Membongkar Budaya Patriarki: Rekonstruksi Pemahaman Peran Gender Berdasarkan Perspektif Islam dan Psikologi
Keywords:
Budaya, gender, islam, patriarki, psikologiAbstract
Kesalahpahaman dalam menginterpretasikan konsep kepemimpinan (qawamah) laki-laki dalam Islam seringkali melanggengkan budaya patriarki yang mengakibatkan ketidakadilan gender. Penelitian ini bertujuan menganalisis pandangan tentang budaya patriarki dari perspektif Islam dan psikologi. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan metode campuran (mixed methods) yang mengkomparasi pandangan tiga kelompok kunci di Jawa Barat: tokoh agama (MUI dan NU), akademisi (dosen psikologi), dan mahasiswa (n=101). Data kuantitatif dari kuesioner mahasiswa dianalisis secara deskriptif, sementara data kualitatif dari wawancara tokoh agama dan akademisi dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan kontradiksi signifikan: meskipun 83,2% mahasiswa merasa patriarki masih mendominasi masyarakat Muslim, temuan kualitatif dari MUI dan NU menegaskan bahwa budaya patriarki yang menindas tidak dibenarkan dalam ajaran Islam dan merupakan hasil dari kekeliruan tafsir. Dosen psikologi menggarisbawahi bahwa pemahaman kaku akan peran gender berdampak langsung pada diferensiasi peran sosial. Implikasi praktis dari temuan ini adalah urgensi re-edukasi di lembaga pendidikan dan keagamaan mengenai interpretasi konsep Islam yang lebih adil dan setara, serta merekomendasikan pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang sensitif gender untuk membongkar miskonsepsi patriarki.
References
Agustiana, Annisaa, Komariah, B. S., Destia, H. K. P., & Fitriadi, Z. A. (2023). Perspektif patriarki dan peran wanita dalam keluarga Islam.. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/366892768_Perspektif_Patriarki_dan_Peran_Wanita_dalam_Keluarga_Islam
Agustinus, Itishom, R., & Pramesti, D. M. (2018). Biologi Reproduksi Pria. Surabaya: Airlangga University Press.
Anto, R. P. (2023). Peran-Peran Perempuan dalam Masyarakat. In Perempuan, Masyarakat, dan Budaya Patriarki. Sukoharjo: Penerbit Tahta Media Group.
Apriliana, S., & Krisnani, H. (2021). Perilaku Diskriminatif pada Perempuan Akibat Kuatnya Budaya Patriarki di Indonesia Ditinjau dari Perspektif Konflik. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 3(1), 1–13.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2023). KBBI VI Daring. Retrieved from https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/patriarki
Bariroh, A. M., & Annisa, F. (2023). Menepis Budaya Patriarki Dalam Perspektif Islam. In Amyta: Amaliyatu Tadris, 1(2), 118–128.
Damayanti, D. (2014). Sihapes (Sistem Informasi Hasil Penilaian Siswa) Bagi Sekolah Menengah Pertama Di SMP Negeri 7 Semarang. Edu Komputika Journal, 1(2), 52–62.
Ete, E. V., Puspita, E. S. I. M., Sallalu, A. R. H., I, A. J. P., & Ramadhani, U. E. (2023). Gender dan Konstruksi Perempuan dalam Agama “Pentingnya Kesetaraan Gender untuk Penghapusan Sistem Patriarki.†Moderasi: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 1(2), 1–25.
Faizal, L. (2016). Perempuan dalam Politik (Kepemimpinan Perempuan Perspektif Al-Qur’an). Jurnal Tapis, 12(1), 93–110.
Iqbal, M. F., Harianto, S., & Handoyo, P. (2023). Transformasi Peran Perempuan Desa dalam Belenggu Budaya Patriaki. Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 20(1), 95–108. https://doi.org/10.36451/jisip.v20i1.13
Israpil, I. (2017). Budaya Patriarki dan Kekerasan Terhadap Perempuan (Sejarah dan Perkembangannya). Pusaka, 5(2), 141–150. https://doi.org/10.31969/pusaka.v5i2.176
Maslamah dan Suprapti Muzani. (2014). Konsep-konsep Gender menurut Perspektif Islam. Jurnal SAWWA, 9(2), 275–286.
