Bimbingan Konseling Islam untuk Mengatasi Depresi di Hospital Bintulu Malaysia
DOI:
https://doi.org/10.15575/anida.v19i2.7281Keywords:
guidance islamic counseling, depression, early adult phaseAbstract
This study aims to determine the methods and techniques in Islamic counseling guidance services to overcome depression in the early adult phase, find out the material and media that are used in Islamic counseling guidance services to overcome depression in the early adult phase, find out the results achieved from Islamic counseling guidance services to overcome depression Early adult phase at Bintulu Hospital, Sarawak, Malaysia. This research uses descriptive qualitative method, with data collection techniques in the form of observation, interviews, and literature study. The results showed that the methods and techniques used in this counseling guidance service were to provide direct guidance individually with personal conversation techniques such as dialogue sessions between two parties about patient psychology issues. The material in Islamic counseling guidance services provided to patients to overcome depression. Islamic Counseling Guidance Services provide positive changes in patients at Bintulu Hospital. Counseling guidance services will be more effective when done with an individual approach and know the client's background.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dan teknik dalam layanan bimbingan konseling Islami untuk mengatasi depresi fase dewasa awal, materi dan media yag digunakan dalam layanan bimbingan konseling Islami untuk mengatasi depresi fase dewasa awal, mengetahui hasil yang dicapai dari layanan bimbingan konseling untuk mengatasi depresi fase dewasa awal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, metode dan teknik yang digunakan dalam layanan bimbingan konseling ini adalah dengan memberikan bimbingan langsung secara individual dengan teknik percakapan pribadi seperti sesi dialog antar dua pihak tentang permasalahan psikologi pasien. Memberikan materi dalam layanan bimbingan konseling Islam yang diberikan kepada pasien untuk mengatasi depresi. Layanan Bimbingan Konseling Islam memberikan hasil perubahan positif pada diri para pasien. Layanan bimbingan konseling lebih efektif dialkukan dengan pendekatan individuan dan mengetahui latar belakang pasien.References
Adz-Dzaky, H.B. (2006) Konseling & Psikoterapi Islam, Yogyakarta : Fajar Pustaka Baru
Amin, S. M. (2013). Bimbingan dan Konseling Islam, Jakarta: Amzah
Aryanto, I. (2017). Pelaksanaan Bimbingan Perawatan Rohani Islam (Warois) Untuk Memenuhi Kebutuhan Spiritual Pasien. Irsyad Jurnal Bimbingan Penyuluh, Konseling dan Psikoteri Islam. 5 (3) 241-260.
Bakri, M. & Barmawi, B. (2017) Efektifitas Rehabilitasi Pecandu Narkotika Melalui Terapi Islami Di Badan Narkotika Nasional (BNN) Banda Aceh, dalam Jurnal PsikoIslamedia, 2 (1): 86-95.
Chodijah, S. (2016). Model Bimbingan dan Konseling Komprehensif dalam Meningkatkan Akhlak Mahasiswa. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Stadies. 10 (1) 129-146.
Enjang, E. (2009) Komunikasi Konseling. Bandung: Nuansa.
Faqih, A. R.(2001). Bimbingan dan Konseling dalam Islam, Jakarta: UII press
Hallen, A. (2002). Bimbingan dan Konseling, Jakarta: Ciputat Pers
Hurlock, E.B. (2003). Psikologi Perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan, Jakarta: Erlangga
Kartono, K. & Andari, Jenny (1989). Hygiene Mental dan Kesehatan Mental dalam Islam, Bandung: Mandar Maju.
Kenwa, P. (2015) Pengaruh Pemberian Konseling terhadap Depresi Post Partum di Puskesmas II Dan IV Denpasar Selatan, dalam Coping Ners Journal, 3 (2): 1-6.
Lubis, N. L. (2011). Memahami Dasar-Dasar Konseling dalam Teori dan Praktek, Jakarta: Kencana.
Maloeng, L.J, (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung; Cv; Rosdakarya
Mubarok, A. (2002). Al-Irsyad an Nafsy, Konseling Agama Teori dan Kasu Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru.
Novia, I. & Thohir, M. (2013) Bimbingan dan Konseling Islam dengan Terapi Silaturahmi pada Seorang Remaja yang Mengalami Depresi, dalam Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 3 (1): 76-95.
Nuhayati, U. (2018). Pelaksanaan bimbingan agama Islam dalam mengatasi depresi pada lansia di rumah pelayanan sosial lanjut usia Wening Wardoyo Ungaran (Doctoral dissertation, UIN Walisongo).
Santrock. (2002). Life-Span Development (Perkembangan Masa Hidup). Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Suryani, S., Widianti, E., Hernawati, T., dan Sriati, Aat. (2016) Psikoedukasi Menurunkan Tingkat Depresi, Stres Dan Kecemasan Pada Pasien Tuberkulosis Paru, dalam Jurnal Ners, 11 (1): 128-133.
Tajiri, H. (218). Pendekatan Konseling Spiritual dalam Penyembuhan Pasien Narkoba di Inabah VII Tasikmalaya. Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Yosep Dakwah). 18 (1) 21-40.
Yosep, H. Iyus dan Sutini, T. (2016). Buku Ajar Keperawatan Jiwa, Bandung: PT Refika Aditama
Mutia, E. Subandi, dan Mulyati, R. (2011) Terapi Kognitif Perilaku Bersyukur untuk Menurunkan Depresi pada Remaja, dalam Jurnal Intervensi Psikologi, 2 (1), 53-68.
Razak, A. (2013) Terapi Spiritual Islami Suatumodel Penanggulangan Gangguan Depresi, dalam Tabligh, Jurnal Dakwah, 14 (1): 141-151.
Rofiq, A.A. (2012) Terapi Islam dengan Strategi Thought Stopping dalam Mengatasi Hypochondriasis, dalam Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 2 (1): 65-74.
Sutoyo, A. (2007). Bimbingan dan Konseling Islam (Teori dan Praktik). Semarang: CV Cipta Prima Nusantara
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish articles in Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).