Studi Sifat Magnet dan Spektroskopi Sinar Tampak pada Darah Hijamah

Resi Rosanti, Dede Suhendar, Eko Prabowo Hadisantoso, Citra Fitiriani Kusman

Abstract


Besi merupakan mikromineral yang paling banyak dalam tubuh makhluk hidup yang memiliki peranan penting dalam reaksi biokimia, yaitu pada proses transfer oksigen. Telah dilakukan pengkajian kadar dan kimiawi besi dalam darah hijamah berdasarkan waktu sampling, jenis kelamin dan objek usia yang berbeda dengan menggunakan neraca kerentanan magnet (Magnetic Susceptibility Balance, MSB) dan pola spektrum sinar tampak. Dilakukan pula analisis kuantitatif dengan menggunakan pektroskopi serapan atom (SSA) untuk menegaskan hasil yang diperoleh dari penentuan sifat magnet dan spektrum sinar tampak. Sifat magnet yang dianalisis menggunakan neraca kerentanan magnet (MSB) terhadap hasil sampling  tanggal  19 bulan Hijriyah, jenis kelamin laki-laki, dan objek sampel usia 40-50 tahun kurang paramagnetik daripada waktu sampling tanggal 4 bulan Hijriyah,  jenis kelamin perempuan, dan objek usia 20-30 tahun. Hasil pengamatan spektroskopi sinar tampak menghasilkan puncak pada panjang gelombang 400-415 nm yang mengindikasikan keberadaan kompleks besi-porfirin. Analisis menggunakan spektroskopi serapan atom (SSA) menghasilkan perubahan kadar besi pada sampling  tanggal  19 bulan Hijriyah, pada jenis kelamin laki-laki, dan pada objek sampel usia 40-50 lebih banyak daripada waktu sampling tanggal 4 bulan Hijriyah, pada jenis kelamin perempuan, dan objek usia 20-30 tahun.


Keywords


besi, darah hijamah, porfirin, sifat magnet, spektroskopi

Full Text:

PDF

References


G J Tortora and Bryan Derrickson, Principles of Anatomy and Physiology. USA: John Willey and Sons, Inc, 2009.

A C Guyton and J E Hall, "Blood Cells, Immunity, and Blood Clotting," in Medical Physiology. Philadelphia: Elsevier, Inc, 2006, p. 425.

Muhammad Saifudin Hakim, "Khasiat Bekam Bagi Penderita Diabet," Yogakarta, 2011.

Fatahillah , Keampuhan Bekam (Pencegahan dan Penyembuhan Penyakit Warisan Rasulallah). Jakarta: Qultum Media, 2007.

Oko Haryono, "Hijamah (Bekam) Menurut Hadist Nabi SAW," Skripsi, 2008.

Muhammad Halabi Hamdi, Amin Abdul Fattah, and Amin Kulli, Pedoman Penyembuhan Penyakit Menurut Ajaran Rasulallah SAW. yogyakarta: Absolut, 2005.

Edwin Safrianda, Parjo , and M Ali Maulana, "Efektifitas Terapi Bekam Basah Terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Rumah Terapi Thibbun Nabawy Pontianak," Skripsi, 2015.

B Refaat, A G El-Shemi, A A Ebid, and M Basalamah, "Islamic Wet Cupping and Risk Factor of Cardiovascular Disease: Effects and Blood Pressure, Metabolic Profile and Serum Electrolytes in Healthy Young Adult Men," Alternative and Integrative Medicine, vol. 1, no. 3, pp. 1-7, 2014.

Citra Fitriani Kusman, "Studi Perbandingan Kadar dan Kimiawi Besi dalam Darah Normal dan Darah Hijamah (Bekam)," Skripsi, 2015.

J Huheey, Ellen A Keiter, and Richard L Keiter, Inorganic Chemistry, 4th ed. New York: Harper Collins College Publisher, 1993.

J D Lee, Concise Inorganic Chemistry, 4th ed. London: Chapman and Hall, 1994.

Harmita , Buku Ajar Analisis Fisiko Kimia. Jakarta: Cipta Kreasi Bersama, 2006.

Maciej Zborowski, Graciela R Ostera, Sarah Milliron, and Jeffrey J Chalmers, "Red Blood Cell Magnetophoresis," Bophysical Journal, vol. 84, pp. 2638-2645, 2003.

Gawan Pamungkas and I Gusti Made Sanjaya, "A Theoritical Studies to Determine Band Gap of Conjugated Porphyrin with Calcium Metal Using Density Functional Theory (DFT)," Journal of Chemistry, vol. 2, 2013.

Adang Muhammad and Osman Sianipar, "Determination of Iron Deficiency in Chronic Disease Anemia by The Role of sTfR-F Index," Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory, vol. 12, no. 1, pp. 9-15, 2005.

C W Siah, J Ombiga, L A Adams, J Trinder, and J K Olynyk, Normal iron Metabolism and the Pathophysiology of Iron Overload Disorders.: Clin Biochem Rev, 2006.




DOI: https://doi.org/10.15575/ak.v5i1.3722