Studi Kritis Metode Tafsir Tahlili
DOI:
https://doi.org/10.15575/mjiat.v2i1.25147Keywords:
Tafsir tahlili, Tafsir Al-Qur`an, Kritik Tafsir.Abstract
Metode tahlili memasukan banyak aspek dalam tafsirnya. Banyak ilmu yang terkandung di dalam tafsir tahlili tetapi di zaman sekarang seringkali tafsir tahlili dianggap kolot, usang, tidak dapat dijadikan solusi permasalahan dan penyampaian maknanya yang bertele-tele, sedangkan di zaman sekarang umat membutuhkan tafsir yang kontekstual dan hidup sehingga dapat menjadi solusi dalam hidupnya. Oleh karena itulah tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan penjelasan terkait tafsir tahlili yang terletak pada metode tafsir umum dan metode khusus, sejarah munculnya tafsir tahlili dan karakteristik tafsir tahlili. Penelitian ini menggunakan kajian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah penjelasan terkait tafsir tahlili yang terletak pada metode tafsir umum (manhaj) kemudian juga memiliki metode khusus yang berasal dari orientasi penulis tafsir (uslub), dimana tafsir tahlili dapat becorak sufi, fiqhi, falsafi, ilmi dan adabi ijtima’i. kemunculan metode tafsir tahlili merupakan hasil dari ketidakmampuan umat pada masa pelebaran kekuasaan islam di kawasan non-Arab untuk memahami Al-Qur’an. Tafsir dengan metode tahlili juga dapat dikatakan sebagai metode penulisan tafsir pertama, dengan munculnya Kitab Ath-Thabari sebagai buktinya. Karakteristik tafsir tahlili dapat diilihat dari seorang mufassir yang menganalisa Al-Qur’an dari berbagai aspek, mulai dari kebahasaan, sastra, asbabun nuzul, munasabah, qiroat, balaghah, dan hukum fikih.References
Ahmad, K., & Marardi, K. (2014). Contributions of Mahmud Yunus to the interpretation of the Quran: A study of Tafsir Qur’an Karim. Online Journal of Research in Islamic Studies, 1(1), 87–101.
Akhyar, F. (2021). Diskursus Metodologi dan Karya-karya Tafsir al-Quran Generasi Awal di Indonesia. Zahir Publishing.
Al-Qurthubi, A. ’Abdullah M. bin A. bin A. B. A.-A. (2009). Al-Jamī’ li AhkÄm Al-Qur’Än (Vol. 9; Mu. I. A.-H. M. H. Utsman, Ed.). Jakarta: Pustaka Azzam.
al Jabiry, M. A. (1965). Islamic Methodology in History. Karach: Central Institue of Islamic Research.
Amaliya, N. K. (2018). Arah Metodologi Tafsir Kontemporer. Qalamuna, 10(1), 75–99.
Amin, F. (2017). Metode Tafsir Tahlili: Cara Menjelaskan al-Qur’an dari Berbagai Segi Berdasarkan Susunan Ayat-ayatnya. Kalam, 11(1), 235–266.
Ar-Râzî, F. (1981). Tafsîr al-Kabîr Mafâtih al-Ghayb. Juz.
Baidan, N. (2012). Metodologi penafsiran al-Quran. Pustaka Pelajar.
Brannen, J. (2017). Mixing methods: Qualitative and quantitative research. Routledge.
Elhany, H. (n.d.). Metode Tafsir Tahlili dan Maudhu’i.
Faris, A. bin. (1999). Mu’jam Maqayis Al-Lugah. Beirut: Dar Al-Fikr.
Hämeen-Anttila, J. (2017). Paradise and nature in the Quran and pre-Islamic poetry. In Roads to Paradise: Eschatology and Concepts of the Hereafter in Islam (2 vols.) (pp. 136–161). Brill.
Hidayat, H. (2020). Sejarah Perkembangan Tafsir Al-Qur’an. Al-Munir: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(01), 29–76. https://doi.org/10.24239/al-munir.v2i01.46
Hujair, S. A. . (2008). Metode Tafsir (Perkembangan Metode Tafsir Mengikuti Warna atau Corak Mufassirin. Al-Mawarid.
Juynboll, G. H. A. (1973). The qurra’in early Islamic history. Journal of the Economic and Social History of the Orient, 16(1), 113–129.
Karman, S.-M. (2002). Ulumul Qur’an. Bandung: Pustaka Islamika.
KBBI. (2018). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Retrieved from kbbi.kemdikbud.go.id
Martin, J. K. (2011). Islam’s First Arrow: The Battle of Badr as a Decisive Battle in Islamic History and Its Significance Today. Air University School of Advanced Air and Space Studies Maxwell AFB United ….
Mu’min, M. (2016). Metodologi Ilmu Tafsir. Idea Press Yogyakarta.
Nuraini, N., & Zulaiha, E. (2022). Principles Methodology on Quranic Interpretation in Indonesia [Analysis on Interpretation Method of Tafsir Al-Azhar And Tafsir Al-Misbah]. Mashadiruna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(1), 33–39.
Rahman, F. (2009). Major Themes of the Qur’an. University of Chicago Press.
Rokim, S. (2017). Mengenal Metode Tafsir Tahlili. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(03).
Rosalinda, R. (2020). Tafsir Tahlili: Sebuah Metode Penafsiran Al-Qur’an. Hikmah Journal of Islamic Studies, 15.
Rozak, M. S. A., Albar, D., & Yunus, B. M. (2021). Metodologi Khusus dalam Penafsiran Al-Quran oleh Al-Alusi Al-Baghdadi dalam kitab Tafsir Ruh Al-Ma’ani. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 1(1), 20–27.
Setia, P., & Syarif, D. (2022). Reviewing the Role of the Coordinating Board for Campus Da’wah Institutions (BKLDK) In Spreading Radicalism. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 22(2), 295–324.
Shaban, M. A. (1971). Islamic history: a new interpretation (Vol. 2). Cambridge University Press.
Shihab, M. Q. (1997). Membumikan Al-Qur’an (XV). Jakarta: Mizan.
Shihab, M. Q. (2005). Tafsir Al-Mishbah, Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an (Vol 1). Jakarta: Lentera Hati.
Syam, I. K., Komarudin, E., & Taufiq, W. (2022). Types and Purposes of Kinayah in the Qur’an. Mashadiruna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(1), 17–24.
Turmuzi, M., & Dozan, W. (2021). Sejarah Metodologi Ilmu Tafsir Al-Qur’an (Teori, Aplikasi, dan Model Penafsiran). Bintang Pustaka Madani.
Yasin, H. (2020). Mengenal Metode Penafsiran Al Quran. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 34–51.
Zainuddin, A. (2016). Tafsir bi al- ra’yi. Mafhum, 01(01), 14.
Zuhdi, M. N., & Syamsuddin, S. (2018). The Contemporary Qur’anic Exegesis: Tracking Trends in The Interpretation of The Qur’an in Indonesia 2000-2010. JAWI, 1(1).
Zulaiha, E. (2017). Tafsir Kontemporer: Metodologi, Paradigma dan Standar Validitasnya. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, 2(1), 81–94.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).