Kajian Semiotika Jacobson terhadap Dialog Nabi Ya’qub dan Nabi Yusuf dalam Surat Yusuf

Kajian Semiotika Jacobson terhadap Dialog Nabi Ya’qub dan Nabi Yusuf dalam Surat Yusuf

Authors

  • Maulana Yusuf Yayasan Daarul Muthmainah Bandung Barat
  • Solehuddin Solehuddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.15575/mjiat.v2i1.23779

Keywords:

Tafsir, Semiotika, Keluarga Islam, Surah Yusuf.

Abstract

Pandangan bahwa peran ayah hanya sekedar pencari nafkah mengakibatkan kurangnya tanggungjawab ayah dalam pendidikan anak. Di sisi lain, Al-Quran banyak mengkisahkan dialog antara ayah dan anak. Hal ini mengisyaratkan bahwa al-Quran mendorong agar ayah senantiasa berperan dalam pendidikan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dialog yang terjadi antara ayah dan anak dalam al-Quran, yaitu pada kisah Nabi Ya’qub. Pendekatan yang digunakan dalam menganalisis data tersebut adalah penggunaan model semiotika Jakobson yaitu teori kode dan pesan (code massage). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa analisis semiotika Jacobson melahirkan kesimpulan bahwa dialog ayah dan anak pada surat Yusuf dapat dilihat dari enam faktor yaitu: (1) Pengirim yang semuanya baik kecuali sepuluh saudara Nabi Yusuf; (2) Penerima yang semuanya baik;(3) Pesan yang bervariasi dari Tauhid, Amal Shalih dan Etika; (4) Konteks situasi yang melatarbelakangi seluruh dialog; (5) Kode panggilan sebagian besar diucapkan dengan kata-kata lembut; dan (6) Kontak dalam dialog seluruhnya respon baik.

References

Ahmad, N. (2018). Tafsir Ayat-Ayat Pendidikan; Menyingkap Pesan-Pesan Pendidikan dalam Al-Quran (IV). Marja.

Al-Asfahani, A.-R. (1984). Mu’jam mufradat Alfaz al-Qur’an. Beirut: Dar Al-Fikr, Tt.

Al-Husain bin Muhammad bin Mufadhal, A.-R. al-A. (2010). Mu’jam Mufradat al-Alfadz Alquran. Dar Al-Fikr.

al-Mathiri, S. I. U. (2014). al-Af’al Almu’atstsirah fi Uqud al-Muamalat. Riyadh: Dar al-Syami’i.

Az-Zuhaili, W. (1991). Al-Tafsir Al-Munir Fi al-’Aqidah Wa al-Syari’ah Wa al-Manhaj. Daar al-Fikr.

Badrudin. (2009). Paradigma Metodologis Penafsiran Al-Quran (Kajian Madzahib Tafsir). Pustaka Nurul Hikmah.

Ekawati, E. (2020). Majaz Al-Qur’an dalam Perspektif Sejarah (Studi Perbandingan antara Abi Ubaidah, al-Jahizh dan Qadhi ‘Abdul Jabbar). Hikmah: Journal of Islamic Studies, 15(2), 338–358.

HAMKA. (2015). Tafsir Al-Azhar, Jilid 4. Gema Insani.

Ibnu’Asyur, M. bin T. (1997). Tafsir Al-Tahrir Wa Al-Tanwir. Daar Suhnun Li al-Nasyr Wa al-Tauzi’.

IbnuKatsir, I. bin U. (1997). Qashash al-Anbiya’ (V). Daar Thiba’ah Wa al-Nasyr al-Islamiyyah.

IbnuKatsir, I. bin U. (1999). Tafsir Al-Quran Al-’Adzim (II). Daar Thaibah Li al-Nasyr Wa al-Tauzi’.

Jacobson, A. (2020). The orphan, the donor and the photograph: humanitarianism and photography in post-First World War Jerusalem. Middle Eastern Studies, 57(1), 37–56. https://doi.org/10.1080/00263206.2020.1811971

Jacobson, R. (1977). Biblical Semiotics. Semiotic Scene, 1(1), 5–26.

Jacobson, R. (1981). Satanic semiotics, Jobian jurisprudence. Semeia, 19, 63–71.

Jacobson, R., & Lenhart, M. D. (1979). A Survey of Semiotics Resources in the Midwest. Semiotic Scene, 3(2), 75–93.

Khalid, A. (2021). Khowatir Qur’aniyyah; Nadzarat Fi Ahdafi Suwaril Qur’an (Terjemah) (A. F. Khozin (ed.); VIII). Al-I’tishom.

Mahasneh, A. A., & Bashayreh, H. (2021). A semiotic translation of memes: Trump’s visit to Saudi Arabia as a case study. Young.

Mufidah, J. (2018). Initiating an Islamic Family in The Middle of the Rapid Flow of Globalization. International Conference of Moslem Society, 2, 211–221.

Omran, A. R. (2012). Family planning in the legacy of islam. In Family Planning in the Legacy of Islam. https://doi.org/10.4324/9780203167977

Quthb, S. (2003). Tafsir Fii Dzilalil Quran (Terjemah); Jilid 6 (A. Yasin (ed.)). Gema Insani.

Rosyad, R., Rahman, M. T., Setia, P., Haq, M. Z., & Pr, R. F. B. V. (2022). Toleransi dan Perdamaian di Masyarakat Multikultural. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Rusli, R. (2020). The Role of Family in Preventing Social Conflict in Society From Islamic Perspectives. Hunafa: Jurnal Studia Islamika, 17(1), 108–122.

Shihab, M. Q. (2008). Lentera Al-Quran: Kisah dan Hikmah Kehidupan. Mizan Pustaka.

Silverman, D. (2015). Interpreting qualitative data. Sage.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.

Taufiq, W. (2016). Semiotika untuk Kajian Sastra dan al-Qur’an. In Bandung: Yrama Widya.

Taufiq, W. (2018). Pembelajaran Balaghah Berbasih Linguistik Modern. Lisan Arabi.

Ushama, T. (2020). Islam: A religion of peace or force? An analysis based on the Qur’Än Sunnah and Islams heritage. Hamdard Islamicus, 43(4), 35–54. https://api.elsevier.com/content/abstract/scopus_id/85108950842

Yayan, R., & Dadan, R. (2013). Metodologi Tafsir Al-Quran. Pustaka Setia.

Downloads

Published

2023-04-14
Loading...