Diskursus Tafsir Maudhu’i dalam Memahami Al-Qur’an
DOI:
https://doi.org/10.15575/jis.v3i4.31414Keywords:
analisis tekstual, metodologi tafsir, mufassir kontemporer, rahasia al-Qur’an, tafsir tematik.Abstract
Metodologi penafsiran merupakan salah satu aspek yang tidak dapat dipisahkan dari penafsiran Al-Qur’an. Mufasir dalam menafsirkan Al-Qur’an umumnya tidak terlepas dari empat metode penafsiran yaitu metode ijmali, tahlili, muqarran dan maudhu’i. Salah satu metodologi penafsiran yang banyak diminati oleh mufasir kontemporer adalah metode tafsir maudhu’i. Tujuan penelitian ini adalah menguraikan definisi tafsir maudhu’i, sejarah kemunculan, urgensi, langkah-langkah serta kelebihan dan kekurangan tafsir maudhu’i. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah menjelaskan bahwa metode tafsir maudhu’i merupakan metode penafsiran yang mengkaji Al-Qur’an sesuai tema tertentu. Penafsiran sesuai dengan tema bahasan ini sudah ada sejak penafsiran pada masa kenabian, sahabat hingga generasi berikutnya. Akan tetapi tafsir maudhu’i berdiri sendiri sebagai suatu metodologi penafsiran baru dikenal pada masa penafsiran modern-kontemporer. Metode tafsir maudhu’i dinilai cukup efektif dalam menjawab persoalan umat Islam pada zaman sekarang.References
Al-Farmawi, A. H. (1996). Metode Tafsir Maudhu’i: Suatu Pengantar. PT Raja Grafindo Persada.
Al-Farmawi, A. H., & Al, A.-B. F. A.-T. (1997). Maudhu’i. Mesir: Dirasat Manhajiyyah Maudhu‟ Iyyah.
Al-Munawwir, A. W. (1997). Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap. Yogyakarta: Pustaka Progressif.
Al-Qatthan, M. (1997). Mabahits fi ’Ulum Al-Qur’an. Maktabah Wahbah.
Al-Zarkasyi, B. M. bin A. (1984). Al-Burhan fi Ulum al- Qur’an Jilid 1. Dâr Turats.
Anwar, R. (2002). Metode Tafsir Maudhu’i dan cara penerapannya, terj. Bandung: Pustaka Setia.
Anwar, R. (2015). Muharom. Asep,†IImu Tafsir (Edisi Revisi)â€, Bandung: CV Pustaka Setia.(November 2015).
Apriani, L. D. (2023). Otoritas perempuan dalam relasi suami istri: Studi atas tafsir Feminis Husein Muhammad. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Awadin, A. P., & Hidayah, A. T. (2022). Hakikat dan Urgensi Metode Tafsir Maudhu’i. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 2(4), 651–657.
Baidan, N. (2012). Metodologi penafsiran al-Quran. Pustaka Pelajar.
Darmalaksana, W. (2020). Metode penelitian kualitatif studi pustaka dan studi lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Darmawan, D., Riyani, I., & Husaini, Y. M. (2020). Desain Analisis Semantik Alquran Model Ensiklopedik: Kritik atas Model Semantik Toshihiko Izutsu. AL QUDS: Jurnal Studi Alquran Dan Hadis, 4(2), 181.
HA, A. D. (1990). Urgensi Tafsir Maudlu ‘i Pada Masa Kini. Jakarta: Kalam Mulia.
Ismail, E. (2016). Analisis Semantik Pada Kata AhzÄb Dan Derivasinya Dalam Al-Quran. Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(2), 139–148.
Izutsu, T. (1956). Language and magic: studies in the magical function of speech (Vol. 1). The Other Press.
Maladi, Y. (2021). Makna dan Manfaat Tafsir Maudhu’i. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Mubarok, M. F., & Barkia, Z. R. (2021). Metode Tafsir Maudhu’i (Tawhidi) dan Langkah-Langkah Menurut Pandangan Ayatullah Muhammad Baqir Shadr. In E. Zulaiha & M. T. Rahman (Eds.), Makna dan Manfaat Tafsir Maudhu’i (pp. 72–92). Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Muharom, A. (2015). Ilmu Tafsir (Edisi Revisi)/Rosihon Anwar.
Rahman, M. T. (2014). Social Justice in Western and Islamic Thought: A Comparative Study of John Rawls’s and Sayyid Qutb’s Theories. Scholars’ Press.
Riyani, I., & Huriani, Y. (2017). Reinterpretasi AsbÄb Al-NuzÅ«l bagi Penafsiran Alquran. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, 2(1), 113–130.
Rosihon, A., & Muharom, A. (2015). Ilmu Tafsir. cet. ke-1. Bandung: Pustaka Setia.
Sa’id, A. A.-S. F. (1991). Al-Madkhal Ila Tafsir Al-Maudhu’i. Dar Tuzi’ Wa al-Nasyr al-Islamiyyah.
Salahudin, A. (2023). Sufisme Sunda. Nuansa Cendekia.
Shihab, M. Q. (2011). Membumikan Al-Qur’an Jilid 2 (Vol. 2). Lentera Hati Group.
Solehudin, S., Mulyana, Y., & Nurlela, A. (2020). Tiga varian metode tematik Mawdu’i dalam menafsirkan Al-Quran. Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Syasi, M., & Ruhimat, I. (2020). Ashil dan Dakhil dalam Tafsir Bi al-Ma’tsur karya Imam al-Suyuthi. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Taufiq, W., & Suryana, A. (2020). Penafsiran Ayat-Ayat Israiliyyat dalam Al-Qur’an dan Tafsirnya. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Yamani, M. T. (2015). Memahami Al-Qur’an dengan metode tafsir maudhu’i. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2).
Yunus, B. M., Rohman, A., & Durachman, A. J. R. (2021). Studi Komparatif Pemikiran Al-Farmawi, Baqir Shadr dan Abdussatar Fathallah Tentang Tafsir Maudhui. Jurmal Iman Dan Spiritualitas, Volume 1(3), 286–296.
Zulaiha, E., & Radiana, A. (2019). Kontribusi Pendekatan Semantik Pada Perkembangan Penelitian Al-Qur’an. Al-Bayan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).