Metode Khusus dalam Kitab Tafsir Jami’ul Bayan Fi Ta’wilil Al-Qur’an karya Imam Abu Ja’far Muhammad bin Jarir ath-Thabari
DOI:
https://doi.org/10.15575/jis.v3i4.30958Keywords:
Metode, Metode Khusus, Tafsir, Ath-ThabariAbstract
Ketidakmampuan seseorang dalam memahami metode penafsiran Al-Qur'an, baik metode umum maupun khusus, akan mengakibatkan kesalahan dalam menafsirkan Al-Qur'an. Kesalahan ini dapat berupa penafsiran yang mendekonstruksi syariat atau hukum Islam itu sendiri sebagai bukti nyata adanya kesalahpahaman terhadap Al-Qur’an. Melihat betapa pentingnya memahami metode penafsiran Al-Qur'an, maka artikel ini bertujuan untuk membahas metode khusus dalam menafsirkan Al-Qur'an, khususnya tafsir Jami'ul Bayan Fi Ta'wilil Al-Qur'an. oleh Imam Abu Ja'far Muhammad bin Jarir at-Tabari. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan tinjauan pustaka dalam pengumpulan data. Beberapa hasil yang diperoleh dari penelitian ini antara lain: Pertama, pengertian metode khusus sebagai metode yang digunakan oleh penafsir ketika ia menggunakan metode umum untuk mencapai tujuannya. Kedua, metode khusus Ath-Thabari dalam menafsirkan Al-Qur'an pada surat Al-Fatihah ayat dua sampai empat: (1) Menggunakan kalimat al-qaul fi ta'wil di awal penafsiran. (2) Bagilah ayat tersebut menjadi beberapa kata. (3) Mendefinisikan kata-kata di awal penafsiran. (4) Menafsirkan dengan sejarah untuk memperjelas penafsiran. (5) Penafsiran rinci atas ayat tersebut. (6) Menyajikan puisi untuk menjelaskan makna kalimat. (7) Menjelaskan perbedaan qira'at dalam penafsiran Al-Qur'an. (8) Melakukan tarjih ketika menafsirkan kalimat dalam sebuah ayat.References
Aburrohman, A. (2018). Metodologi al-Thabari dalam Tafsir Jami’ul al-Bayan fi Ta’wili al-Qur’an. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 17(1), 65–88.
Ainun, I. N., & Yunus, B. M. (2023). Metode Tafsir Tahlili dalam Menafsirkan Al-Qur’an: Analisis pada Tafsir Al-Munir. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 3(1), 33–42.
Al-Dzahabi, M. H. (n.d.). ’Ilm Tafsir. Dar Al-Ma’rifah.
Al-Dzahabi, M. H. (1976). al-Tafsīr wa al-Mufassirūn. Mesir: Dar.
Al-Farmawi, A. A.-H. (1997). Al-Bidayah Fii At-Tafsir Al-Maudhu’i. Dirasat Manhajiyyah Maudhu‟iyyah.
Al-Thabari, A. J. M. bin J. (2007). Tafsir Ath-Thabari Jilid 10 (Terjemahan). Pustaka Azzam.
Alfiah, N. (2010). Israiliyyat Dalam Tafsir Ath-Thabari Dan Ibnu Kastir. Tafsir Hadis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, No. 106034003549.
Amaruddin, A. (2014). Mengungkap Tafsir Jami’al-Bayan fi Tafsir Al-Qur’an Karya Ath-Thabari. SYAHADAH: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Keislaman, 2(2).
Baidan, N. (2000). Rekonstruksi Ilmu Tafsir, Yogyakarta: PT. Dana Bhakti Prima Yasa.
Baidan, N. (2012). Metodologi penafsiran al-Quran. Pustaka Pelajar.
Echols John, M., & Hassan, S. (2005). Kamus Inggris Indonesia. An English Indonesian Dictionary, Jakarta, Gramedia.
Hadi, A. (2021). Metodologi Tafsir Al Quran dari masa klasik sampai masa kontemporer. Griya Media.
Izzan, A. (2011). Metodologi Ilmu Tafsir. tafakur.
Jamrah, S. A. (2015). Studi Ilmu Kalam. Kencana.
Rahman, M. T. (2021). Pemikiran Sayyid Qutb tentang prinsip solidaritas dalam ekonomi Islam. Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama, 4(1), 68–77.
Roifa, R., Anwar, R., & Darmawan, D. (2017). Perkembangan Tafsir di Indonesia. Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Tafsir 2, 1(Juni), 21–36.
Shaghir, M. H. A. (1999). Majaz al-Qur’an Khashaisuhu al-Fanniyah wa Balghah al-Arabiyah. Dâr Al-Muarrikh Al-Araby.
Srifariyati, S. (2017). Manhaj Tafsir Jami’Al-Bayan Karya Ibnu Jarir At-Thabari. Madaniyah, 7(2), 319–342.
Ushama, T. (2000). Metodologi tafsir al-qur’an (Kajian kritis, objektif & komprehensif). Riora Cipta.
Yunus, B. M. (2007). Perkembangan Tafsir Al-Qur’an dari Klasik Hingga Modern. Pustaka Setia.
Zarkasyi, H. F. (2010). Liberalisasi Pemikiran Islam. Ponorogo: Centre For Islamic And Occidental Studies.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).