Penghayatan Pesan Dakwah Pada Tradisi Sunda Islami Upacara Hajat Sasih
DOI:
https://doi.org/10.15575/tabligh.v11i1.48801Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk memahami: (1) penyampaian pesan dakwah; (2) penghayatan nilai-nilai keislaman; dan (3) integrasi nilai Islam dan Sunda dalam Upacara Hajat Sasih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori fenomenologi digunakan untuk mengungkap pengalaman lima informan kunci dalam menghayati pesan dakwah yang melekat dalam tradisi lokal tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyampaian pesan dakwah terjadi melalui lima saluran utama, nilai-nilai keislaman yang disampaikan secara simbolik dan diinternalisasikan melalui empat kesepakatan, serta Integrasi nilai-nilai Islam dan Sunda. Temuan ini menegaskan bahwa tradisi Upacara Hajat Sasih menjadi wahana efektif dalam membangun kohesi sosial berbasis nilai keagamaan dan budaya lokal, dalam penghayatan pesan dakwah melalui jalur-jalur budaya yang hidup dan bermakna.
Kata Kunci : Dakwah Budaya; Islam-Sunda; Fenomenologi; Hajat Sasih
ABSTRACT
This research aims to understand: (1) the delivery of da'wah messages; (2) the appreciation of Islamic values; and (3) the integration of Islamic and Sundanese values in the Hajat Sasih Ceremony. This research uses a qualitative approach with interview, observation, and documentation techniques. Phenomenological theory is used to reveal the experiences of five key informants in living the da'wah message inherent in the local tradition. The results showed that the delivery of da'wah messages occurred through five main channels, Islamic values conveyed symbolically and internalized through four agreements, and the integration of Islamic and Sundanese values. This finding confirms that the Hajat Sasih Ceremony tradition is an effective vehicle in building social cohesion based on religious values and local culture, in the appreciation of da'wah messages through vibrant and meaningful cultural channels.
Keywords: Cultural Da'wah; Islam-Sunda; Phenomenology; Hajat Sasih



