Penggunaan biochar sebagai solusi alternatif pengurangan pupuk anorganik pada budidaya Padi (Oryza sativa L.)

Authors

  • salawati sekolah tinggi ilmu pertanian mujahidin Toli-toli, Indonesia
  • Ardan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian MUjahidin Toli-toli, Indonesia
  • Sjarifuddin Ende Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Alkhairaat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15575/j.agro.51923

Keywords:

Biochar, Pertumbuhan dan hasil, Pupuk anorganik

Abstract

Pengurangan ketergantungan pada pupuk anorganik terus diupayakan untuk meminimalkan dampak negatif lingkungan dan biaya produksi usahatani padi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan biochar yang dikombinasikan dengan pupuk anorganik persentase penggunaan menurun, terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Tuweley, Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada ketinggian 24 m dpl, berlangsung bulan Maret hingga September tahun 2023 penelitian ini menggunakan biochar dosis 10 t ha⁻¹ yang dikombinasikan dengan pupuk urea, SP-36, dan KCL. Dosis yang digunakan merujuk pada rekomendasi pemupukan padi sawah Desa Awung, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, yaitu Urea 250 kg ha⁻¹, SP-36 150 kg ha⁻¹, dan KCL 100 kg ha⁻¹. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap 6 taraf perlakuan, yang masing-masing diberi tanda: A0 = perlakuan tanpa biochar dan pupuk anorganik, A1 = penggunaan pupuk anorganik 100% tanpa biochar, A2 = biochar + 25% pupuk anorganik, A3 = biochar + 50% pupuk anorganik, A4 = biochar + 75% pupuk anorganik, A5 = biochar + 100% pupuk anorganik. Setiap perlakuan diulang 3 kali, dan masing-masing unit percobaan terdiri dari 5 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan biochar yang dikombinasikan dengan 50% pupuk anorganik dosis anjuran spesifik lokasi tidak menurunkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi secara signifikan berdasarkan analisis ragam dan uji BNJ 5%. Hal tersebut menunjukkan bahwa aplikasi biochar dapat menurunkan penggunaan pupuk anorganik hingga 50% dari dosis anjuran spesifik lokasi.

ABSTRACT

Efforts to reduce dependence on inorganic fertilizers continue to be pursued to minimize negative environmental impacts and the high production costs of rice farming. This study aims to examine the effect of biochar application combined with various doses of inorganic fertilizers on the growth and yield of rice. The research was conducted in Tuweley Village, Tolitoli, Central Sulawesi, at an altitude of 24 meters above sea level (m a.s.l.), during March to September 2023. This study used a biochar dose of 10 t ha−1 combined with urea, SP−36, and KCl fertilizers. The doses used referred to the recommended fertilization for lowland rice in Awung Village, Galang District, Tolitoli Regency, namely Urea 250 kg ha−1, SP−36 150 kg ha−1, and KCl 100 kg ha−1. The study employed a Completely Randomized Design with 6 treatment levels, each labeled as: A0=control treatment (without biochar and inorganic fertilizer) A1=100% inorganic fertilizer without biochar A2=biochar+25% inorganic fertilizer A3=biochar+50% inorganic fertilizer A4=biochar+75% inorganic fertilizer A5=biochar+100% inorganic fertilizer. Each treatment was replicated 3 times, and each experimental unit consisted of 5 plants. The results showed that the use of biochar combined with 50% of the location specific recommended dose of inorganic fertilizer did not significantly reduce growth and yield of rice based on the analysis of variance (ANOVA) and the 5% Honestly Significant Difference (HSD) test. Therefore, the application of biochar can reduce inorganic fertilizer use by up to 50% of the location specific recommended dose.

Author Biographies

Ardan, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian MUjahidin Toli-toli

Program Studi Agroteknologi

Sjarifuddin Ende, Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Alkhairaat

Program Studi Agroteknologi

References

Agviolita P., Yushardi Y, & Firdha KAA. (2021). Pengaruh Perbedaan Biochar Terhadap Kemampuan Menjaga Retensi Pada Tanah. Jurnal Fisika Unand 10(2):267–73. DOI: https://doi.org/10.25077/jfu.10.2.267-273.2021.

Alamsyar, Al. (2022). Impact Transfer of Rice Land Function on Food Security in Sigi Regency. Agrotekbis 10(1):176–85.

Alghamdi., Abdulaziz G., Arafat A, & Hesham MI. (2020). Effect of Biochar Particle Size on Water Retention and Availability in a Sandy Loam Soil. Journal of Saudi Chemical Society 24(12):1042–50. DOI: https://doi.org/10.1016/j.jscs.2020.11.003.

