Kehidupan Masyarakat Bima Pada Masa Kepemimpinan Sultan Muhammad Salahuddin Tahun 1915-1951

M Al Qautsar Pratama

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tentang peranan Sultan Muhammad Salahuddin dalam perkembangan Islam di daerah Bima. Masalah yang diteliti dalam tulisan ini difokuskan pada Bagaimana kondisi Bima pra Sultan Muhammad Salahuddin, Bagaimana Usaha-usaha Sultan Muhammad Salahuddin dalam mengembangkan Islam di Bima dan Bagaimana tantangan dan peluang yang dihadapi Sultan Muhammad Salahuddin dalam mengembangkan Islam di Bima. peneliti menggunakan metode sejarah, untuk mengungkapkan fakta sejarah tentang biografi Sultan Muhammad Salahuddin dan peranannya dalam perkembangan Islam di daerah Bima. Untuk menganalisis fakta tersebut peneliti menggunakan pendekatan yang sering digunakan dalam penelitian sejarah, yaitu pendekatan politik, sosiologi, antropologi, agama dan pendidikan. Penelitian ini menemukan Muhammad Salahuddin lahir dalam lingkungan istana dan dibesarkan oleh para ulama. Dari didikan ulama inilah sehingga membentuk kepribadian sultan sampai tumbuh dewasa. Muhammad Salahuddin di nobatkan menjadi Sultan setelah kematian saudaranya Abdul Azis dan mendapatkan pelajaran dari ulama di daerah dan luar daerahnya sehingga pada masa kepemimpinanya Islam di Bima mengalami perkembangan, dalam mengembangan Islam di daerah Bima Sultan melakukan pembaharuan sehingga pada masanya Islam di derah Bima mengalami kejayaan. Adapun hal-hal yang dilakukan oleh Sultan adalah membagun lembaga-lembaga pendidikan baik formal maupun non formal, dan masjid-masjid dan dalam menunjang kemajuan daerah Bima Sultan membiayai dan memberikan beasiswa kepada remaja yang sekolah di timur tengah dan bagi mereka yang memiliki kemampuan dalam bidang agama.

Keywords


Masyarakat Bima, Pemimpin, Sultan Muhammad Salahuddin

Full Text:

PDF

References


Gani Abdullah, A. (2005). Badan Hukum Syara Kesultanan Bima. Jakarta: IAIN Syarif Hidayatullah. Gani Abdullah, A. (2015). Bima Dalam Lintasan Sejarah. Jakarta: Bima Genta Publishing. Haris, T. (2004). Kerajaan Tradisional di Indonesia. Jakarta: Gramedia. Ismail, M. H. (2014). Raja dan Sultan Bima. Bima: Pemerintah Kabupaten Bima. Malingi, A. (2010). Kiprah Raja-Raja Bima. Bima: Pemerintah Kabupaten Bima. Nasiwan, C. dan. (2012). Dasar-Dasar Ilmu Politik. Yogyakarta: Ombak. Prastowo, A. (2011). Memahami Metode-Metode Penelitian: Suatu Tinjauan Teoritis dan Praktis. Yogyakarta: AR-Ruzz Media.

Rahardjo, M. (2010). Triangulasi dalam penelitian kualitatif. Rahman Hamid, A. (2014). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Ombak. Sjamsuddin, H. (2007). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak. Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kauntitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.15575/kt.v1i1.7128

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 M Al Qautsar Pratama

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

1th Floor, Building of Program Pasca Sarjana UIN Sunan Gunung Djati
Jalan Cimencrang, Cimenerang, Kec. Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat
Handphone: +6282176562270

E-mail: Kthelogia@uinsgd.ac.id

Lisensi Creative Commons

Khazanah Theologia are licensed under Attribution-ShareAlike 4.0 International