Merekontekstualisasi Tafsir Hukmi di Era Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.15575/jis.v2i3.18901Keywords:
Tafsir al-Qur’an, corak hukum, fanatisme tafsir, mukjizat kitab suci, pesan literalAbstract
Tulisan ini menelaah lebih lanjut mengenai tafsir hukmi dengan menjelaskan sejarah kemunculan corak hukum dalam dunia tafsir al-Quran, batasan istilah pembahasannya, perdebatan para ulama serta contoh kitab-kitab tafsir bercorak hukum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis berbasis penelitian kepustakaan dengan pendekatan sejarah dan tafsir. Temuan dari penelitian ini bahwa Tafsir Hukmi merupakan salah satu nuansa penafsiran yang menggunakan teori-teori dan pendekatan hukum. Sejarah kemunculan corak hukum ini sudah muncul pada masa Nabi SAW yang berkelanjutan hingga munculnya imam-imam madzhab sampai adanya fanatisme madzhab. Adapun batasan istilah tafsir hukmi  mencakup pembahasan yang berkenaan dengan hukum-hukum syariat dalam al-Qur’an. Dalam praktik penafsiran bercorak hukmi ini tidak terlepas dalam perbedaan pandangan dalam istibath hukum, kitab-kitab tafsir bercorak hukum dapat ditemukan dalam Tafsir-tafsir yang bermadzhab seperti madzhab syi’ah imamiyah, syiah zaidiyah, tafsir bermadzhab maliki, hanafi, hanbali, syafi’i dan zahiri.
References
Ahmadi Husain, M. I. U. (2019). Manhaj Tafsir Berorientasi Fiqih. Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Dan Kemasyarakatan, 1(2).
Al-Dzahaby, M. H. (n.d.). Al-Tafsir wal-Mufassirun. Maktabah Wahbah.
Al-Qattan, M. (n.d.). Mabahits Fi ’Ulumil Qur’an. Maktabah Wahbah.
Anwar, R., Darmawan, D., & Setiawan, C. (2016). Kajian Kitab Tafsir dalam Jaringan Pesantren di Jawa Barat. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, 1(1), 56–69. https://doi.org/10.15575/jw.v1i1.578
Ghinaurraihal, G., Zulaiha, E., & Yunus, B. M. (2021). Metode, Sumber dan Corak Tafsir Pada Penulisan Kitab Tafsir Isyaratul I’jaz Karya Said Nursi. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 1(4), 490–496.
Khalaf, A. W. (1972). ilmu Ushul Fiqh. Majlis al-A’la wa al-Indunisai ad-Dakwah islamiyah.
Muslim, M. (2000). MabÄhṡ fi TafsÄ«r al-Mawdlū’ī (3 (ed.)). DÄr al-Qalam.
Quthny, A. Y. A. (2018). Hermeneutika Manhaj Tafsir Fazlur Rahman. Asy-Syari’ah: Jurnal Hukum Islam, 4(2), 111–126.
Rahman, M. T. (2016). Rasionalitas Sebagai Basis Tafsir Tekstual (Kajian atas Pemikiran Muhammad Asad). Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(1), 63–70.
Ridho, M. (2010). Tafsir dan Dinamika Sosial. Teras.
Shihab, M. Q. (1999). Membumikan al-Qur’an:Fungsi dan peran Wahyu dalam Kehidupan (1st ed.). Mizan.
Shihab, M. Q. (2013). Kaidah tafsir. Lentera Hati Group.
Zuhdi, 2014. (2014). Perkembangan Tafsir Modern di Indonesia. Hermeneutik, 8(2), 305–324.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).