Alloway, B.J. (2008). Zinc in soil and crop nutrition. International Zinc Assosiation IZA and IFA. Brussels. Belgium and Paris France.

Amalia L., Nunung S., Nana S., Reni Nur., Agus SM., & Nendah SP. (2021). Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.) Akibat Pemberian Pupuk Organik Cair dan Jarak Tanam. Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian 9(2): 110-118. DOI: http://dx.doi.org/10.35138/paspalum.v9i2.284.

Anwar, AHM., TB Prasetyo, & Yulnafatmawita. (2024). Peranan Biochar Dan Kompos Dalam Meningkatkan Retensi Air dan Produksi Jagung Manis (Zea Mays L. Var. Saccharata) Pada Tanah Bertekstur Kasar. Jurnal Agrikultura 35(2) 238–249. DOI: https://doi.org/10.24198/agrikultura.v35i2.53995.

Asis., Rizki A., & Rachman J. (2021). Respon Pertumbuhan Dan Produktivitas Dua Varietas Padi (Oryza sativa L.) Pada Sistem Tanam Mekanis dan Manual.Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) 49(2):147–53. DOI: https://doi.org/10.24831/jai.v49i2.35918.

Basir M., Indrianto K., Abdul RT, & Salawati. (2018). The Effect of Zn-Enriched Biochar on Peroxide Enzyme Activity, Auxin Content, Chlorophyll Count and Zn of Rice in Different Flooding Systems. Plant Cell Biotechnology and Molecular Biology 19(6):196–204. https://ikprress.org/index.php/PCBMB/article/view/1333.

Eka P., Rizky MLR., Syahrul K., & Reni U. (2024). Pengaruh Kombinasi Pupuk Organik dan Anorganik Terhadap Sifat Fisik dan Kimia Tanah Serta Produksi Padi Pada Lahan Kering Yang Disawahkan. Jurnal Agrikultura 35(1):136–50. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v35i1.53686.

Ende S., Salawati., Indrianto K., Fathurrahman., Saiful D., & Lukman. (2022). Aktivitas Nitrat Reduktase (ANR) Tanaman Jagung Pada Pola Tumpangsari Yang Diberi Serasah Jagung-Kedelai Serta Biochar Di Lahan Suboptimal Sidondo Sulawesi Tengah. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia 27(4):528–35. DOI: https://doi.org/10.18343/jipi.27.4.544.

Hui, Dafeng. 2021. Effects of Biochar Application on Soil Properties, Plant Biomass Production, and Soil Greenhouse Gas Emissions: A Mini-Review. Agricultural Sciences 12(03):2013–2236.

Ika APS., Badrul AD., & Yusmaidar S. (2023). Identifikasi Sifat Kimia Beberapa Konsentrasi Ekstrak Kompos Limbah Sayur dan Pengaruhnya Dalam Meningkatkan Ketersediaan Hara Di Tanah Pekarangan. Jurnal Galung Tropika 12(2):230–40. doi:10.31850/jgt.v12i2.1118.

Ilham M., Nurhaya K., Ishak M., & Andi NA. (2022). Perbandingan Nilai Ekonomi, Usaha Tani Padi Organik Dan Anorganik Di Desa Galeso Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Agroterpadu. 1(2): 138-142.DOI: 10.35329/ja.v1i2.3450

Iswahyudi., Iwan S., & Irwandi. (2018). Pengaruh Pemberian Pupuk NPK Dan Biochar Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi Sawah (Oryza sativa, L). Agrosamudra, Jurnal Penelitian 5(1):14–23.

Juhari., Sulakhudin, & Urai ES. (2021). Pengaruh Perlakuan Pupuk Kandang Sapi Dan Biochar Terhadap Ketersediaan Hara Makro dan Pertumbuhan Jagung Manis Pada Tanah Pasca PETI. Jurnal Sains Pertanian Equator. 10(3): 1–16. DOI: https://doi.org/10.26418/jspe.v10i3.47320.

Kyi Moe., Seinn MM., Aung ZH, & Yoshinori K. (2019). Effects of Integrated Organic and Inorganic Fertilizers on Yield and Growth Parameters of Rice Varieties. Rice Science 26(5):309-318.

Lehmann J and Joseph S. (2012). Biochar for Environmental Management. 1st ed. edited by Johannes Lehmann and Stephen Joseph. London: Routledge.

Lestari, Wahyuni, & Akmal A. (2022). Pemberian Biochar Sekam Padi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi (Oryza Sativa L.) Sawah Irigasi Teknis. Agroecotenia. 5(1): 13-26. DOI: https://doi.org/10.22437/agroecotania.v5i1.22824.

