TASAWUF DAN DEMOKRASI: TELAAH PEMIKIRAN ABDURRAHMAN WAHID
DOI:
https://doi.org/10.15575/kl.v4i1.24470Keywords:
Tasawuf, Demokrasi, GusDur.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi dari tasawuf dan demokrasi dalam pemikiran GusDur. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan liblary research dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian adalah buku dan jurnal yang membahas pemikiran tasawuf dan politik GusDur. Sedangkan dalam analisis data penulis menggunakan teknik analisis kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa kemanusiaan merupakan jalan tasawuf GusDur. Bagi Gusdur semua manusia adalah sama. Gusdur mengejawantahkan nilai-nilai Islam dalam wujud kepedulian menyangkut aspek kemanusiaan. GusDur menekankan bahwa Islam tidak semata agama yang menitikberatkan pada individu namun juga kolektivitas dalam masyarakat yang ditopang oleh sikap toleransi dan rasa saling menghormati. Selain itu, Gusdur juga berangapan bahwa demokrasi yang ideal tidak akan tercapai jika tidak adanya korelasi antara pemegang kekuasaan atau pemerintah dengan rakyat. Tentunya, demi terciptanya sistem pemerintahan yang baik harus didasari dari sikap moralitas yan tinggi dari dua belah pihak dan moralitas dapat diperoleh melalui jalan tasawuf.
References
Abdul Qadir Isa. “Hakekat Tasawuf.†Qisthi Press, 2014. https://inlislite.uin-suska.ac.id/opac/detail-opac?id=23210.
Al-Mustaufi, Yahya. Ajaran Sang Wali. Tebuireng: Pustaka Al-Khumul, 2014.
Ali Nurdin, Ahmad. “KAJI ULANG KONSEP HUBUNGAN ISLAM DAN DEMOKRASI.†JRP (Jurnal Review Politik) 6, no. 1 (June 24, 2016).
http://jurnalfuf.uinsby.ac.id/index.php/JRP/article/view/1076.
Arikunto, Suharsini. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 1993.
Barton, Greg. Biografi Gus Dur. Yogyakarta, 2016.
Basyir, Musoffa. “Pembelaan Gusdur Terhadap Kesesatan Jemaah Ahmadiyah.†Religia 16, no. 1 (2016). http://e-
journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/Religia/article/view/659/950.
Bawasalu. Draf Modul Sekolah Kader Pengawasan Pemilu Partisifati. Jakarta: BAWASLU RI, 2017.
Budiyanto, Dwi. “PENYIMPANGAN IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM HUMOR-HUMOR GUS DUR.†LITERA 8, no. 2 (February 28, 2009).
https://doi.org/10.21831/LTR.V8I2.1206.
Fethullah Gulen, Muhammad. Tasawuf Untuk Kita Semua, Terj. Fuad Syaifuddin Nur. Jakarta: Republika, 2014.
Huberman, Milles. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia, 1992.
Muhammad, Husein. Sang Zahid: Mengarungi Sufisme Gus Dur. Yogyakarta: Lkis, 2012.
MUI. “Fatwa Ini Dikeluarkan Oleh MUI, Setelah Mengadakan Musyawarah Nasional (MUNAS) Ke-VII Pada Tanggal 26-29 Juli,†2005.
“Peran Gus Dur Di Balik Kemeriahan Imlek...†Accessed January 13, 2023. https://nasional.kompas.com/read/2017/01/30/06060031/peran.gus.dur.di.balik.kemeriahan.imlek.
Santalia, Indo. “K.H. Abdurrahman Wahid: Agama Dan Negara, Pluralisme, Demokratisasi, Dan Pribumisasi.†Jurnal Al Adyaan;
Jurnal Sosial Dan Agama 1, no. 02 (2015). https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/adyan/article/view/1340.
Shah, Idries. Special Illumination. London: Octogon Press, 2017.
Thalhah, HM. “Teori Demokrasi Dalam Wacana Ketatanegaraan Perspektif Pemikiran Hans Kelsen.†Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 16, no. 3 (2009). https://doi.org/10.20885/iustum.vol16.iss3.art6.
Wahid, Abdurrahman. Islamku, Islam Anda, Islam Kita. Jakarta: Democracy Project, 2011.
———. Tuhan Tidak Perlu Dibela. Yogyakarta: Lkis, 2017.
Washil, Izzuddin, and Ahmad Khoirul Fata. “Pemikiran Ibn Taymīyah Tentang Sharī‘ah Sebagai Tujuan Tasawuf.†Teosofi:
Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam 7, no. 2 (December 28, 2017). https://doi.org/10.15642/TEOSOFI.2017.7.2.316-338.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).