DAMPAK PERKAWINAN CAMPUR ETNIK BATAK – SUNDA TERHADAP INTEGRASI SOSIAL

Endah Ratna Sonya

Abstract


Keluarga kawin campur etnik Batak–Sunda di Kelurahan Cijerah yang berbeda etnik dan kebudayaan menyatu dalam satu keluarga melalui perkawinan, menjadi suami-isteri pada awalnya ada gejala tidak harmonis, namun karena ikatan rasa cinta dan kasih sayang keduanya akhirnya perbedaan etnik dan budaya tidak menjadi masalah dalam kehidupan rumah tangga mereka. Faktor-faktor yang penting dalam menanamkan adaptasi orang tua keluarga kawin campur Batak-Sunda kepada anaknya, bermacam-macam bentuk penerapan di antaranya perimbangan perhatian, keutuhan keluarga, penerapan ganjaran, hukuman dan faktor eksternal. Hal itupun mempunyai pengaruh besar terhadap adaptasi anak.


Keywords


Integrasi Sosial; Perkawinan Campur; Etnik Batak; Etnik Sunda

Full Text:

PDF

References


Allan, A. Graham. 1979. Sociology of Friendship and Kinship. London: George Allen & Unwin Ltd.

Bennet, J. W. 1976. Anticipation, Adaptation, and Concept of Culture al in Anthropology. Science.

Bennett, J.W., 2017. The ecological transition: cultural anthropology and human adaptation. Routledge.

Budhisantoso, S. 1988. Sistem Kekerabatan dan Pola Pewarisan. Jakarta: PT Pusaka Grafika Kita.

Cohen, Bruce J. 1979. Introduction to Sociology. New York: Mc. Graw Hill Book Company.

Dulkiah, M. (2017). The Impact of Cash Transfer on Family’s attitude and Copying Mechanism. JISPO: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 7(1), 102-112.

Irwandi, I., & Chotim, E. R. (2017). ANALISIS KONFLIK ANTARA MASYARAKAT, PEMERINTAH DAN SWASTA. JISPO: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 7(2), 24-42.

Ekadjati, Edi S. 1995. Kebudayaan Sunda (Suatu Pendekatan Sejarah). Jakarta. Pustaka Jaya.

Fox, Robin. 1966. Kinship and Marriage. Kingston: a Pelican Original.

Garna, Judistira K. 1995. Sistem Budaya Indonesia. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran.

Hariyono, P. 1993. Kultur Cina dan Jawa Pemahaman Menuju Asimilasi Kultural. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Hughes, D., Rivas, D., Foust, M., Hagelskamp, C., Gersick, S. and Way, N., 2008. How to catch a Moonbeam: A mixed-methods approach to understanding ethnic socialization processes in ethnically diverse families. Handbook of race, racism, and the developing child, pp.226-277.

Kartikasari, R.G., and Haryanti, Y., 2017. Communication Pattern Of Mixed Marriage (A Qualitative Study on the Mixed Marriage Parents Educating Their Children) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Keesing, Roger M. 1992. Antropologi Budaya: Suatu Perspektif Kontemporer. Jilid I. (Alih bahasa: Samuel Gunawan). Jakarta: Erlangga.

Koentjaraningrat. 1997 [1971]. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Martodirdjo, Haryo S. 1991. Orang Tugutil di Halmahera Struktur dan Dinamika Sosial Masyarakat Penghuni Hutan. Bandung: Disertasi Program Pascasarjana UNPAD.

Martodirdjo, Haryo S. 2005. Studi Hubungan Antar Etnik. Bandung: Pascasarjana

UNPAD.

Miles, M.B., Huberman, A.M., Huberman, M.A., and Huberman, M., 1994. Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. sage.

Murdock, George Peter. 1965. Social Structure. New York: The Free-Press.

Sari, A. L. (2017). THE ROLE OF SOCIAL WORKERS IN THE DEVELOPMENT OF TOURISM VILLAGES. JISPO: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 7(2), 1-23.

Siahaan, N. 1964. Sedjarah Kebudajaan Batak. Suatu Studi Tentang Suku Batak. Medan: C.V. Napitupulu & Sons.

Suparlan, Parsudi. 1989. Sistem Kekerabatan, Keluarga, dan Peranan Pria Dalam Keturunan. Karangan Berita Antropologi Th. XIII No. 46 April- Juni.




DOI: https://doi.org/10.15575/jt.v1i1.2484

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

________________________________________________________________________

E - ISSN : 2615-5028


TEMALI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.>

 

Published by : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Flag Counter