Relasi Kuasa Atas Perempuan dalam Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa
DOI:
https://doi.org/10.15575/azzahra.v6i2.43252Keywords:
Film, Gender, Patriarki, Relasi Kuasa, ResistensiAbstract
Representasi penindasan gender dalam film kontemporer sering kali masih dipengaruhi oleh bias patriarki dan dominasi moralitas keagamaan yang tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana relasi kuasa atas perempuan ini bekerja dalam film Tuhan Izinkan Aku Berdosa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis Michel Foucault untuk menganalisis berbagai adegan, dialog, serta interaksi visual yang terdapat dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penindasan gender berlangsung secara sistematis melalui tiga mekanisme utama, yaitu penggunaan wacana keagamaan sebagai instrumen power/knowledge yang mengendalikan kesadaran, praktik eksklusi dan pembungkaman terhadap korban melalui media sosial yang berfungsi sebagai pengawas digital massal (panopticon), serta pengendalian fisik dan emosional melalui biopower. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kekuasaan patriarki telah menyebar secara luas dan bekerja secara fleksibel di media sosial. Namun, kekuasaan tersebut tidak bersifat tetap karena dapat memunculkan perlawanan dari karakter perempuan untuk merebut kembali otonomi atas dirinya. Temuan ini memberikan kontribusi bagi kajian gender dan media dengan menunjukkan bahwa perempuan merupakan individu yang aktif dan mempunyai peran strategis, bukan hanya sebagai pihak yang lemah dan berada dalam posisi subordinat.
References
Afifah, W., & Riyanto, E. D. (2021). Relasi Kuasa Wacana Trauma Tubuh dalam Film Kucumbu Tubuh Indahku. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 4598–4609.
Aini, A. Q. (2022). Relasi Kuasa dan Komunikasi Bungkam di Kalangan Santri Pondok Pesantren Nurut Tauhid. Risalatuna: Journal of Pesantren Studies, 2(2), 181–200. https://doi.org/10.54471/rjps.v2i2.1895
Apriliyadi, E. K., & Hendrix, T. (2021). Kajian fenomena pandemi Covid-19 di Indonesia: Perspektif wacana, pengetahuan dan kekuasaan Foucault. Sorot, 16(2), 99. https://doi.org/10.31258/sorot.16.2.99-117
Arif Rachman, E. Yochanan, Andi Ilham Samanlangi, H. P. (2024). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. In Penerbit Alfabeta (Issue January).
Asri, R. (2020). Membaca Film Sebagai Sebuah Teks: Analisis Isi Film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI).†Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 1(2), 74. https://doi.org/10.36722/jaiss.v1i2.462
Kiranantika, A. (2022). Memahami Interseksionalitas Dalam Keberagaman Indonesia: Tinjauan dalam Sosiologi Gender. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 4(1), 48–55. https://doi.org/10.52483/ijsed.v4i1.77
Kristianto, B. R. D., & Goenawan, A. O. (2021). Analisis Struktur Naratif Tiga Babak Film Story of Kale. Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi Dan Sosial, 5(2), 89. https://doi.org/10.30829/komunikologi.v5i2.9610
Kurnia Handita. (2024). Analisis Framing Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa. Da’watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 4(5), 1797–1805. https://doi.org/10.47467/dawatuna.v4i5.3537
Mahendra, A. S. (2023). Representasi Perempuan Penyintas Kekerasan Seksual Dalam Film Demi Nama Baik Kampus. Jurnal Hawa : Studi Pengarus Utamaan Gender Dan Anak, 5(1), 24. https://doi.org/10.29300/hawapsga.v5i1.3595
Mulyani, T., Handriyotopo, H., & Rustim, R. (2023). Analisis Wacana Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dalam Film Demi Nama Baik Kampus dan Film Please Be Queit. Rekam, 19(2), 173–182. https://doi.org/10.24821/rekam.v19i2.8536
Musa, F. N. H., Tumbel, A., & Wullur, M. (2021). Discipline Analysis Of Work, Motivation And Loyalty Towards Employee Performance (Case Study At Gorontalo State University). Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 7(2), 449. https://doi.org/10.37905/aksara.7.2.449-462.2021
Nafila, R. A. (2021). Analisis Wacana Kritis Film Little Women Karya Greta Gerwig Berdasarkan Perspektif Michel Foucault. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 9(2), 333. https://doi.org/10.20961/basastra.v9i2.54570
Purwanto, P., & Tjahjono, T. (2021). Pendidikan Bahasa Dan Sastra Sebagai Pengarakteran. KAIROS: Jurnal Ilmiah, I(2), 61.
Rahayu, R. R., Ainusyamsi, F. Y., Mawardi, M., & Zulyatmi, Y. A. (2023). Relasi Kekuasaan Dalam Film Uwais Al-Qarni Karya Akbar Tahvilian (Kajian Hegemoni Foucault). Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies, 3(2), 46–60. https://doi.org/10.15575/azzahra.v3i2.20015
Ridhola, V. (2020). Teori Relasi Kuasa Michael Foucault Dan Aplikasinya Dalam Penelitian Karya Sastra. Academiaedu, 1–8.
Sabri, M. (2023). Politik Penguasaan Tubuh Perempuan dalam Implementasi Qanun Syariah Islam tentang Busana Islami di Banda Aceh. https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/32417/%0Ahttps://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/32417/1/Muhammad Sabri%2C 170305085%2C FUF%2C SA.pdf
Salehuddin, S., Syukur, M., Suhaeb, F. W., & Utomo, J. (2024). Resistensi Perempuan Biak Dalam Sistem Budaya Patriarki Di Kampung Adoki Distrik Yendidori Kabupaten Biak Numfor. Gema Kampus IISIP YAPIS Biak, 19(1), 80–91. https://doi.org/10.52049/gemakampus.v19i1.373
Saragih, O. K., & Ningrum, W. S. (2023). Tubuh Perempuan Dibalik Jeruji Budaya Patriarki (Tela’Ah Wacana Kritis Michel Foucault Terhadap Film Kim Ji-Young : Born 1982). SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 2(4), 427–434. https://doi.org/10.55681/seikat.v2i4.765
Sinanda, J. (2021). Subjektivitas Perempuan Dalam Film Arini (2018) Sebagai Karya Alih Wahana. Metahumaniora, 11(3), 314. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v11i3.36722
Tamrin, S. (2024). Patriarki Berkedok Tubuh Perempuan: Sebuah Analisis Feminis. Jurnal Perspektif, 7(2), 301–310. https://doi.org/10.24036/perspektif.v7i2.858
Wibowo, P. O., & Claretta, D. (2023). Representasi Relasi Kuasa dalam Kekerasan Seksual pada Film “Penyalin Cahaya.†JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(10), 7609–7616. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i10.2988
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Chintya Anggie Permatasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish in Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies must agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








