Pengembangan Strategi Komunikasi Brand UPT Balai Diklat Kependudukan Dan Keluarga Berencana (KKB) Malang

Authors

  • Nia Ashton Destrity Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya,, Indonesia
  • Fariza Yuniar Rakhmawati Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya,, Indonesia
  • Nilam Wardasari Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya,, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15575/jak.v8i2.52185

Abstract

UPT Balai Diklat Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) Malang sebagai salah satu unit pelaksana teknis memiliki peran strategis dalam mendukung program nasional untuk pembangunan kualitas keluarga dan masyarakat. Namun, UPT Balai Diklat KKB Malang menghadapi tantangan berkaitan dengan identitas, citra, dan visibilitas sebagai UPT yang beroperasi di bawah pengawasan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga). Kondisi ini juga diperkuat dengan transformasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjadi Kemendukbangga yang menyebabkan publik kurang mengenal brand dan identitas lembaga. Berdasarkan hasil analisis situasi dan permasalahan mitra tersebut, tim merumuskan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pengembangan strategi komunikasi brand UPT Balai Diklat KKB Malang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas komunikasi lembaga melalui penyusunan panduan strategi komunikasi brand. Panduan ini dirancang untuk membangun identitas brand, meningkatkan visibilitas, memperkuat citra lembaga, meningkatkan keterlibatan publik, dan menyampaikan pesan secara konsisten untuk mencapai tujuan lembaga UPT Balai Diklat KKB Malang. Panduan strategi komunikasi brand ini berisi kerangka dasar komunikasi brand dengan mengadaptasi perencanaan komunikasi brand terintegrasi. Panduan ini menekankan strategi komunikasi brand yang lebih terpadu yang didesain melalui riset dengan memperkuat pesan brand berdasar nilai-nilai lembaga. Tim pengabdian melakukan pemaparan kepada mitra secara hybrid dengan dihadiri oleh 17 orang ASN UPT Balai Diklat KKB Malang. Manfaat dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penguatan kapasitas komunikasi lembaga dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ASN UPT Balai Diklat KKB Malang dalam merancang dan menerapkan strategi komunikasi brand lembaga

Author Biography

Fariza Yuniar Rakhmawati, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya,

Communication Department

References

Barnes, B. E. (2001). Integrated brand communication planning: Retail applications. Journal of Marketing Communications, 7(1), 11–17. https://doi.org/10.1080/13527260121813

Dwivedi, A., & McDonald, R. E. (2020). Examining the efficacy of brand social media communication: a consumer perspective. Journal of Marketing Theory and Practice, 28(4), 373–386. https://doi.org/10.1080/10696679.2020.1768870

Jia, Z., Liu, M., & Shao, G. (2019). Linking government social media usage to public perceptions of government performance: an empirical study from China. Chinese Journal of Communication, 12(1), 84–101. https://doi.org/10.1080/17544750.2018.1523802

Kim, S., & Kim, J. (2023). How Does Internal Brand Communication Affect Organizational Outcomes? The Mediating Roles of Brand Identification and Employee Behaviors. Journal of Public Relations Research, 35(4), 259–280. https://doi.org/10.1080/1062726X.2023.2181814

Kroger, F. (1997). Government’s brand of social marketing. Journal of Health Communication, 2(4), 312–314. https://doi.org/10.1080/108107397127653

Leijerholt, U., Biedenbach, G., & Hultén, P. (2022). Internal brand management in the public sector: the effects of internal communication, organizational practices, and PSM on employees’ brand perceptions. Public Management Review, 24(3), 442–465. https://doi.org/10.1080/14719037.2020.1834607

Pohan, A. (2005). Analisis dan Evaluasi UU No. 10 Tahun 1992. Kemenkumham, 1–476.

Prabowo, W., & Anggoro, O. B. (2020). Implementasi Program Pembangunan Keluarga Berencana Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Dan Kualitas Keluarga Di Kecamatan Kranggan, Temanggung. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 02(04), 72–77.

Schivinski, B., & Dabrowski, D. (2016). The effect of social media communication on consumer perceptions of brands. Journal of Marketing Communications, 22(2), 189–214. https://doi.org/10.1080/13527266.2013.871323

Sepulcri, L. M. C. B., Mainardes, E. W., & Pascuci, L. (2022). Non-profit Brand Orientation as a Strategic Communication Approach. International Journal of Strategic Communication, 16(4), 572–598. https://doi.org/10.1080/1553118X.2022.2058948

Shimp, T. A. (2014). Komunikasi Pemasaran Terpadu dalam Periklanan dan Promosi (8th ed.). Jakarta: Salemba Empat

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Nia Ashton Destrity, Fariza Yuniar Rakhmawati, & Nilam Wardasari. (2025). Pengembangan Strategi Komunikasi Brand UPT Balai Diklat Kependudukan Dan Keluarga Berencana (KKB) Malang. Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 83–92. https://doi.org/10.15575/jak.v8i2.52185

Citation Check