Tafsir Lughawi dalam Perspektif Sejarah
DOI:
https://doi.org/10.15575/jis.v3i4.31327Keywords:
analisis tekstual, corak tafsir, makna Al-Qur’an, metode tematik, tafsir kebahasaan.Abstract
Salah satu corak penafsiran Al-Qur’an adalah corak penafsiran kebahasaan atau yang dikenal dengan tafsir lughawi. Munculnya corak penafsiran ini sebagai upaya untuk menggali makna kandungan Al-Qur’an, karena bahasa merupakan faktor utama untuk memahami Al-Qur’an. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji corak tafsir lughawi dari segi sejarah, perdebatan ulama akan kemunculan tafsir lughawi hingga kelebihan dan kekurangannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui kajian pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tafsir lughawi memiliki peran penting untuk menemukan makna kandungan Al-Qur’an. Melalui corak penafsiran lughawi para mufasir dapat mengungkap berbagai konsep seperti etika, seni dan imajinasi Al-Qur’an. Salah satu contoh kitab yang menggunakan corak penafsiran tafsir lughawi adalah Al-Kasyaf karya Mahmud al-Zamakhsyari.References
Akbar, M. F. M., & Maulana, M. R. (2022). Kajian Historisitas Tafsir Lughowi. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 2(2), 239–246.
Al-Thayyar, M. S. (1993). Fushul fi Ushul Al-Tafsir. Dar Al-Nasr Al-Dauli.
Aziz, A. (2020). Al-Qur’an Dan Sastra: Antara Etika, Estetika, Dan Profetika. Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pengembangan Budaya Al-Qur’an, 20(1), 147–163.
Aziz, A., & Saihu, M. (2022). Historisitas dan Sumber Tafsir Kebahasaan dalam Memahami Bahasa Al-Quran. Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pengembangan Budaya Al-Qur’an, 22(01), 1–23.
Bakar, A. (1996). Aceh “Pengantar Sejarah; Sufi dan Tasawwuf.†Ramadhani, solo.
bin Abdurrahman Ar-Rumi, F. (2016). Ulumul Qur’an: studi kompeksitas Al-Qur’an. Aswaja Pressindo.
Darmalaksana, W. (2020). Metode penelitian kualitatif studi pustaka dan studi lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Fatahilah, A., Izzan, A., & Isnaeniah, E. (2016). Penafsiran Ali al-Shabuni tentang ayat-ayat yang berkaitan dengan teologi. Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur‟ an Dan Tafsir, 1(2), 165–175.
Fathurrohman, A., PdI, M., & Fahmul Iltiham, M. H. (2012). Pendalaman Ilmu Tafsir di PTAI non tafsir. Lulu. com.
Imadudin, I., & Ain, A. Q. (2022). Kategorisasi Tafsir dan Problematikanya dalam Kajian Kontemporer. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 2(3), 381–388. https://doi.org/10.15575/JIS.V2I3.18692
Ja’far, A. (n.d.). Musa’id Muslim Abdullah. Atsar Al-Tahawur Al-Fikriy Fi Al-Tafsir.
Mubarok, M. F., & Barkia, Z. R. (2021). Metode Tafsir Maudhu’i (Tawhidi) dan Langkah-Langkah Menurut Pandangan Ayatullah Muhammad Baqir Shadr. In E. Zulaiha & M. T. Rahman (Eds.), Makna dan Manfaat Tafsir Maudhu’i (pp. 72–92). Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Munawwir, A. W. (1984). Kamus Al-Munawwir Arab Indonesia. Pustaka Progresif.
Murni, D. (2020). Tafsir Dari Segi Coraknya Lughawi, Fiqhi Dan Ilmiy. SYAHADAH: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Keislaman, 8(1), 55–92.
Mustaqim, A. (2014). Metode Penelitian al-Qur’an dan Tafsir (1st ed.). Idea Press Yogyakarta.
Mustaqim, A., & Qudsy, S. Z. (2008). Pergeseran epistemologi tafsir. Pustaka Pelajar.
Putriyani, S. N. U., & Qalbah, I. N. (2023). Menyingkap Polemik Historisitas Tafsir Corak Lughawi. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 3(1), 43–50.
Rahman, M. T. (2016). Rasionalitas Sebagai Basis Tafsir Tekstual (Kajian atas Pemikiran Muhammad Asad). Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(1), 63–70.
Riyani, I. (2016). Menelusuri Latar Historis Turunnya Alquran Dan Proses Pembentukan Tatanan Masyarakat Islam. Al-Bayan J. Stud. Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(1), 27–34.
Sadjadi, D. (2020). Kaidah dan Kritik Penafsiran Al-Qur’an. TAHDZIB AL-AKHLAQ: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM, 3(2), 62–80. https://doi.org/https://doi.org/10.34005/tahdzib.v3i2.910
Shihab, M. Q. (1996). Membumikan Al-Qur’an. Mizan.
Syafrijal, S. (2013). Tafsir Lughawi. Al-Ta Lim Journal, 20(2), 421–430.
Warson, M. A. (1997). Al-Munawwir Kamus Arab-Indonesia. Surabaya: Pustaka Progresif, 1088(9).
Yunus, B. M., & Jamil, S. (n.d.). Penafsiran Ayat-Ayat Mutasyabihat Dalam Kitab Shafwah Al-Tafasir, ed. by Eni Zulaiha and M. Taufiq Rahman (Bandung: Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2020).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).