Strategi Dakwah Politik Partai Persatuan Pembangunan Dan Korelasinya Dengan Perolehan Kursi Legislatif Pada Pemilu 2014

Authors

  • Ridwan Mubarok UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Isman Muslim UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15575/annaba.v9i4.58442

Abstract

Politik dan dakwah merupakan dua ranah yang saling berkaitan dalam kehidupan masyarakat Muslim. Politik berhubungan dengan pengelolaan kekuasaan dan kepentingan publik, sedangkan dakwah bertujuan mengajak manusia mewujudkan kehidupan berdasarkan nilai-nilai Islam. Artikel ini menganalisis strategi dakwah politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan relevansinya dengan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2014. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dan analisis isi terhadap materi politik yang mengandung pesan dakwah. Hasil analisis menunjukkan bahwa dakwah politik PPP diwujudkan melalui kebijakan, program, komunikasi politik, keteladanan kader, dan partisipasi masyarakat. Strategi tersebut tidak hanya berorientasi pada perolehan kekuasaan, tetapi juga pada pendidikan politik, artikulasi aspirasi umat, pembentukan perilaku politik yang berorientasi pada kemaslahatan, serta pembangunan masyarakat. Efektivitas dakwah politik dipengaruhi kualitas komunikator, pesan, media, metode, dan respons masyarakat. Perolehan kursi legislatif menjadi indikator keberhasilan elektoral, tetapi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan dakwah politik.

Downloads

Published

2024-12-30

Citation Check