Hakikat dan Urgensi Metode Tafsir Maudhu’i
DOI:
https://doi.org/10.15575/mjiat.v2i2.25241Keywords:
Tafsir Tematik, Interpretasi Al-Qur’an, Permasalahan Umat Islam.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode tafsir maudhu’i, mulai dari aspek historis, dasar dan urgensi, prosedur, hingga kelebihan dan kekurangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan pendekatan deskriptif-analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tafsir maudhu’i memiliki akar historis yang mencakup era Nabi Muhammad Saw dan pengembangannya oleh peneliti di Universitas Al-Azhar Kairo pada abad ke-14 H/20 M. Dasar dan urgensi metode ini berasal dari upaya Nabi Muhammad Saw untuk menjawab pertanyaan sahabat tentang berbagai masalah. Prosedur tafsir tematik ini melibatkan pemilihan judul, pemilihan ayat, penyusunan ayat, studi tentang penafsiran ayat, pemahaman makna ayat, pengembangan ide, penerapan metodologi, dan penentuan tujuan yang jelas. Metode tafsir maudhu’i memiliki sejumlah kelebihan, seperti kepraktisan, sistematika, dinamika, efektivitas, dan efisiensi dalam menghadapi tantangan zaman kontemporer. Namun, ada juga kekurangan yang perlu diperhatikan, yaitu potensial untuk membatasi pemahaman ayat dan mempartisi pembahasan ayat dalam konteks tema lain.
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif (1 ed.). (P. Rapanna, Ed.) Makassar: CV. Syakir Media Press.
al-Farmawi, '. a.-H. (1977). al-Bidayah fi al-Tafsir al-Maudhu'i. Kairo: al-Hadharah al-'Arabiyyah.
Alpaqih Andopa, H. N. (2018, Desember). The Meaning of Nafs in the Qur’an Based on Quraish Shihab’s. AJIS : Academic Journal of Islamic Studies, 3(2), 140-162.
Dinni Nazhifah, F. I. (2021, Juli-September). Hakikat Tafsir Maudhu’i dalam al-Qur’an. Jurnal Iman dan Spiritualitas, 1(3), 368-376.
Elhany, H. (2018). Metode Tafsir Tahlili dan Maudhu'i. Ath-Thariq, 2(1), 288-303.
Fauzan. (2019). Metode Tafsir Maudhu'i (Tematik). Al-Dzikra, 13(2), 195-228.
Hidayatulloh, M. K. (2018, Desember). Konsep dan Metode Tafsir Tematik (Studi Komparasi Antara Al-Kumi dan Mushthofa Muslim. Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur‟an dan Tafsir, 3(2), 130-142.
Ihsan Nursidik, M. E. (2021). Tinjauan Kritis terhadap Metode Tafsir Maudhu’i. Iman dan Spiritualitas, 1(4), 423-428.
Ihsan Nursidik, M. E. (2021, November). Tinjauan Kritis terhadap Metode Tafsir Maudhu’i. Jurnal Iman dan Spiritualitas, 1(4), 423-428.
Junaedi, D. (2016, Juni). Mengenal Lebih Dekat Metode Tafsir Maudlu'i. Diya al-Afkar, 4(1), 19-35.
Muslim, M. (2000). Mabahits fi al-Tafsir al-Maudhu'i. Damaskus: Dar al-Qalam.
Muslimin. (2019, Januari-Juni). KONTRIBUSI TAFSIR MAUDHU’I DALAM. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 30(1), 75-84.
Rohimin. (2007). Metodologi Ilmu Tafsir dan Aplikasi Model Penafsiran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rosihon Anwar, A. M. (2015). Ilmu Tafsir. Bandung: CV PUSTAKA SETIA.
Taufik, A. (2019, Juni). ARGUMEN METODE TAFSIR MAWDU’I(Geneologi, Signifikansi, dan Sistematika Penafsiran). AT-TIBYAN, 2(1), 74-89.
Yamani, M. T. (2015, Januari-Juni). Memahami aL-Qur'an dengan Metode Maudhu'i. J-PAI, 1(2), 271-291.
Yardho, M. (2019). Rekonstuksi Tafsir Maudhu'i: Asumsi, Paradigma, dan Implementasi. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 6(1), 44-63.
Yasif Maladi, W. (2021). Makna Tafsir Maudhu'i. Bandung.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).