Komunikasi Antarbudaya Ternate–Jawa Dalam Perspektif Komunikasi Islam
DOI:
https://doi.org/10.15575/tabligh.v11i3.58554Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pola komunikasi antarbudaya antara masyarakat Ternate dan Jawa di Kota Ternate; (2) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat interaksi; dan (3) menganalisis proses adaptasi dan negosiasi identitas kedua kelompok dalam perspektif komunikasi Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap informan Ternate dan Jawa yang berinteraksi dalam ruang sosial, ekonomi, pendidikan, dan keagamaan. Analisis menggunakan Communication Accommodation Theory, Cross-Cultural Adaptation Theory, teori negosiasi identitas, dan konsep komunikasi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan gaya komunikasi pada tahap awal dapat memunculkan kesalahpahaman, tetapi intensitas interaksi, keterbukaan, toleransi, kesamaan nilai keagamaan, dan keterlibatan sosial mendorong penyesuaian, pemahaman, dan penerimaan. Adaptasi berlangsung tanpa menghilangkan identitas etnis, sementara nilai ta'aruf, tasamuh, dan tabayyun memperkuat hubungan sosial dan kohesi antarkelompok.



