Hubungan Studi Kebencian dan Moderasi Beragama: Perspektif Religious Studies
DOI:
https://doi.org/10.15575/jis.v3i4.17913Keywords:
eksklusi sosial, hubungan antar-agama, kohesi sosial, metode holistik, prasangka keagamaan.Abstract
Fenomena kebencian mendorong banyak peneliti untuk mengetahui lebih jauh tentang kebencian, dampak kebencian, dan penanganan kebencian. Penelitian deskriptif ini mengungkapkan bahwa kebencian telah menjadi suatu bidang studi tersendiri yang disebut Hate Studies yang diprakarsai dan diselenggarakan oleh Gonzaga University Institute for Hate Studies pada tahun 1997. Hate Studies telah menjadi bidang interdisipliner internasional yang mempertemukan para sarjana, peneliti akademis, dan peneliti. praktisi ahli, aktivis hak asasi manusia, pembuat kebijakan, pemimpin LSM, dan lain-lain. Kajian ini menghimpun hasil-hasil penelitian dari berbagai bidang akademik, antara lain humaniora, ilmu sosial, ilmu alam, pendidikan, politik, ekonomi, dan lain sebagainya, sehingga menghasilkan diskusi ilmiah dan penerapan praktis dalam lingkungan akademis, hukum dan kebijakan, serta praktik kontra-kebencian. dalam organisasi masyarakat sipil. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan urgensi partisipasi disiplin ilmu agama dalam kajian kebencian untuk menganalisis evolusi kebencian dan mencari cara mengatasi penyebaran kebencian dan kekerasan, yang sangat dibutuhkan dalam dunia pluralistik saat ini. Sebab, pendekatan akademik kajian agama akan memberikan pedoman teoritis dan praktis yang dapat memperkaya pemahaman tentang kebencian serta mengatasi dampak kebencian dan membangun moderasi beragama di Indonesia.References
Armstrong, K., Am, Z., & Liputo, Y. (2001). Sejarah Tuhan: kisah pencarian Tuhan yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi, Kristen, dan Islam selama 4.000 tahun. (No Title).
Bartrop, P. (2002). The relationship between war and genocide in the twentieth century: A consideration. Journal of Genocide Research, 4(4), 519–532.
Eriyanti, L. D. (2017). Pemikiran Johan Galtung tentang kekerasan dalam perspektif feminisme. Jurnal Hubungan Internasional, 6(1), 27–37.
Fischer, A., Halperin, E., Canetti, D., & Jasini, A. (2018). Why we hate. Emotion Review, 10(4), 309–320.
Haq, A. M. I., & Ziaulhaq, M. (2019). Studi Kebencian: Analisis Komparasi Pemikiran Bediüzzaman Said Nursi (1877-1960) dan KH Ahmad Dahlan (1868-1923). MELINTAS, 35(3), 258–278.
Michael, L. (2014). Hate crimes against students: recent developments in research, policy and practice. Responding to Hate Crime, 155–168.
Michener, W. (2011). The individual psychology of group hate. J. Hate Stud., 10, 15.
Mohr, J. M. (2007). Hate studies through a constructivist and critical pedagogical approach. J. Hate Stud., 6, 65.
Mufti, M., & Rahman, M. T. (2019). Fundamentalis dan Radikalis Islam di Tengah Kehidupan Sosial Indonesia. TEMALI: Jurnal Pembangunan Sosial, 2(2), 204–218.
Nagda, B. (Ratnesh) A., Gurin, P., & Lopez, G. E. (2003). Transformative pedagogy for democracy and social justice. Race, Ethnicity and Education, 6(2), 165–191.
Nasution, K. (2017). Berpikir Rasional-Ilmiah dan Pendekatan Interdisipliner dan Multidisipliner dalam Studi Hukum Keluarga Islam. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 10(1), 13–22.
Nursi, B. S. (2020). al-Maktubat. Risalah Press.
Rahman, M. T. (2020). Filsafat Ilmu Pengetahuan. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Satha-Anand, C. (2015). “Barangsiapa Memelihara Kehidupan…â€: Esai-esai Tentang Nirkekerasan dan Kewajiban Islam. Centre for the Study of Islam and Democracy.
Silverman, D. (2015). Interpreting Qualitative Data. Sage Publications.
Stern, K. S. (2004). The need for an interdisciplinary field of hate studies. Journal of Hate Studies, 3(1).
Sternberg, R. J. (2003). A duplex theory of hate: Development and application to terrorism, massacres, and genocide. Review of General Psychology, 7(3), 299–328.
Verdeja, E. (2002). On genocide: Five contributing factors. Contemporary Politics, 8(1), 37–54.
Wahid, A. (1998). Islam Anti Kekerasan dan Transformasi Nasional, terj. M. Taufiq Rahman, Yogyakarta: LKiS.
Ziaulhaq, M. (2021). Hate Studies: The Urgency and Its Developments in the Perspective of Religious Studies. Jurnal Aristo (Social, Politic, Humaniora), 9(2), 375–395.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).