Perkembangan dan Resepsi Tafsir Hukmi di Kalangan Ulama
DOI:
https://doi.org/10.15575/jis.v3i4.31328Keywords:
corak tafsir, evolusi tafsir, hukum syariat, istinbath hukum, pesan al-Qur’an.Abstract
Tafsir hukmi merupakan pendekatan interpretasi Al-Qur'an yang fokus pada aspek-aspek hukum dan normatif dalam teks suci Islam. Penelitian ini menganalisis dari latar belakang kemunculan tafsir hukmi sejak masa Nabi Muhammad SAW hingga pengaruhnya pada pemikiran ulama kontemporer.Sejarah kemunculan corak tafsir hukmi ini sudah muncul pada masa Nabi Saw yang berkelanjutan hingga munculnya imam-imam Mazhab sampai adanya fanatisme mazhab. Tulisan ini membahas mengenai tafsir hukmi dengan tujuan menganalisis evolusi metode tafsir hukmi dalam tradisi Islam, mengidentifikasi berbagai metode interpretasi, serta memahami implikasinya terhadap praktik hukum Islam. Metode penelitian ini melibatkan analisis tekstual Al-Qur'an, studi literatur, dan wawancara dengan ulama tafsir. Hasil penelitian mengungkapkan keragaman pendekatan tafsir hukmi dalam mazhab-mazhab Islam yang berbeda, menyoroti kompleksitas interpretasi terhadap hukum-hukum syariat menjelaskan sejarah kemunculan corak hukum dalam dunia tafsir Al-qur’an, batasan istilah pembahasannya, perdebatan para ulama serta contoh kitab-kitab tafsir bercorak hukum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis berbasis penelitian kepustakaan dengan pendekatan sejarah dan tafsir. Pembahasan tafsir hukmi mencakup pembahasan yang berkenaan dengan hukum-hukum syariat dalam Al-Qur’an. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tafsir hukmi tetap relevan dalam konteks zaman modern, meskipun memunculkan berbagai tantangan dan perdebatan. Pendekatan ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip hukum Islam, memperkaya dialog antara agama dan hukum, serta memberikan landasan bagi perubahan dan reformasi hukum dalam masyarakat muslim memperlihatkan bahwa dalam mempraktikkan penafsiran bercorak hukmi tidak terlepas dari perbedaan pandangan para ulama dalam istinbat hukum. Kitab-kitab tafsir hukmi dapat di temukan dalam tafsir-tafsir yang bermazhab seperti Hanafi, Maliki, Syafii, Hanbali dan Zahiri.
References
Adz-Dzahabi, M. H. (2000). At-Tafsir wa Al-Mufassiruun. Maktabah Wahbah.
Agustin, K. F., Al Rahman, N., & Zulaiha, E. (2022). Tafsir ‘Aqa’idi dalam Kajian Baru. Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama, 5(2), 139–150.
Akbar, F. H. (2020). Al-Qur’an dalam Tafsiran Dekonstruksi dan Rekonstruksi. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Al-Dzahabi, M. H. (1976). al-Tafsir al-Mufassirîn. In Kairo: Dar al-Hadis, t. th.
Al-Qatthan, M. (1997). Mabahits fi ’Ulum Al-Qur’an. Maktabah Wahbah.
Al-Qurtuby. (n.d.). Jami’ lil Ahkam al-Quran. darel kutub al- misyhiriyah.
Ghinaurraihal, G., Zulaiha, E., & Yunus, B. M. (2021). Metode, Sumber dan Corak Tafsir Pada Penulisan Kitab Tafsir Isyaratul I’jaz Karya Said Nursi. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 1(4), 490–496.
Goldziher, I., & Tafsir, M. (2003). dari Aliran Klasik hingga Modern, terj. M. Alaika Dkk.(Yogyakarta: ELSAQ Press, 2003), 266.
Husein, A. (2020). Memahami Al-Qur’an Kontemporer Antara Teks, Hermeneutika Dan Kontekstualisasi Terhadap Ayat Perbudakan. Jurnal Ulunnuha, 9(2), 120–135.
Imadudin, I., & Ain, A. Q. (2022). Kategorisasi Tafsir dan Problematikanya dalam Kajian Kontemporer. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 2(3), 381–388. https://doi.org/10.15575/JIS.V2I3.18692
Maladi, Y. (2021). Makna dan Manfaat Tafsir Maudhu’i. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Manaf, A. (2021). Sejarah Perkembangan Tafsir. TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(2), 148–159.
Muslim, M. (1989). Mabahits Fi al-Tafsir al-Maudhu’i. Dar al-Qalam.
Mustaqim, A. (2010). Epistemologi tafsir kontemporer. LKiS.
Roifa, R., Anwar, R., & Darmawan, D. (2017). Perkembangan Tafsir di Indonesia. Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Tafsir 2, 1(Juni), 21–36.
Syarifah, U. (2010). Manhaj Tafsir dalam Memahami ayat-ayat Kisah dalam Al Quran. ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam, 11(2), 142–156.
Taufik, A. (2019). Argumen Metode Tafsir Mawdu’i. At-Tibyan, 2(1), 74–89. https://doi.org/10.30631/ATB.V2I1.13
Taufiq, W., Suryana, A., & Rahman, T. (2020). Penafsiran Ayat-Ayat Israiliyyat Dalam Al-Qur‟ an Dan Tafsirnya, ed. by Eni Zulaiha. Prodi P2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Ushama, T. (2000). Metodologi tafsir al-qur’an (Kajian kritis, objektif & komprehensif). Riora Cipta.
Yunus, B. M., & Jamil, S. (n.d.). Penafsiran Ayat-Ayat Mutasyabihat Dalam Kitab Shafwah Al-Tafasir, ed. by Eni Zulaiha and M. Taufiq Rahman (Bandung: Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2020).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).