Konstruksi Gender terhadap Peran Pendakwah Perempuan di Media Sosial

Penulis

  • Suci Ramadhani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Hasan Sazali Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15575/tabligh.v8i3.45064

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi gender terhadap peran pendakwah perempuan di media sosial dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Studi ini mengacu pada analisis studi literatur yang bersumber dari berbagai jurnal ilmiah terkait, serta menggunakan perangkat lunak Atlas.ti 24 untuk pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun stereotip gender dan pandangan normatif yang membatasi masih menjadi tantangan utama, media sosial memberikan peluang besar bagi perempuan untuk berdakwah secara kreatif dan efektif. Konstruksi gender yang sering menempatkan perempuan dalam posisi subordinasi dapat dilawan melalui pemanfaatan media sosial sebagai ruang pemberdayaan. Pendakwah perempuan mampu membangun identitas keagamaan yang kuat, menyampaikan pesan-pesan keagamaan, dan memperjuangkan kesetaraan gender. Dengan demikian, media sosial tidak hanya menjadi platform dakwah, tetapi juga alat strategis untuk memperjuangkan nilai-nilai keadilan dan kesetaraan dalam dakwah modern

Diterbitkan

2023-12-29 — Diperbaharui pada 2025-04-26

Versi

Cara Mengutip

Ramadhani, S., & Sazali, H. (2025). Konstruksi Gender terhadap Peran Pendakwah Perempuan di Media Sosial. Tabligh: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 8(4), 369–384. https://doi.org/10.15575/tabligh.v8i3.45064 (Original work published 29 Desember 2023)

Citation Check