Perempuan dan Bisnis Online di Masa Pandemi Covid-19: Pengalaman di Kota Bandung, Jawa Barat

Paelani Setia, Eni Zulaiha, Yeni Huriani

Abstract


Tulisan ini akan mendiskusikan tentang perempuan dan bisnis online di masa pandemi Covid-19. Diketahui bahwa Pandemi Covid-19 menyebabkan krisis ekonomi yang menimpa berbagai kalangan. Hal ini juga turut dirasakan oleh para perempuan. Melalui metode kualitatif, penelitian ini diharapkan bisa mengupas apa, dan bagaimana perempuan mengorganisasi diri pada bisnis mereka disamping tetap bertanggung jawab pada ranah keluarga. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi online dan wawancara terhadap pelaku bisnis perempuan berbasis online di Kota Bandung, Jawa Barat. Penelitian ini diperoleh temuan bahwa digitalisasi ekonomi terutama di masa pandemi Covid-19 berpengaruh pada kuasa perempuan terhadap teknologi sekaligus membantah argumen yang meragukan kemampuan perempuan atas teknologinya. Perempuan juga lebih bisa mengorganisir waktu bersama keluarga karena digitalisasi ekonomi memudahkan proses transaksi. Penelitian ini juga turut berargumen bahwa proses digitalisasi kehidupan menjadi lahan baru bagi perempuan dalam aktualisasi diri dan interaksi dengan dunia luar, selain upaya pemberdayaan ekonomi. Namun, hal tersebut tidak bernilai sama sekali ketika berhadapan dengan sistem patriarki yang masih diwariskan dari waktu ke waktu.


Keywords


perempuan, bisnis online, patriarki, Covid-19, pemberdayaan ekonomi

Full Text:

PDF

References


Acker, J. (1989). The problem with patriarchy. Sociology, 23(2), 235–240.

APJII, D. S. (2016). Survei Internet APJII 2016. APJII.

Ayu, R. K. (2017). Perempuan Pebisnis Startup di Indonesia dalam Perspektif Cybertopia. Jurnal Studi Komunikasi, 1(2), 116–130.

Badriyah Khaleed, S. H. (2018). Penyelesaian Hukum KDRT: Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Upaya Pemulihannya. Media Pressindo.

Bates, T. R. (1975). Gramsci and the Theory of Hegemony. Journal of the History of Ideas, 36(2), 351–366.

Bennett, N. J., Finkbeiner, E. M., Ban, N. C., Belhabib, D., Jupiter, S. D., Kittinger, J. N., … Christie, P. (2020). The COVID-19 pandemic, small-scale fisheries and coastal fishing communities. Coastal Management, 48(4), 336–347.

Berger, P. L., Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Anchor.

Bertens, K. (1993). Etika K. Bertens (Vol. 21). Gramedia Pustaka Utama.

Bhasin, K. (2006). What is patriarchy? Women unlimited. New Delhi.

Burdea, G., & Coiffet, P. (2003). Virtual reality technology. MIT Press.

Caraka, R. E., Lee, Y., Kurniawan, R., Herliansyah, R., Kaban, P. A., Nasution, B. I., … Pardamean, B. (2020). Impact of COVID-19 large scale restriction on environment and economy in Indonesia. Global Journal of Environmental Science and Management, 6(Special Issue (Covid-19)), 65–84.

Castells, M. (2008). The new public sphere: Global civil society, communication networks, and global governance. The ANNalS of the American Academy of Political and Social Science, 616(1), 78–93.

Danaher, G., Schirato, T., & Webb, J. (2000). Understanding foucault. Sage.

Duckworth, A. L., & Seligman, M. E. P. (2006). Self-discipline gives girls the edge: Gender in self-discipline, grades, and achievement test scores. Journal of Educational Psychology, 98(1), 198.

Dulkiah, M., & Setia, P. (2020). Pola Penyebaran Hoaks pada Kalangan Mahasiswa Perguruan Tinggi Islam di Bandung Jawa Barat. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, Dan Tradisi), 6(2), 245–259.

F Budi, H. (2007). Filsafat modern: dari Machiavelli sampai Nietzsche. PT Gramedia Pustaka Utama.

Fakih, M. (2008). Analisis gender dan transformasi sosial. Insist Press.

Fleming, M. (1997). Emancipation and illusion: Rationality and gender in Habermas’s theory of modernity. Penn State Press.

Fonna, N. (2019). Pengembangan Revolusi Industri 4.0 dalam Berbagai Bidang. Guepedia.

Foucault, M. (1997). The politics of truth. Semiotext.

Gandasari, D., & Dwidienawati, D. (2020). Content analysis of social and economic issues in Indonesia during the COVID-19 pandemic. Heliyon, 6(11), e05599.

Giddens, A., & Giddens, A. (1973). The class structure of the advanced societies. Hutchinson London.

Gordon, D. M., Edwards, R., & Reich, M. (1982). Segmented work, divided workers (Vol. 19820). Cambridge University Press Cambridge.

Hadiwardoyo, W. (2020). Kerugian Ekonomi Nasional Akibat Pandemi Covid-19. Baskara: Journal of Business and Entrepreneurship, 2(2), 83–92.

Hine, C. (2000). Virtual ethnography. Sage.

