Mikrolinguistik Dakwah Pendek dan Pemaknaan Audiens Digital
DOI:
https://doi.org/10.15575/tabligh.v11i2.57121Abstract
Penelitian diarahkan pada cara pesan dakwah dipadatkan, disusun, dan ditautkan dengan pengalaman keagamaan audiens. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus interpretatif. Data diperoleh melalui observasi konten dakwah pendek, dokumentasi unsur visual-auditori, wawancara semi-terstruktur, dan diskusi kelompok terarah. Analisis dilakukan dengan memadukan analisis tematik dan analisis mikrolinguistik terhadap framing, reframing, pacing, anchoring, diksi afektif, metafora, serta ajakan bertindak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan dakwah pendek cenderung dibangun melalui pembuka yang kuat, narasi problem-solution, penegasan visual, dan bahasa emosional-keagamaan. Struktur tersebut membantu audiens mengenali pesan, menafsirkan pengalaman hidup, dan menautkan nilai dakwah secara reflektif. Penelitian ini menegaskan bahwa dakwah digital perlu dirancang ringkas, komunikatif, dan tetap menjaga kedalaman makna keagamaan.