Mazaya, N. N., & Suliswaningsih, S. (2023). Perancangan Ui/Ux Aplikasi “Dengerin†Berbasis Mobile Menggunakan Metode Design Thinking. Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer Dan Informatika, 12(2), 39–49. https://doi.org/10.34010/komputa.v12i2.10157
Noviani, D., Muyasaroh, & Mustafiyanti. (2022). Persepsi Masyarakat Terhadap Kesetaraan Gender dalam Keluarga. SOSIOLOGIA : Jurnal Agama Dan Masyarakat, 1(1), 1517–1522. https://doi.org/10.35905/sosiologia.v1i1.3396
Nur A, I. (2020). Problem Gender dalam Perspektif Psikologi. Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies, 1(1), 46–54. https://doi.org/10.15575/azzahra.v1i1.9253
Nurmila, N. (2015). Pemahaman Agama Dan Pembentukan Budaya Patriarki. Jurnal Budaya Indonesia, 23(1), 1–16.
Putriana, H., & Ariani, S. A. (2023). Agama dan Budaya Patriarki : Sebuah Telaah Kekerasan Berbasis Gender. Acta Islamica Counsenesia: Counselling Research and Applications, 3(1), 21–34.
Rahmania, A. Z., Rosandi, N. S., Fazila, G. A., Fazila, A., & Ananti, V. M. (2023). Pandangan Agama di Indonesia Terhadap Budaya Patriarki dan Dampak Budaya Patriarki terhadap Korban. Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 1(1), 1–25.
Rangkuti, S. S. (2019). Patriarki Dalam Perspektif Pesantren. Jurnal Madaniyah, 9(1), 100–116.
Rohani, I., Imron, A., & Indriyani, D. (2022). Konsep Ajaran Islam Tentang Keadilan Gender. Tarbawi Ngabar: Jurnal of Education, 3(1), 99–125. https://doi.org/10.55380/tarbawi.v3i1.171
Rosaliza, M. (2015). Wawancara, Sebuah Interaksi Komunikasi dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmu Budaya, 11(2), 71-79.
Saguni, F. (2014). Pembersian Stereotype Gender. MUSAWA, 6(2), 195–224.
Sakina, A. I., & A., D. H. S. (2017). Menyoroti Budaya Patriarki Di Indonesia. Share : Social Work Journal, 7(1), 71. https://doi.org/10.24198/share.v7i1.13820
Saputra, D. S. (2020). Modul Psikologi Gender. In SELL Journal (Vol. 5).
Selvira, P. (2023). Kesetaraan Tokoh Laki-laki dan Perempuan pada Buku Ajar Sejarah Kebudayaan Islam: Analisis Wacana Gender. Journal of Gender Equality and Millennium Development, 1(1), 40–49.
Subki, M., Sugiarto, F., & Sumarlin. (2021). Penafsiran QS. Al-Hujurat [49] Ayat 13 Tentang Kesetaraan Gender Dalam Al-Qur’an Menurut Quraish Shihab dan Sayyid Quthb. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 4(1), 12–28. https://doi.org/10.58518/alfurqon.v4i1.634
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Tindakan. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Suhartini, B. (2014). Perempuan Dalam Olahrga. Refleksi Kritis Prestasi Olahraga Indonesia Di Asian Games 2014 Dan Tantangan Menghadapi Asian Games 2018 Dalam Perspesktif Ilmu Keolahragaan, 120–129. Program Studi Ilmu Keolahragaan program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta.
Sumarna, N. (2020). Relasi Agama terhadap Konsep Gender. Jurnal Syntax Admiration, 1(6), 737–748.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 kartini kartini, Galih Khalisa Qalbyna, Meyta Nisa Handini, Safina Kamilah, Saepul Anwar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish in Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies must agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








