Dalih Religius dan Budaya dalam Praktik Pemotongan dan/atau Pelukaan Genitalia Perempuan (P2GP): Rekonsiderasi Tawaran Susan Moller Okin
DOI:
https://doi.org/10.15575/azzahra.v6i2.51714Abstract
Abstrak: Pemotongan dan/atau Pelukaan Genitalia Perempuan (P2GP) masih berlangsung di berbagai komunitas di Indonesia meskipun telah dilarang melalui regulasi pemerintah. Artikel ini bertujuan menganalisis dalih religius dan budaya yang digunakan untuk mempertahankan P2GP serta mengevaluasinya melalui perspektif multikulturalisme feminis Susan Moller Okin. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan feminis terhadap karya Susan Moller Okin, laporan lembaga terkait, dan penelitian terdahulu mengenai P2GP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legitimasi religius dan budaya yang digunakan untuk membenarkan P2GP tidak memiliki dasar yang cukup kuat, sementara praktik tersebut justru mereproduksi kontrol atas tubuh dan seksualitas perempuan. Melalui perspektif Okin, artikel ini menunjukkan bahwa penghormatan terhadap budaya tidak dapat dijadikan alasan untuk mempertahankan praktik yang merugikan perempuan. Oleh karena itu, penghapusan P2GP memerlukan transformasi sosial melalui edukasi, penguatan perspektif keagamaan yang berkeadilan gender, serta peningkatan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan budaya.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Putri Nurfitriani, Abby Gina Boang Manalu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish in Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies must agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








