Kebangkitan Pendidikan Bani Abbasiyah Perspektif Sejarah Pendidikan Islam

Serli Mahroes

Abstract


Pendidikan Islam sebagai khazanah warisan sejarah hendaknya dilacak dari awal akar keberadaannya hingga sekarang. Oleh karenanya, diperlukan aneksasi (penggabungan) sistem pendidikan. Diperlukan sebuah perbandingan konsep pendidikan yang sudah ada dengan mencerahkan kembali ingatan kita pada praktek pendidikan yang pernah terjadi di masa lalu.Upaya penelusuran sejarah pendidikan Islam seakan menjadi syarat mutlak bagi umat Islam dalam menstimulus penciptaan kondisi, situasi pendidikan Islam sekarang ini. Berharap pelajaran ‘perbaikan’ menuju pendidikan Islam yang lebih baik. Seperti kata cerdik pandai; “al-muhafazatu ala al-qodimi shalih, wal akhadzu bi jadid ashlah”. (Menjaga tradisi menyambut inovasi). Maka dalam tulisan ini akan dideskripsikan selintas bagaimana realitas kebangkitan pendidikan pada masa bani Abbasiyah diikuti dengan telaah aplikasi teoritik dalam konteks pendidikan kontemporer. Tulisan ini disusun berdasarkan data-data berupa bahan pustaka ‘library research’ dengan metode deskriptif-historis. Dari kajian ini didapati bahwa sistem pendidikan Islam klasik berkembang menjadi peradaban dan tonggak puncak kejayaan Islam disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya sistem pendidikan yang diterapkan menggunakan konsep multikultural, nilainilai yang dikembangkan adalah semangat toleransi, keterbukaan, kesederajatan, kebebasan, keadilan, keragaman, demokrasi. Dan pesatnya peradaban ilmu pengetahuan didukung oleh pendidik yang memiliki visi dan misi berbasis kultural. Perlu dilakukan perpaduan antara komponen guru/ dosen, murid/ mahasiswa dan lingkungan pendidikan lainnya secara sinergis.

Keywords


Sejarah; Bani Abbasiyah; Pendidikan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.