Ling L., Yong-Jiang Z., Abigayl N., Yingchao Y., & Jinwu W. (2021). Role of Biochar in Improving Sandy Soil Water Retention and Resilience to Drought. Water 13(4): 407

Marschner, P. (2012). Mineral Nutrition of Higher Plants. 3rd Edition, Academic Press, Cambridge.

Meena VS., Parewa HP., Jeevan B., Meena SK, & Meena HN. (2021). Liquid Biofertilizer: A Potential Tool towards Sustainable Agriculture. Pp. 401 in Soil Science: Fundamentals to Recent Advances. Springer, Singapore.

Meliawati S., Sutanro, & Susilo B. (2023). Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Padi Varietas Ciherang (Oryza sativa L.) Akibat Pemberian Pembenah Tanah Pada Tiga Jenis Tanah. Agroeco Science Journal 2(2):10–17. DOI: https://doi.org/10.14710/aesj.v2i2.18210.

Murnita, & Taher YA. (2021). Dampak Pupuk Organik dan Anorganik Terhadap Perubahan Sifat Kimia Tanah dan Produksi Tanaman Padi (Oryza Sativa L.). MENARA Ilmu XV(02):67–76.

Nurrahma., Alifia F., Darsono D, & Umi B. (2024). Analisis Faktor- Faktor Yang Memengaruhi Alih Fungsi Lahan Sawah Ke Non Sawah Di Kabupaten Klaten. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis 8(1):192. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2024.008.01.15.

Park, Do Gyun, Hye Won Kim, Hyoung Seok Lee, Min Ji Lee, Hye Ran Park, Taek Keun Oh, and Sun Il Lee. (2024). Evaluation of the Impact of Continuous Use of Rice Hull Biochar on Greenhouse Gas Emissions and Net Ecosystem Carbon Balance in Kimchi Cabbage Cultivation. Korean Journal of Environmental Agriculture 43:117–27. doi:10.5338/KJEA.2024.43.12.

Putri IN., Sudono S., & Ania C. (2018). Kontribusi Kompos Jerami-Biochar Dalam Peningkatn P-Tersedia, Jumlah Populasi BPF Dan Hasil Padi Sawah. Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi 14(1): 47–58. DOI: https://doi.org/10.17146/jair.2018.14.1.4155.

Rosalina F., Riskawati R., Zulkarnain S., Sulaiman L., & Kharisma DSW. (2025). Strategi Perbaikan Tanah Untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Hortikultura Di Kawasan Penambangan Pasir Yang Terdegradasi. Jurnal AGRO 11(2):74–86. doi:10.15575/38086.

Salawati., Muhammad B., Indrianto K., Abd. RT. (2016). Potensi Biochar Sekam Padi Terhadap Perubahan pH, KTK, C Organik dan P Tersedia Pada Tanah Sawah Inceptisol. Agroland 23(2):101–109.

Salawati & Sjarifuddin E. (2023). Pengelolaan Residu Jagung-Kedelai Pada Pola Tumpangsari Terhadap Simpanan C-Organik dan Beberapa Sifat Kimia Tanah. Jurnal Agrotek Tropika 9(1):162-173 DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v12i1.6741.

Seyifu S., Mohammed W., & Abegaz B. (2025). Co-Application of Compost and Biochar Improves Soil Properties and Desho Grass Growth on Acidic Soils in a Tropical Environment of Southwestern Ethiopia. Cogent Food and Agriculture. 10(1): 10(1):1–18. https://doi.org/10.1080/23311932.2023.2290338.

Weber, K., & P. Quicker. 2018. “Properties of Biochar.” Fuel. 217:240–261. https://doi.org/10.1016/j.fuel.2017.12.054

Widijanto H., Siti RNS., Suntoro S., & Jauhari S. (2023). Pengaruh Biochar Sekam Padi dan Macam Pupuk Terhadap Pertumbuhan dan Serapan P Padi. Agrotechnology Research Journal 7(2):85–92. DOI: https://doi.org/10.20961/agrotechresj.v7i2.77295.

Yao T., Wentiao Z., Anwari G., Yuefeng C., Yiming Z., Wenan W., Xin W., Qingtian L., & Feng J. (2021). Effects of Peanut Shell Biochar on Soil Nutrients, Soil Enzyme Activity, and Rice Yield in Heavily Saline-Sodic Paddy Field. Journal of Soil Science and Plant Nutrition 21(1):655–64. doi:10.1007/s42729-020-00390-z.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

salawati, Ardan, & Ende, S. (2025). Penggunaan biochar sebagai solusi alternatif pengurangan pupuk anorganik pada budidaya Padi (Oryza sativa L.). Jurnal AGRO, 12(2), 364–377. https://doi.org/10.15575/j.agro.51923

Issue

Section

Original Research Articles

Citation Check