Landasan Teologi dalam Tradisi Asyura Masyarakat Syiah di Desa Pasirhalang
DOI:
https://doi.org/10.15575/jpiu.17009Keywords:
Ashuro, Shia, TraditionAbstract
The purpose of this study is to describe the main research topics: 1). Community understanding of ashura in Pasirhalang Village; 2). Theological analysis in the perspective of the Shia school of ashura in Pasirhalang Village. This research is a field research, with descriptive qualitative method, and Shia Imamiyya theology as a knife of analysis. The findings in this study are first, various kinds of cultural traditions in commemorating the asyuroan, namely: the shura porridge tradition, telling the history of Husein in Karbala (maktal), tawasul, pilgrimage, tahlil. Second, the theological basis for the Ashura tradition of the Shia community in Pasirhalang Village.References
Ali-Fauzi, I. (2009). “Tiap Hari Asyura, Tiap Bulan Muharramâ€: Paradigma Karbala dan Protes Politik Kaum Syiah.
Anwar, Syamsul, and Haedar Nashir. "Gerakan Syi’ah Mempertahankan Eksistensinya dalam Konstelasi Politik Keagamaan di Indonesia."
Apridar, A., Nurdin, A., & Abubakar, M. (2016). Syiah di Aceh: Studi tentang Pengaruh Syiah dalam tradisi Keislaman-Kelilmuan dan Pemetaan Gerakan Sosial Keagamaan. Jurnal Konfrontasi, (2), 106-126.
Basuki, S. (2010). Metode Penulisan. Dalam Sulistyo-Basuki, Metode Penulisan (hal. 93).
Jakarta: Penaku.
Darmalaksana, W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Fakhriati, F. (2011). Pengaruh Syiah dalam Kehidupan Masyarakat Aceh (Refleksi atas Naskah Hikayat Hasan Husain dan Nur Muhammad). Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 11(2), 421-446.
Faiz, F. (2016). Sufisme-Persia Dan Pengaruhnya Terhadap Ekspresi Budaya Islam Nusantara. ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 17(1), 1-15.
Farhan. (2021, Desember 2). Tradisi kalimat haram jaddah (Defani. M, Interviewer) Fauzi, I. A. (2011). Paradigma Karbala dan Protes Politik Kaum SYIAH. Dialog, 34(2), 83-96.
Hasim, M. (2012). Syiah: Sejarah Timbul dan Perkembangannya di Indonesia. Jurnal Analisa, 19(02), 147-158.
Herdiansyah, H. (2010). Metode Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial Perspektif Konvensional dan Kontemporer Edisi 2. Jakarta Selatan: Salemba Humanika.
Ikhsan, M. (2021, Desember 12). Demi menegakkan agama Nabi (Defani. M, interviewer) Ikhsan, M (2021, Desember 12). Tradisi bubur syuro atau bubur merah bubur putih (Defani. M,
interviewer)
Ikhsan, M (2021, Desember 12). Asyura adalah prahara duka (Defani. M, interviewer) Imam, R. (2021, Desember 12). Keyakinan murni yang dimiliki orang Syiah (Defani. M,
interviewer)
Japarudin, J. (2017). Tradisi Bulan Muharam di Indonesia. Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam, 2(2), 167-180.
Khairuddin, H. A. (2017). Asyura: Antara Doktrin, Historis dan Antropologis Perspektif Dakwah Pencerahan. Al-Hiwar: Jurnal Ilmu dan Teknik Dakwah, 3(5).
Sofian, D. (2013). Sejarah & Budaya Syiah di Asia Tenggara. Yogyakarta: Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada.
MORGANA, C. M. (2017). Ritual Asy Syura sebagai Perwujudan Eksistensi Pergerakan Kaum Syiah Menurut Pasal 1 Uu No. 1 Pnps Tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan
Agama terhadap Penistaan Agama Islam (Doctoral dissertation, University of Muhammadiyah Malang).
Nazir, M. (1988). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Noor, J. (2013). Metodologi Penelitian. Jakarta: Prenada Media.
NURBAITI, M. Awal Masuknya Islam Mazhab Syiah Ke Indonesia.
Omas, p. (2021, Desember 12). Tradisi tahlil diambil dari peristiwa kembalinya keluarga nabi ke karbala (Defani. M, interviewer)
Omas, K (2021, Desember 12). Keyakinan dan ekspresi kecintaan (Defani. M, Interviewer)
Pasi, Kamaluddin MH. Kontroversi Penyiksaan Diri dalam Ritual ‘ĀsyÅ«rÄ Menurut Pandangan Syī’ah.
Rahman, K. (2020). Syiah di Pekalongan: Studi Atas Tradisi Syiah Pondok Pesantren Al Hadi Pekalongan Jawa Tengah. Religi: Jurnal Studi Agama-Agama, 16(1), 97-112.
saifuddin, A. (1999). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
S. Abdullah (2016, Oktober 10) Makna Muharram Asyura https://sofiaabdullah.wordpress.com/?s=Asyura
Sopian, S. (2021, Desember 21). Ziarah ke makam ulama untuk mendapatkan keberkahan (Defani. M, Interviewer)
Sopian, S (2022, Desember 12). Revolusi Al Husain akan tetap abadi (Defani. M, interviewer) Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Toha, M., & Andriani, D. (2012). Ruang Lingkup dan Tujuan Penelitian Pendidikan. Metode Penelitian.
Ulum, R. (2021). Dinamika Syiah di Indonesia.
Saputro, A. H. (2016). Konsep Syura Menurut Hamka dan M. Quraish Shihab. Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial, 3(2), 59-70.
Yusuf (2021, Desember 21). Asyura dan Karbala menyuguhkan keberanian yang akan membuat rasa takut dan bahkan kematian (Defani. M, Interviewer).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish in Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).