Selayang Pandang Tafsir Aqo’idi
DOI:
https://doi.org/10.15575/jis.v3i4.30909Keywords:
analisis tekstual, gaya penafsiran, kitab tafsir, perbedaan teologis, tafsir teologis.Abstract
Perkembangan disiplin ilmu berdampak pada perkembangan dunia tafsir. Kecenderungan seorang mufassir dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Quran menjadi penyebab munculnya berbagai gaya penafsiran. Tafsir aqo’idi merupakan salah satu gaya tafsir yang turut mewarnai khazanah keilmuan dalam bidang tafsir. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji tafsir gaya aqo’idi sebagai upaya menambah wawasan dan pemahaman tentang sejarah lahirnya tafsir gaya aqo’idi serta memahami berbagai dinamikanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan tinjauan pustaka untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ini adalah Tafsir 'Aqoidi merupakan tafsir yang menggunakan pendekatan teologis. Sejarah munculnya aliran teologis ini dimulai pada masa Perang Shiffin, dan terjadi perselisihan antar umat Islam terkait peristiwa Tahkim. Ruang lingkup Tafsir ‘Aqoidi adalah pembahasan ilmu kalam yang menyangkut ideologi aliran. Dalam penelitian ini, penulis menjelaskan perdebatan para ulama mengenai Tafsir Aqo'idi dan menulis beberapa buku karya mufassir di beberapa aliran, seperti Muta'zillah, Syiah, Sunni dan Sufi.References
Affani, S. (2019). Tafsir Al-Qur’an dalam Sejarah Perkembangannya. Kencana.
Agustin, K. F., Al Rahman, N., & Zulaiha, E. (2022). Tafsir ‘Aqa’idi dalam Kajian Baru. Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama, 5(2), 139–150.
Aji, M. H., Hilmi, M. Z., & Rahman, M. T. (2021). The Living Qur’an as a Research Object and Methodology in the Qur’anic Studies. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 1(1), 78–84.
Albar, D., Rahman, M. T., SAM, M. N. B., Munawwaroh, S. M., Wasehudin, W., & Budiana, Y. (2020). Penciptaan dan Pemeliharaan Alam dalam Perspektif Al-Qur’an. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Fazlur, R. (2004). Framework for interpreting the eticho legal content of qur’anLondon. The Institute of Ismail Studies.
Hadi, A. (2021). Metodologi Tafsir Al Quran dari masa klasik sampai masa kontemporer. Griya Media.
Hanafi, A. (2001). Teologi Islam. (No Title).
Hidayat, H. (2020). Sejarah Perkembangan Tafsir Al-Qur’an. Al-Munir: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(01), 29–76.
Izzan, A. (2011). Metodologi Ilmu Tafsir. tafakur.
Jamrah, S. A. (2015). Studi Ilmu Kalam. Kencana.
Jawas, Y. A. Q. (2006). Syarah’Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Pustaka Imam Asy-Syafii.
Lufaefi, L. (2018). Penyimpangan-Penyimpangan dalam Penafsiran Al-Quran dan Efek Negatifnya Pada Aqidah Umat. Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin, 17(2), 126–136.
Mustaqim, A. (2010). Epistemologi tafsir kontemporer. LKiS.
Mustaqim, A. (2017a). Metode penelitian Al-Qur’an dan tafsir. idea press.
Mustaqim, A. (2017b). The epistemology of Javanese Qur’anic exegesis: A study of SÄlih Darat’s Fayd al-RahmÄn. Al-Jami’ah, 55(2), 357–390. https://doi.org/10.14421/ajis.2017.552.357-390
Rahman, M. T. (2016). Rasionalitas Sebagai Basis Tafsir Tekstual (Kajian atas Pemikiran Muhammad Asad). Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(1), 63–70.
Rahman, M. T. (2020). Filsafat Ilmu Pengetahuan. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Rosihon, A., & Muharom, A. (2015). Ilmu Tafsir. cet. ke-1. Bandung: Pustaka Setia.
Syak’ah, M. M. (2008). Islam Tanpa Mazhab. Surakarta: Tiga Serangkai.
Taufiq, W., & Suryana, A. (2020). Penafsiran Ayat-Ayat Israiliyyat Dalam Al-Qur‟ an Dan Tafsirnya (E. Zulaiha & M. T. Rahman (eds.)). Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Ulinnuha, M. (2015). Rekonstruksi Metodologi Kritik Tafsir. Azzamedia Jakarta.
Yunus, B. M., & Jamil, S. (n.d.). Penafsiran Ayat-Ayat Mutasyabihat Dalam Kitab Shafwah Al-Tafasir, ed. by Eni Zulaiha and M. Taufiq Rahman (Bandung: Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2020).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).