Metode Tafsir Muqaran Dilihat Kembali
DOI:
https://doi.org/10.15575/jis.v3i4.31043Keywords:
ontologi tafsir, pakar tafsir, pendapat mufasir, rekonstruksi tafsir, tafsir perbandingan.Abstract
Secara garis besar, penafsiran Al-Qur’an dilakukan melalui empat metode yaitu ijmali (global), tahlili (analitis), muqarran (perbandingan), dan maudhu’i (tematik). Diantara keempat metode penafsiran tersebut, satu diantaranya adalah metode muqaran yang berarti komparatif atau perbandingan. Metode ini di dalamnya menyajikan perbandingan antara satu tafsir dengan tafsir lainnya, baik dari ayat, hadis, pendapat para mufasir, maupun perbandingan dengan kitab suci agama lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan beberapa pendapat para pakar tafsir mengenai definisi, kemunculan, urgensi, dan juga langkah-langkah tafsir muqarran, dengan tujuan untuk memunculkan wacana kajian yang lebih luas lagi. Penelitian ini tergolong kepada jenis kualitatif dengan menggunakan library research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir muqaran telah dilakukan sejak masa nabi dan berlangsung hingga sekarang. Keberadaan tafsir muqaran ini juga terbilang penting mengingat kelebihan yang dimiliki olehnya.References
Adz-Dzahabi, M. H. (1986). Al-Ittijahat al-Munharifah Fi Tafsir Al-Qur’an Al-Karim. Maktabah Wahbah.
Al-’Ani, M. A. M. (2013). At-Tafsir Al-Muqaran : Dirasah Ta’shiliyyah Tathbiqiyyah. Jamiah Baghdad Kuliyyah al-Ulum al-Islamiyyah.
Al-Khalidi, S. A. F. (2012). Al-Tafsir Al-Maudhu’i Bain an-Nadzriyyah wa at-Tathbiq. Dar al-Nafais.
Al-Kumi, A. S., & Al-Qasim, M. A. Y. (1982). At-Tafsir Al-Maudhu’i Li Al-Qur’an Al-Karim.
Al-Masyni, M. I. (2006). Al-Tafsir Muqaran Dirasah Ta’shiliyyah. Al-Syari’ah Wa Al-Qanun, 26.
Badrudin. (2002). Metode Penafsiran Al-Qur’an; Etika dan Karakteristiknya. Penerbit A-Empat.
Baidan, N. (2005). Wawasan Baru Ilmu Tafsir. Pustaka Pelajar.
Fahd, A. al-R. (1996). Buhuts Fi Ushul At-Tafsir Wa Manahijuhu. Maktabah at-Taubah.
Farmawi, A. al-H. (1994). Al-Bidayah fi Tafsir al-Maudhu’i (Suryan (trans.)). RajaGrafindo Persada.
Fir’aun, R. A. K. (2014). Al-Tafsir al-Muqaran bain al-Nadzriyyah wa at-Tathbiq. Dar al-Nafais.
Hariyadi, M., & Muhammad, A. (2022). Rekonstruksi Tafsir Muqaran. Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran Dan Keislaman, 6(01), 1–17. https://doi.org/10.36671/MUMTAZ.V6I01.273
Imadudin, I., & Ain, A. Q. (2022). Kategorisasi Tafsir dan Problematikanya dalam Kajian Kontemporer. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 2(3), 381–388. https://doi.org/10.15575/JIS.V2I3.18692
Izzan, A., & Moh. Saepudin, D. (2018). Metode Pembelajaran Al-Qur’an. Pustaka Aura Semesta.
Maladi, Y. (2021). Makna dan Manfaat Tafsir Maudhu’i. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Munawwir, A. W. (1984). Kamus Al-Munawwir Arab Indonesia. Pustaka Progresif.
Muslim, M. (1989). Mabahits Fi al-Tafsir al-Maudhu’i. Dar al-Qalam.
Nazaruddin. (2021). Pengantar Ulumul Qur’an. Cipta Media Nusantara.
Pasaribu, S. (2020). Metode Muqaran dalam Al-Qur’an. Wahana Inovasi : Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat UISU, 9(1), 43–47.
Putra, A., Anwar, H., & Hariyadi, M. (2021). Lokalitas Tafsir Al- Qur ’an Minangkabau. Al-Quds, 5(1), 309–336. https://doi.org/10.29240/alquds.v5i1.2550
Qomar, M. (2005). Epistemologi Pendidikan Islam dari Metode Rasional hingga Metode Kritik. Penerbit Univ. Sanata Dharma.
Riady, A., Maulana, A. R., Abie, A. S., & Anwar, S. (2021). Tafsir Dengan Pendekatan Komparatif ( Muqaran ). In Aneka Pendekatan Dalam Tafsir Al-Qur’an Dari Khazanah Islam Hingga Barat. Zahir Publishing.
Sa’id, A. A.-S. F. (1991). Al-Madkhal Ila Tafsir Al-Maudhu’i. Dar Tuzi’ Wa al-Nasyr al-Islamiyyah.
Shihab, M. Q. (1996). Membumikan al-Qur’an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat (13th ed.). Mizan.
Syasi, M., & Ruhimat, I. (2020). Ashil dan Dakhil dalam Tafsir Bi al-Ma’tsur karya Imam al-Suyuthi. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Taufik, A. (2019). Argumen Metode Tafsir Mawdu’i. At-Tibyan, 2(1), 74–89. https://doi.org/10.30631/ATB.V2I1.13
Zulaeha, E., & Dikron, M. (2020). Qira’at Abu ‘Amr Dan Validitasnya. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).