Ekstraksi dan Penentuan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.)

Agus Safari, Sani Dwiningrum Rahayu Br Ginting, Muhammad Fadhlillah, Saadah D. Rachman, Nenden I. Anggraeni, Safri Ishmayana

Abstract


Antosianin merupakan pigmen pewarna alami yang berwarna dan dapat berperan sebagai antioksidan. Senyawa ini dapat digunakan sebagai salah satu bahan tambahan makanan sebagai pewarna. Selain peranannya sebagai zat warna, antosianin juga dapat berperan sebagai senyawa antioksidan, sehingga ketika ditambahkan pada makanan akan menghasilkan suatu pangan fungsional. Salah satu bahan yang kaya akan antosianin adalah ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengekstraski antosianin dari ubi jalar ungu. Metode yang dilakukan meliputi preparasi antosianin melalui maserasi dengan etanol, pemekatan dengan teknik evaporasi vakum ekstrak ubi ungu, karakterisasi spektrum sinar tampak serta penentuan residu etanol pada ekstrak. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari 500 g ubi jalar ungu segar yang diekstraksi dengan 1 L etanol diperoleh 8 g pasta ekstrak ubi jalar ungu. Karakterisasi dengan spektrofotometri pada pajang gelombang sinar tampak menghasilkan spektrum yang sama dengan spektrum yang telah dipublikasikan sebelumnya. Ekstrak yang diperoleh memiliki aktivitas antioksidan yang cukup tinggi dengan nilai konsentrasi inhibisi 50 (IC50) sebesar 41,1±7,3 ppm. Karena tujuan ekstraksi ini adalah untuk aplikasi pada bidang pangan, residu etanol yang terdapat pada ekstrak ditentukan dengan metode enzimatik menggunakan alkohol dehidrogenase dan diperoleh residu etanol sebanyak 0,122 ±0,033% v/v.

Keywords


antioksidan; antosianin; eksraksi; ubi jalar ungu

Full Text:

PDF

References


A. Li, R. Xiao, S. He, X. An, Y. He, C. Wang, et al., "Research Advances of Purple Sweet Potato Anthocyanins: Extraction, Identification, Stability, Bioactivity, Application, and Biotransformation", Molecules, vol. 24, no. 21, pp. 3816, 2019.

M. Kano, T. Takayanagi, K. Harada, K. Makino, and F. Ishikawa, "Antioxidative activity of anthocyanins from purple sweet potato, Ipomoera batatas cultivar Ayamurasaki", Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry, vol. 69, no. 5, pp. 979-988, 2005.

I. W. P. Sutirta-Yasa, I. M. Jawi, I. B. Ngurah, and A. A. N. Subawa, "Umbi ubi jalar ungu Bali (Ipomoea batatas) di transaminase serum, malondialdehide hepar dan alkohol kronis", Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory, vol. 17, no. 3, pp. 151-154, 2011.

S. Lim, J. Xu, J. Kim, T. Y. Chen, X. Su, J. Standard, et al., "Role of anthocyanin‐enriched purple‐fleshed sweet potato p40 in colorectal cancer prevention", Molecular Nutrition & Food Research, vol. 57, no. 11, pp. 1908-1917, 2013.

I. Suda, T. Oki, M. Masuda, M. Kobayashi, Y. Nishiba, and S. Furuta, "Physiological functionality of purple-fleshed sweet potatoes containing anthocyanins and their utilization in foods", Japan Agricultural Research Quarterly: JARQ, vol. 37, no. 3, pp. 167-173, 2003.

J. Martín, M. J. Navas, A. M. Jiménez-Moreno, and A. G. Asuero, "Anthocyanin pigments: Importance, sample preparation and extraction", in Phenolic compounds–Natural sources, importance and applications, M. Soto-Hernández, M. Palma-Tenango, and R. García-Mateos, Eds., ed London: IntechOpen, pp. 117-152, 2017.

T. Pervaiz, J. Songtao, F. Faghihi, M. S. Haider, and J. Fang, "Naturally occurring anthocyanin, structure, functions and biosynthetic pathway in fruit plants", Journal of Plant Biochemistry and Physiology, vol. 5, no. 2, pp. 1000187, 2017.

B. A. Cevallos-Casals and L. Cisneros-Zevallos, "Stability of anthocyanin-based aqueous extracts of Andean purple corn and red-fleshed sweet potato compared to synthetic and natural colorants", Food Chemistry, vol. 86, no. 1, pp. 69-77, 2004.

N. El Husna, M. Novita, and S. Rohaya, "Kandungan antosianin dan aktivitas antioksidan ubi jalar ungu segar dan produk olahannya", Agritech, vol. 33, no. 3, pp. 296-302, 2013.

A. Safari, D. S. Kamara, F. Silalahi, M. Fadhlillah, I. Kardi, and S. Ishmayana, "Partial hydrolysis of purple sweet potato flour by amylase from Saccharomycopsis fibuligera and its application for composite breadmaking", The Journal of Microbiology, Biotechnology and Food Sciences, vol. 2, no. 5, pp. 2340-2343, 2013.

A. Safari, S. Ishmayana, S. Q. Aini, S. D. Rachman, M. Yusuf, M. Fadhlillah, et al., "Penggunaan enzim α-amilase dari Saccharomycopsis fibuligera R64 untuk peningkatan kualitas roti komposit terigu-ubi jalar ungu", Al-Kimia, vol. 5, no. 2, pp. 193-207, 2017.

H. Hayastika, A. Ansharullah, and N. Asyik, "Pengaruh substitusi tepung kedelai (Glycine max L.) terhadap aktivitas antioksidan roti tawar", Jurnal Sains dan Teknologi Pangan, vol. 2, no. 4, pp. 684-691, 2017.

S. Ishmayana, M. Fadhlillah, Y. Kristia, and H. Budiman, "Validation of a modified alcohol dehydrogenase assay for ethanol determination", Current Chemistry Letters, vol. 4, no. 2, pp. 77-84, 2015.

D. Tristantini, A. Ismawati, B. T. Pradana, and J. G. Jonathan, "Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH pada daun tanjung (Mimusops elengi L)", in Seminar Nasional Teknik Kimia Kejuangan, Yogyakarta, 2016, pp. G1-1 - G1-6.

H. Heryani. (2019, October 3rd). Memahami fatwa MUI tentang kadar etanol pada produk makanan dan minuman. Available: http://www.halalmui.org/mui14/index.php/main/detil_page/48/27571.




DOI: https://doi.org/10.15575/ak.v6i2.6039