Prinsip-prinsip Keadilan Distributif dalam Pemikiran Sayyid Qutb
DOI:
https://doi.org/10.15575/jis.v2i2.17779Keywords:
Prinsip-prinsip keadilan, pemerataan ekonomi, zakat, kepemilikan publik, konsentrasi kekayaanAbstract
Kajian ini merupakan kajian literatur atas pemikiran Sayyid Qutb, seorang pemikir Muslim modern, terhadap permasalahan keadilan ekonomi. Menurut Qutb, Islam mendukung kepemilikan pribadi, sebagai keseimbangan yang adil antara ganjaran dan usaha dan untuk alasan-alasan lain, tetapi hak ini berasal dari komunitas dan kemudian dari Tuhan, Yang Maha Memiliki. Islam menentang konsentrasi kekayaan; sebagian kepemilikan harus bersifat publik dan sebagian harus ditransfer untuk si miskin. Kepemilikan itu biasanya didapat dengan kerja tetapi juga boleh sebagai hadiah seperti wasiat, yang dikontrol. Terdapat kebebasan untuk meningkatkan kekayaan, tetapi hanya di dalam batas-batas legal, sedangkan yang bersifat riba itu ditolak dalam Islam. Orang boleh menghabiskan jumlah tertentu yang rasional untuk dirinya tetapi harus menghindari kemewahan. Diskusi Qutb tentang zakat telah membawa pada diskusi tentang al-masalih al-mursalah (keuntungan yang tak terbatas) dan kutipan yang panjang dari buku al-Imam Malik karya Abu Zahra dalam prinsip distribusi ekonomi ini.
References
Baird, K. L. (2019). Gender justice and the health care system. Routledge.
Banks, C. (2019). Introduction: Women, gender, and terrorism: Gendering terrorism. In Women & Criminal Justice (Vol. 29, Issues 4–5, pp. 181–187). Taylor & Francis.
Bell, L. A. (2016). Theoretical foundations for social justice education. In Teaching for diversity and social justice (pp. 3–26). Routledge.
Hidayat, T. (2017). Konsep Pendistribusian Kekayaan Menurut Al-Quran. Al-Falah: Journal of Islamic Economics, 2(1), 13–36.
Hocking, C. (2017). Occupational justice as social justice: The moral claim for inclusion. Journal of Occupational Science, 24(1), 29–42.
Marianata, A. (2019). Inclusive, Responsive, Democratic Local Government Institution and Active Citizens. Policy & Governance Review; Vol 3 No 1 (2019): JanuaryDO - 10.30589/Pgr.V3i1.102 . https://iapa.or.id/ejournal/pgr/article/view/102
Qutb, S. (1962). al-Islam wa mushkilat al-Hadarah. Dar al-Shuruq.
Qutb, S. (1964). Ma’alim fi al-Tariq. Kairo: Dar Al-Shuruq.
Qutb, S. (1980a). Al-Adalah Al-Ijtima’iyyah fi Al-Islam. Dar al-Shuruq.
Qutb, S. (1980b). Al-Tashwir al-Fanni fi al-Qur’an. Dar al-Shuruq.
Qutb, S. (1980c). Khasaais al-tasawwur al-islaami wa muqawwimatuhu. Beirut, Lebanon: Daar Al.
Qutb, S. (1980d). Social Justice in Islam, al-adà lah al-ijtima" iyyah fi al-Islam. Trans. John B. Hardie. New York: Octagon.
Qutb, S. (1981a). al-mustaqbal li hadha al-din [The Future Belongs to This Religion]. Cairo: Dar Al-Shuruq.
Qutb, S. (1981b). Kutub wa Shakhsiyyat. Dar al-Shuruq.
Qutb, S. (1982). Fi Zilal al-Qur’an. Kairo: Dar al-Shuruq.
Qutb, S. (1993). Islam dan Keamanan Sejagat, terj. Roshidi Hasan. A.S. Noordeen.
Rahman, M. (2021). Pemikiran Sayyid Qutb tentang Prinsip Solidaritas dalam Ekonomi Islam. Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama, 4(1), 68–77.
Rahman, M. T. (2014). Social Justice in Western and Islamic Thought: A Comparative Study of John Rawls’s and Sayyid Qutb’s Theories. Scholars’ Press.
Rahman, M. T. (2016). Mengantisipasi dampak konflik sektarian di timur tengah.
Rahman, M. T., Rosyidin, I., & Dulkiah, M. (2020). Promoting Social Justice through Management of Zakat. Icri 2018, 1699–1706. https://doi.org/10.5220/0009933916991706
Rawls, J. (2001). Justice as fairness: A restatement. Harvard University Press.
Rawls, J. (2020). A theory of justice. In A theory of justice. Harvard university press.
Taufiq, W., & Suryana, A. (2020). Penafsiran Ayat-Ayat Israiliyyat Dalam Al-Qur‟ an Dan Tafsirnya (E. Zulaiha & M. T. Rahman (eds.)). Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Walker, I., & Smith, H. J. (2002). Fifty years of relative deprivation research. Relative Deprivation: Specification, Development, and Integration, 1–9.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).