Metode Penafsiran Abu al-Su’ud Al-‘Imadi dalam Kitab Irsyad al-‘Aql al-Salim ila Mazaya al-Kitab al-Karim
DOI:
https://doi.org/10.15575/mjiat.v2i2.25238Keywords:
Abu al-Su’ud al’Imadi, Irsyad al-‘Aql al-Salim ila Mazaya al-Kitab al-Karim, metodologi tafsirAbstract
Tujuan tulisan ini adalah untuk mengkaji metodologi dalam buku tafsir “Irsyad al-‘Aql al-Salim ila Mazaya al-Kitab al-Karim†karya Abu al-Su’ud Al-‘Imadi. Kajian mencakup aspek-aspek seperti sumber-sumber penafsiran (mashdar), metode penafsiran (manhaj), dan orientasi penafsiran (ittijah). Selain itu, tulisan juga memberikan gambaran singkat tentang biografi mufassir, wawasan keilmuan mufassir, dan latar belakang penulisan tafsir tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab tafsir “Irsyad al-‘Aql al-Salim ila Mazaya al-Kitab al-Karim†karya Abu al-Su’ud Al-‘Imadi, dari segi sumber penafsiran, masuk dalam kategori tafsir bi al-Ra’yi. Dari segi metode penafsiran, kitab ini menggunakan metode tahlili. Sementara dari segi orientasi penafsiran, tafsir ini cenderung memiliki orientasi kebahasaan (lughawi). Abu al-Su’ud al-‘Imadi hidup pada masa kejayaan Kesultanan Utsmaniyah, di mana masyarakat menikmati kemakmuran dan keamanan, serta ilmu pengetahuan berkembang pesat. Oleh karena itu, orientasi penafsiran dalam kitabnya tidak banyak berfokus pada isu-isu sosial dan kemasyarakatan. Sebaliknya, orientasi penafsiran Abu al-Su’ud lebih dominan pada aspek kebahasaan. Kecintaannya yang mendalam terhadap sastra Arab dan kemahirannya dalam bidang tersebut menjadi faktor kuat yang menjadikan tafsirnya berorientasi kebahasaan (lughawi).
References
Abdul Hayyi bin Ahmad bin Muhammad. (1993). Shadharat al-Dhahab Fi Akhbari man Dhahab. Dar Ibnu Kahir.
Ahmad, H., Amin, E., Ahmad, H., & Amin, E. D. I. (2015). Integrasi Ayat-Ayat Al-Quran dalam Seloko Adat Jambi : Transformasi Dakwah Kultural Integration of Al-Quran Verses in Jambi ’ s Seloko : Cultural Dakwa Transformation. Kontekstualita, 30(1), 1–24.
Al-‘Aidarus, A. Q. bin A. (2001). al-Nur al-Safir ‘an Akhbar al-Qarn al-‘Asyir. Dar Sadir.
Al-Burini, H. (1959). Tarajim al-A ‘yan min Abna’al-Zaman. Tahqiq Salah Al-Din Al-Munajjid. Damsyiq. Al-Majma’al-‘Ilmi.
Al-Dhahabi, M. H. (1976). al-Tafsir wa al-Mufassirun. Dar al-Fikr.
Al-Dzahabi, M. H. (1976). al-Tafsīr wa al-Mufassirūn. Mesir: Dar.
Al-Farmawi, A. H. (1977). Al-Bidâyah Fî At-Tafsîr Al-Maudhû’î. Maktabah Al-Hadharah Al-Arabiyah.
Al-Rûmî, F. B. ‘Abd A.-R. bin S. (2019). PRINSIP DASAR DAN METODOLOGI PENAFSIRAN AL-QUR’ÂN. Judul Asli: Buhuts fi Ushul al-Tafsir wa Manahijih. Antasari Press.
Al-Su’ūd, A. (n.d.). IrsyÄd al-‘Aql al-SalÄ«m ilÄ MazÄyÄ al-KitÄb al-KarÄ«m. In Beirut: DÄr al-Fikr.
Bali, A. bin. (1975). Al-‘Aqd al-Manzum fi Dhikri Afadil al-Rum. Dar al-Kutub al-‘Arabi.
Fensink. (1934). Dairat al-Ma’arif al-Islamiyah, Terjemah ke Bahasa Arab Muhammad Thabit al-Fandi dkk. Matba’ah Mishriyyah.
Husain Ali Gazi, A. S. (2013). Al-Lu’lu al-Mandhud fi Nasab al-Sayyid Mahmud. Dar al-Mathbu’at li al-Nasyr.
Izzan, A., & Tamimi, T. M. (2022). The Concept of Dhikr in the Quran and its Relation to Mental health (Analysis Study of Surah Ar-Ra’d Verse 28). Mashadiruna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(1), 25–32.
Jannah, I. L. (n.d.). Pious yet Trendy Young Muslim:’The Bros Team’and Public Qur’an in Indonesia. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis. https://ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/alquran/article/view/4465
KBBI. (2018). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kbbi.kemdikbud.go.id
Koentjaraningrat, H. F. (2014). Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Gramedia.
Luis, B. (1992). Istanbul Wa Hadharat al-Khilafah al-Islamiyah: Terjemah Bahasa Arab Sayyid Ridwan Ali. Dar al-Su’udiyyah li al-Nashr wa al-Tawzi’.
Mubarak, H. (2014). Pemikiran Teologi Al-Ash’ariy Dalam tafsir Irshad al-Aql al-Salim Ila Mazaya al-Kita al-Karim karya Abu al-Su’ud. Tesis Pascasarjara UIN Sunan Ampel Surabaya.
Muhammad, A.-S. (1405). Min A’lam al-Tafsir al-Bayani: Abu al-Su’ud Hayatuhu wa Manhajuhu fi al-Tafsir. Majalah al-Azhar.
Skoda, H. (2012). Legal Performances in Late Medieval France. Legalism: Anthropology and History, 279.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Alpabeta.
Syahroni, A. (2019). Pembahasan Metode Pemahaman Hadis Imam Syafi’i. Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial …. http://www.ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/aktualita/article/view/61
Syam, I. K., Komarudin, E., & Taufiq, W. (2022). Types and Purposes of Kinayah in the Qur’an. Mashadiruna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(1), 17–24.
Zulaiha, E. (2017). Tafsir Kontemporer: Metodologi, Paradigma dan Standar Validitasnya. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, 2(1), 81–94.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).