Identity Gender Question sebagai Upaya Awal Pengenalan Gender pada Anak Usia Dini Panti Asuhan Bunda Sumatera Selatan
DOI:
https://doi.org/10.15575/azzahra.v1i1.9363Keywords:
Anak-anak, Gender, Panti AsuhanAbstract
Wacana gender merupakan salah satu hal penting yang harus dipahami sejak dini karena berkaitan langsung dengan kehidupan sosial masyarakat dan perkembangan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan anak-anak panti asuhan dalam mengenali gendernya lalu setelahnya memberikan pengenalan gender yang mudah dipahami dengan menggunakan pertanyaan-pertanyaan yang menyelipkan isu gender dalam kehidupan sehari-hari, sehingga ketika ada kesalahpahaman atau bias gender yang terjadi, peneliti bisa meluruskan sesuai dengan teori yang ada. Adapun objek pada penelitian ini yaitu anak-anak Panti Asuhan Bunda Sumatera Selatan sebanyak 20 orang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis yaitu mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul sebagaimana adanya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sekitar kurang lebih delapan puluh lima persen memahami tentang gender melalui pertanyaan yang diajukan. Maka, identity gender question sebagai langkah awal pengenalan gender bisa digunakan sebagai awal yang bagus agar anak-anak bisa
memahami dengan mudah apa itu gender.
References
Afandy, Agus. (2019). Bentuk-bentuk Perilaku Bias Gender. Jurnal LENTERA. 1(1):1-18
Tandayu, Dewanty, M. Syukri, dan Masluyah. (t.t). Pengenalan Gender dalam Pembelajaran pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK. Hal 1-13.
Faqih, M. (1996). Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fibrianto, Alan Sigit. (2016). Kesetaraan Gender dalam Lingkup Organisasi Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta Tahun 2016. Jurnal Analisa Sosiologi. 5(1): 10-27
Jannah, Nasitotul. (2017). Telaah Buku Argumentasi Kesetaraan Gender Perspektif Alquran Karya Nasaruddin Umar. Jurnal SAWWA 12(2):167-186
John W. Santrock (2007). Perkembangan Anak. Jilid 1 Edisi kesebelas. Jakarta : PT. Erlangga.
Kemenkes RI. (2010). Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI 2010.
Musfiqon. 2012. Pengembangan Media Belajar Dan Sumber Belajar. Jakarta : Prestasi Pustakakarya.
Nadiyah, Urfiyah. (2019). Kesetaraan Gender. dalam (https://www.kompasiana.com/urfiyahnadiyahfillah/5e5d29d9097f365fab085c13/kesetaraan-gender) diakses pada tanggal 24 Agustus 2020
Nur Hadianti, Asti. (t.t). Pendidikan Gender pada Anak Usia Dini. Jurnal Penelitian & Artikel Pendidikan. Hal 18-25
Putri, Ramtia Darma. (2019) Budaya Adil Gender pada Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran. Jurnal Wahana Konseling. 2(1): 48-591
Rahayu, Lestari. (2019). Mengupas Budaya Patriariki. dalam (https://www.kompasiana.com/lestarirahayu3190/5db65008d541df76561facb2/mengupas-budaya-patriarki) diakses pada tanggal 22 Agustus 2020
Rokhmansyah, Alfian. 2016. Pengantar Gender dan Feminisme: Pemahaman Awal Kritik Sastra Feminisme. Yogyakarta: Penerbit Garudhawaca
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Tampubolon, Gokma Nafita. (2018). Identitas dan Peran Gender pada Anak Usia 3-7 Tahun dalam Keluarga Komuter. Jurnal Care. 6(1):1-9
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish in Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies must agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).