, A. (2017). Pengaruh kadar kelengasan tanah dan pemberian polimer acrylic pada pertumbuhan anakan tanaman tebu (Saccharum officinarum L). Jurnal Produksi Tanaman, 5(5), 704–709. Diambil dari http://protan. studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/433

Djuariah, D., Rosliani, R., Kurniawan, H., & Lukman, L. (2016). Seleksi dan Adaptasi Empat Calon Varietas Unggul Buncis Tegak untuk Dataran Medium (Selection and Adaptation of Four Variety Candidates Superior Bush Bean Varieties for Medium Land ). J. Hort, 26(1),49–58.https://doi.org/https:// dx.doi.org/10.21082/jhort.v26n1.2016.p49-58

Drupadi, C., & Suhardiyanto, H. (2016). Sifat Thermo-Fisik Arang Sekam. Jurnal Teknotan, 10(2), 1–6. Diambil dari https://jurnal.unpad.ac.id/teknotan/article/view/10298

Ernawati, W, E. R. P., & Mukarlina. (2018). Respon Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L) Dengan Pemberian Kompos Limbah Kulit Pisang Nipah. Jurnal Protobiont, 7(1), 45–50. https://doi.org/ https://dx.doi.org/10.26418/protobiont.v7i1.23627

Gustia, H. (2013). Pengaruh penambahan sekam bakar pada media tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi (Brassica juncea L.). Journal WIDYA Kesehatan Dan Lingkungan, 12, 12–17. Diambil dari https://e-journal.jurwidyakop3.com/ index.php/kes-ling/article/view/123

Harahap, D. A., Adiwirman, & Yulia, A. E. (2018). Pengaruh pupuk guano dan N terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Strurt). JOM FAPERTA, 5(2), 1–15. Diambil dari https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFAPERTA/article/view/22423

Hariyadi. (2018). Respon pertumbuhan tanaman jagung mais (Zea mays L. Saccharata Sturt) terhadap pemberian kotoran atyam dan guano wallet pada tanah gambut pedalaman. https://doi.org/https://doi.org/10.33830/jmst.v19i2.105.2018

Irawan, A., & Kafiar, Y. (2015). Pemanfaatan cocopeat dan arang sekam padi sebagai media tanam bibit cempaka wasian (Elmerrilia ovalis). Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, 1(4), 805–808. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010423

Isrun. (2009). Respons inceptisols terhadap pupuk guano dan pupuk P serta pengaruhnya terhadap serapan P tanaman kacang tanah. Jurnal Agroland, 16(1), 40–44. Diambil dari http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/AGROLAND/article/view

Kurniawan, R. M., Purnamawati, H., & E.K, Y. W. (2017). Respon Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) terhadap Sistem Tanam Alur dan Pemberian Jenis Pupuk. Buletin Agrohorti, 5(3), 342–350. https://doi.org/https://doi.org/10.29244/agrob.v5i3.16472

Lakitan, B. (2010). Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan (1 ed.). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Marsha, N. D., Aini, N., & Sumarni, T. (2014). Pengaruh Frekuensi dan Volume Pemberian Air Pada Pertumbuhan Tanaman Crotalaria mucronata Desv. Jurnal Produksi Tanaman, 2(8), 673–678. Diambil dari http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/159/155

Marsha, N. D., Aini, N., & Sumarni, T. (2015). Pengaruh frekuensi dan volume pemberian air pada pertumbuhantanaman Crotalaria mucronata Desv. Jurnal Produksi Tanaman, 2(8). https://doi.org/ 10.21176/PROTAN.V2I8.159

Naben, P., & Raharjo, T. P. (2017). Pengaruh Takaran Pupuk Guano dan Biochar terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) di Lahan Kering pada Dataran Menengah. In Savana Cendana (Vol. 2). https://doi.org/10.32938/sc.v2i04.128

Rastono, A., Sugiyarto, & Marsusi. (2018). Pertumbuhan dan Produktivitas Lahan Carica (Carica pubescens) dalam Pola Tanam Tumpangsari dengan Stroberi (Fragaria vesca) dan Loncang (Allium fistulosum L.) di Lereng Gunung Lawu. Jurnal Binawakya, 12(9), 445–450. https://doi.org/https://doi.org/10.33758/mbi.v12i9.1035

Riyantini, I. P., Sudiarso, & Tyasmoro, S. Y. (2016). Pengaruh pupuk kandang kambing dan pupuk KCl terhadap pertumbhuan dan hasil tanaman edamame (Glycine max (L.) Merr.). Jurnal Produksi Tanaman, 4(2), 97–103. Diambil dari http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/265

Sari, M. N., Sudarsono, & Darmawan. (2017). Pengaruh Bahan Organik Terhadap Ketersediaan Fosfor pada Tanah-Tanah Kaya Al dan Fe. Buletin Tanah dan Lahan, 1(1), 65–71. Diambil dari https://journal.ipb.ac.id/index.php/btanah/article/view/17693/12667

Sitompul, S. M. (2016). Analisis Pertumbuhan Tanaman (1 ed.; Sitawati & S. Y. Tyasmoro, Ed.). Malang: UB Press.

Suswati, Indrawati, A., & Putra, D. P. (2015). Penapisan Limbah Pertanian (Sabut Kelapa dan Arang Sekam) dalam Peningkatan Ketahanan Bibit Pisang Barangan Bermikoriza Terhadap Blood Disease Bacterium Dan Fusarium oxysporum F . Sp . Cubense. J. HPT Tropika, 15(1), 81–88. https://doi.org/https://doi.org/10.23960/j.hptt.11581-88

Syofiani, R., & Oktabriana, G. (2017). Aplikasi Pupuk Guano Dalam Meningkatkan Unsur Hara N, P, K, Dan Pertumbuhan Tanaman Kedelai Pada Media Tanam Tailing Tambang Emas. Pertanian dan Tanaman Herbal Berkelanjutan di Indonesia, 98–103. Diambil dari https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnastan/article/view/2264

Taek, R. (2016). Pengaruh Takaran Arang Sekam dan Guano terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau (Vigna radiata L.). Savana Cendana, 1(04), 121–124. https://doi.org/10.32938/sc.v1i04.73




DOI: https://doi.org/10.15575/10303

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons Licence

Jurnal Agro (J. Agro: ISSN 2407-7933) by http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ja/index is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.