PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA-SISWI SMK ST. LOUIS GAMBAR 3D ARSITEKTUR NUSANTARA DENGAN SKETCHUP


Josephine Roosandriantini(1*), Yulia Wahyuningsih(2), Antonius Sachio Troy Wijaya(3), Ferdinard Hendra Setiawan(4), Jessica Aprilia Poernama(5), Alvin Widyadhana Kosman(6)

(1) Universitas Katolik Darma Cendika, Indonesia
(2) Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Darma Cendika, Indonesia
(3) Program Studi Ilmu Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Darma Cendika, Indonesia
(4) Program Studi Ilmu Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Darma Cendika, Indonesia
(5) Program Studi Ilmu Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Darma Cendika, Indonesia
(6) Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Darma Cendika, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstrak

Pelestarian menurut Undang-undang Republik Indonesia nomor 11 Tahun 2010 bahwa cagar budaya wajib untuk dipertahankan keberadaannya. Salah satu cagar budaya di Indonesia ini adalah arsitektur nusantara. Keberadaan arsitektur nusantara yang mengalami transformasi menjadi lebih modern, dari segi material hingga fasade bangunan. Perkembangan menuju era modern, mulai berkembang teknologi digital yang terfokus pada jaringan internet, internet of things dalam melakukan segala aktivitas, bekerja maupun hiburan. Era Society 5.0 telah berkembang kearah mengandalkan manusia sebagai komponen utama dalam memanfaatkan  teknologi  modern  seperti IoT, AI dan Robot. Generasi   sekarang   dan mendatang  akan  semakin  erat  dengan  teknologi digital. Oleh karena itu pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk  melakukan pelestarian arsitektur nusantara dengan memanfaatkan teknologi digital diteruskan ke generasi selanjutnya tanpa mengurangi nilai yang terdapat didalamnya melalui digitalisasi. Salah satu teknologi digital yang sedang berkembang saat ini di dunia virtual 3D yaitu metaverse. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di siswa-siswi dan guru ST. Louis Surabaya. Metode pelaksanaannya yaitu memberi pemahaman arsitektur nusantara, dan pelatihan menggambar 3D obyek rumah adat dengan menggunakan SketchUp dan Metaverse. Selain itu siswa-siswi St.Louis ini juga mempresentasikan mengenai obyek arsitektur nusantara tiap daerah. Hasil pengabdian masyarakat yang dilakukan generasi muda dapat lebih mengenai wujud fisik arsitektur nusantara dan meningkatkan kompetensi menggunakan sketchup untuk gambar 3D.

 

Abstract

Preservation according to the Law of the Republic of Indonesia number 11 of 2010 that it is mandatory for cultural heritage to be maintained. One of the cultural heritages in Indonesia is archipelago architecture. The existence of archipelago architecture has undergone a transformation to become more modern, in terms of materials to building facades. Developments towards the modern era, digital technology began to develop which focused on internet networks, the internet of things in carrying out all activities, work, and entertainment. Era Society 5.0 has developed towards relying on humans as the main component in utilizing modern technologies such as IoT, AI, and Robots. Current and future generations will be increasingly connected to digital technology. Therefore, this community service aims to preserve the archipelago's architecture by utilizing digital technology to be passed on to the next generation without reducing the value contained in it through digitization. One of the digital technologies currently being developed in the 3D virtual world is the metaverse. This community service is carried out by the students and teachers of ST. Louis Surabaya. The implementation method is to provide an understanding of archipelago architecture, and training in a 3D drawing of traditional house objects using Sketchup and Metaverse. Apart from that, the St.Louis students also presented the architectural objects of the archipelago in each region. The results of community service carried out by the younger generation can be more about the physical form of archipelago architecture and increase competency using SketchUp for 3D images.


Keywords


Arsitektur Nusantara; Generasi Muda; Metaverse

Full Text:

PDF PDF

References


Endarto, Ikhwan Akbar, and Martadi Martadi. 2022. “Analisis Potensi Implementasi Metaverse Pada Media Edukasi Interaktif.” BARIK 4(1):37–51.

Indarta, Y. (Yose), A. (Ambiyar) Ambiyar, A. D. (Agariadne) Samala, and R. (Ronal) Watrianthos. 2022. “Metaverse: Tantangan Dan Peluang Dalam Pendidikan.” Jurnal Basicedu 6(3):3351–63. doi: 10.31004/BASICEDU.V6I3.2615.

Morgan, J. .. 2022. Opportunities in The Metaverse. ONYX.

Ramadhan, Ali. 2019. “Pelatihan Penggunaan Software Autocad Bentuk 3 Dimensi Sebagai Pelengkap Gambar Kerja.” Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) 2(1):6–18. doi: 10.22441/JAM.2016.V2.I1.002.

Roosandriantini, Josephine, and Denny Jean Cross Sihombing. 2019. “Krisis Pengenalan Karakter Terhadap Wujud Fisik Arsitektur Batak Toba, Batak Karo, Dan Batak Simalungun Pada Generasi Muda.” Jurnal Malige Arsitektur 1(2):1–10.

Sari, Ariesta Kartika, Puji Rahayu Ningsih, Wanda Ramansyah, Arik Kurniawati, Indah Agustien Siradjuddin, and Mochammad Kautsar Sophan. 2020. “Pengembangan Kompetensi Guru SMKN 1 Labang Bangkalan Melalui Pembuatan Media Pembelajaran Augmented Reality Dengan Metaverse.” Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 4(1):52. doi: 10.20956/pa.v4i1.7620.

Zhang, Liang-Jie. 2022. “MRA: Metaverse Reference Architecture.” Pp. 102–20 in Internet of Things -- ICIOT 2021, edited by B. Tekinerdogan, Y. Wang, and L.-J. Zhang. Cham: Springer International Publishing.




DOI: https://doi.org/10.15575/jak.v6i1.25115

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Al Khidmat Journal indexed by :