PENDEKATAN MULTIKULTURAL DALAM PENGAJARAN BAHASA ARAB DI PESANTREN

Bukhori Bukhori

Abstract


Multicultural education is a popular term to describe diversity education. This research attempts to explain the various practices and learning processes in pesantren that are designed to reduce prejudice and change. Also, the program is also run for equal opportunities and social justice for all students. Finally, this research tries to explain about the curriculum that is arranged around the basic concepts for each tribe from several different groups. Islamic boarding schools designed in West Java are made the focus of research, qualitative-oriented research designs. Data collected from interviews and observations in the field. This research shows that the authority holders in pesantren work hard to unite their vision and practices related to the concept of multiculturalism, where teachers use examples and contents from various cultures to explain the main principles and theories in research and research. Then the teachers can understand multicultural education as a discussion of material in the case of Arabic assessment. It is pesantren with its culture and organization that develops social, racial, and gender classes, which speaks to the concept of multiculturalism education.


Full Text:

PDF

References


Andersen, R. & Cusher, K. (1994). Studi Multikultural dan Antar Budaya. Sydney: Prentice-Hall.

Awang Haji Abdul Hamid, Dato Seri Setia. (2004). Perkembangan Persekolahan Agama di Negara Brunai Darussalam dari Tahun 1956-1984 Masihi. Berakasa: Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei.

Ballantine, JH (2001). Sosiologi Pendidikan . New Jersey: Prentice Hall, Edisi ke-5.

Banks, J. (1993). Pendidikan Multikultural: Pengembangan Sejarah, Dimensi dan Praktek. Review of Research in Education, 19, 3-49.

Baron, RA & D. Byrne. (1997). Psikologi Sosial: Memahami Interaksi Manusia . Boston: Allyn dan Bacon.

Birch, HA (2001). Konsep dan Teori Demokrasi Modern . London: Routledge, edisi kedua.

Boyd, J. (1989). Masalah Kesetaraan di Sekolah Dasar . London: Paul Chapman Publishing, Ltd.

Brown, HD (1980). Prinsip Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa. New Jersey: Prentice-hall, Inc.

Burnett, G. (1994). Varietas Pendidikan Multikultural: Suatu Pengantar. Eric Clearinghouse on Urban Education: Digest, 98.

Dewantara, Ki Hadjar. (1946). Dasar-dasar Diskusiaroean Pengadjaran. Jogjakarta: Madjelis Loehoer Persatoean Taman Moerid.

Dewantara, K. H. (1936). Dasar-dasar Pendidikan. Jogjakarta: Madjelis Loehoer Persatoean Taman Moerid.

Dhofier, Z. (1986). Pesantren Tradisi: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES.

Feisal, J. A. (1995). Reorientasi Pendidikan Islam. Jakarta: Gema Insani Press.

Fraire, P. (1999). Pendidikan Pendidikan: Budaya, Kekuasaan dan Kebebasan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fraire, P. (2000). Pendidikan sebagai Proses . Terjemahan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hanurawan, F. & Diponogoro, A. M. (2005). Psikologi Sosial Terapan dan Masalah-masalah Sosial. Yogyakarta: Universitas Ahmad Dahlan Press.

Hasan. (1996). Masalah Multikultural dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Kertas Kerja disampaikan dalam Konferensi Internasional tentang Isu-isu dalam Pendidikan Masyarakat Pluralistik dan Tanggapan terhadap Tantangan Global Menuju Tahun 2020.

Hidayat, R. (2004). Ilmu yang Seksis. Yogyakarta: Jendela.

Ismail, F. (1999). “PKB, Pesantren dan Komunikasi Politik” dalam surat kabar Kedaulatan Rakyat . Yogyakarta: 10 Juli.

Lacar, LQ, GT Puno & NT Moner. (1986). Pendidikan madrasah di filipina dan perannya dalam integrasi nasional . Illigan City: MSU-IIT.

Madjid, N. (1990). Islam: Kemodernan dan Keindonesiaan. Bandung: Mizan.

Madmarim, H. (2002). Pondok & Madrasah di Patani . Bangi: Penerbit Universiti Kebangsaan Malaysia, edisi kedua.

Mastuhu. (1994). Pesantren Dinamika Sistem Pendidikan . Jakarta: INIS.

Mas'ud, A. (2004). Intelektual Pesantren, Perhelatan Agama dan Tradisi. Yogyakarta: LKiS.

Masyhud, S., & Khusnurdilo, M. (2003). Manajemen Pondok Pesantren. Jakarta: Diva Pustaka.

McLean, B. (1991). "Studi Multikultural" dalam C. Marsh [ed.]. Pengajaran Ilmu Sosial dan Lingkungan. Sydney: Prentice Hall.

Moos, R. H. (1979). Mengevaluasi Lingkungan Pendidikan . San Fransisco: Josey-Bass Publishers.

Pelly, U., & Menanti, A. (1994) . Teori-teori Sosial Budaya. Jakarta: Depdikbud RI.

Oliver, JP & C. Howley. (1992). “Memetakan Peta Baru: Pendidikan Multikultural di Pedesaan Sekolah ”dalam ERIC Clearinghouse tentang Pendidikan Pedesaan dan Sekolah Kecil: Intisari . ED 348196.

Qasmi, M. S. (2005). Kerangka Kerja Pendidikan Madrasah . India: Publikasi Manak, PVT. LTD. Rahardjo, Dawan [ed.]. (1985). Pesantren dan Pembaharuan . Jakarta: LP3ES, cetakan Empat. Ritzer, George & DJ Goodman. (2003). Teori Sosiologi Moderen . Terjemahan. Jakarta: Prenada Media, edisi keenam.

Robbins, S. P. (1996). Perilaku Organisasi. Yogyakarta: Aditya Media.

Rosnani, H. (2004). Dualisme Pendidikan di Malaysia . Kuala Lumpur: Oxford University Press, edisi kedua.

Schroeder, R. (1992). Max Weber dan Sosiologi Budaya . London: Sage Publications.

Shaleh, A. R. (1982). Pedoman Pembinaan Pondok Pesantren . Jakarta: Departemen Agama Republik Indonesia.

Sleeter, CE & CA Grant. (1988). Membuat Pilihan untuk Pendidikan Multikultural: Lima Pendekatan ke Ras, Kelas, dan Gender. New York: Perusahaan Penerbitan Macmillan.

Sorokin, P. (1947). Masyarakat, Budaya dan Kepribadian . New York: Harper & Row.

Tilaar, HAR (1999). Beberapa Agenda Reformasi Pendidikan Nasional dalam Perspektif Abad 21 . Magelang: Indonesia Tera.

Vygotsky, L. S. (1978). Pikiran dalam Masyarakat: Pengembangan Proses Psikologis Tinggi . Scribner, Sylvia: Souberman, Ellen.

Yasmadi. (2002). Modernisasi Pesantren . Jakarta: Ciputat Press.

Yunus, M. (1966). Sejarah Pendidikan Islam . Jakarta: Mutiara Jakarta.

Zainul, A. (2008). "Locus of Control, Self-Esteem dan Tes Baku" dalam Historia: Jurnal Studi Sejarah. Bandung: Jurusan Pendidikan Sejarah FPIPS UPI, Edisi Khusus I [Februari], hal.1-12.




DOI: https://doi.org/10.15575/jk.v2i2.6664

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Bukhori Bukhori

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________________

E - ISSN : 2622-6103


KELOLA is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.>

 

Published by : PUSAT KAJIAN Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Flag Counter

 


View My Stats