KEMENPPPA. (2020). Siaran Pers, PANDUAN PERLINDUNGAN PEREMPUAN DARI KEKERASAN BERBASIS GENDER SELAMA PANDEMI DILUNCURKAN. Kemenpppa.Go.Id. Retrieved from https://www.kemenpppa.go.id/index.php/page/read/29/2992/panduan-perlindungan-perempuan-dari-kekerasan-berbasis-gender-selama-pandemi-diluncurkan

Kompas TV, Badan Pembinaan Idelogi Pancasila, K. P. P. dan P. A. (2020). Webinar Spesial Hari Ibu 2020, Perempuan Menggerakkan Ekonomi Keluarga. KOMPAS TV. Retrieved from https://www.youtube.com/watch?v=KfYuSA-OfBc.

Krott, M., Bader, A., Schusser, C., Devkota, R., Maryudi, A., Giessen, L., & Aurenhammer, H. (2014). Actor-centred power: The driving force in decentralised community based forest governance. Forest Policy and Economics, 49, 34–42.

Liu, J., & Wilson, D. (2001). Developing women in a digital world. Women in Management Review.

Nasrullah, R. (2015). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2016, 2017.

Nurcahyo, A. (2016). Relevansi Budaya Patriarki Dengan Partisipasi Politik Dan Keterwakilan Perempuan Di Parlemen. Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya, 6(01), 25–34.

Oldenziel, R. (1999). Making technology masculine: men, women and modern machines in America, 1870-1945. Amsterdam University Press.

Parsons, T. (1985). Talcott Parsons on institutions and social evolution: selected writings. University of Chicago Press.

Perempuan, Komnas. (2021). Siaran Pers, Perempuan dalam Himpitan Pandemi: Lonjakan Kekerasan Seksual, Kekerasan Siber, Perkawinan Anak, dan Keterbatasan Penanganan di Tengah Covid-19. Komnas Perempuan. Retrieved from https://komnasperempuan.go.id/siaran-pers-detail/catahu-2020-komnas-perempuan-lembar-fakta-dan-poin-kunci-5-maret-2021

Peterman, A., Potts, A., O’Donnell, M., Thompson, K., Shah, N., Oertelt-Prigione, S., & Van Gelder, N. (2020). Pandemics and violence against women and children (Vol. 528). Center for Global Development Washington, DC.

Qamariyah, F. (2019). Muslim Business Women in Indonesia. Shirkah: Journal of Economics and Business, 4(2).

Radhitya, T. V., Nurwati, N., & Irfan, M. (2020). Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 2(2), 111–119.

Raman, V. V. (2005). Universality of Science and Technology. Social Imperatives, 79.

Rohimah, A. (2019). Era Digitalisasi Media Pemasaran Online dalam Gugurnya Pasar Ritel Konvensional. KANAL: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2), 91–100.

Sakai, M., & Fauzia, A. (2016). Performing Muslim womanhood: Muslim business women moderating Islamic practices in contemporary Indonesia. Islam and Christian–Muslim Relations, 27(3), 229–249.

Savitri, A. (2019). Revolusi Industri 4.0: Mengubah Tantangan Menjadi Peluang di Era Disrupsi 4.0. Penerbit Genesis.

Schneier, B. (2015). Secrets and lies: digital security in a networked world. John Wiley & Sons.

Sihotang, J., Puspokusumo, R., Sun, Y., & Munandar, D. (2020). Core competencies of women entrepreneur in building superior online business performance in Indonesia. Management Science Letters, 10(7), 1607–1612.

Situmorang, J. R. (2012). Pemanfaatan internet sebagai new media dalam bidang politik, bisnis, pendidikan dan sosial budaya. Jurnal Administrasi Bisnis, 8(1).

Sorgner, A., & Krieger-Boden, C. (2017). Empowering women in the digital age. G20 Insights, Available at: Www. G20-Insights. Org/Policy_briefs/Empowering-Women-Digital-Age/(Accessed April 18, 2018).

Sugiyono, S. (2010). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dan R&D. Alfabeta Bandung.

Sultana, A. (2010). Patriarchy and women s subordination: a theoretical analysis. Arts Faculty Journal, 1–18.

Sydie, R. (1998). Sex and the sociological fathers. Early Modern Social Theory: Selected Interpretative Readings, 294.

Tristanto, A. (2020). PERCERAIAN DI MASA PANDEMI COVID-19 DALAM PERSPEKTIF ILMU SOSIAL. Sosio Informa, 6(3), 292–304.

Utami, W. K., & Prafitri, N. (2021). The Economic Impact of Covid-19 Pandemic on Female Workers in Serang City, Banten. Journal of Local Government Issues (LOGOS), 4(1), 13–29.

Wahid, F. (2007). Using the technology adoption model to analyze internet adoption and use among men and women in Indonesia. The Electronic Journal of Information Systems in Developing Countries, 32(1), 1–8.

Walby, S. (1990). Theorizing patriarchy (Vol. 138). Basil Blackwell Oxford.

Wohlforth, W. C., Little, R., Kaufman, S. J., Kang, D., Jones, C. A., Tin-Bor Hui, V., … Brenner, W. L. (2007). Testing balance-of-power theory in world history. European Journal of International Relations, 13(2), 155–185.

Žižek, S. (2020). Pandemic!: COVID-19 shakes the world. John Wiley & Sons.

Zulaiha, E. (2016). Tafsir Feminis: Sejarah, Paradigma dan Standar Validitas Tafsir Feminis. Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(1), 17–26.




DOI: https://doi.org/10.15575/azzahra.v2i1.12702

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies

 

 

 

 

 

 


Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies has been indexed by: 

      


Editorial Office:
Lecture Hall Building
Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA)
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M)
UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Jalan A.H. Nasution No. 105, Cibiru
Bandung, Jawa Barat, Indonesia, 40614
Phone: 022- 7802276
e-mail: az.zahra@uinsgd.ac.id