RAMALAN MENURUT IMAM JA’FAR ASH-SHADIQ DALAM NASKAH ‘ADZĪMAH-FĪ ‘ILM AR-RAMLI (Kajian filologi)

Asep Supianudin, Neli Agustin

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan deskripsi naskah, suntingan dan terjemahan teks serta mengetahui isi kandungan teks. Adapun salah satu manfaatnya yaitu memperkaya khazanah pengetahuan mengenai ilmu meramal. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif untuk mendeskripsikan naskah diantaranya yaitu keadaan naskah, bahan dan ukuran naskah, metode standar untuk menyunting naskah, dan metode analisi isi untuk menganalisis isi naskah, mengenai transliterasi menggunakan kaidah transliterasi aksara Arab-Latin tahun 1987, dan terjemahan menggunakan terjemahan setengah bebas Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa naskah „Adzimah Fī ‘Ilm Ar-Ramli karangan imam Ja‟far ash-Shadiq terdiri dari 56 halaman, berukuran 18,19 cm x 15,3  dan  aksara  yang  digunakan  yaitu  aksara  Arab.  Pada  naskah tersebut tidak terdapat nomor halaman, keadaan naskah masih bagus dan lengkap. Bentuk-bentuk kesalahan baik disengaja ataupun tidak disengaja yang ditemukan dalam naskah „Adzimah Fī ‘Ilm Ar-Ramli sebagai hasil pengkajian filologi dikelompokan kedalam tiga kategoris yaitu:  substitusi  (013),  adisi  (84)  dan  omisi  (14).  Dari  keseluruhan kasus salah tulis tersebut, kasus substitusi merupakan kasus terbanyak. Adapun isi naskah „Adzimah Fī ‘Ilm Ar-Ramli diklasifikasikan menjadi tiga  macam,  yaitu:  tata  cara  meramal  yang  menggunakan  kerikil, bentuk-bentuk kerikil dengan jumlah 16 bentuk, dan arti dari bentuk- bentuk kerikil dengan jumlah 16 arti.

 This research aims to serve the ‘"Adzimah Fī ‘Ilm Ar-Ramli" by Imam Ja’far Ash-Shadiq manuscript description, editing, translation, and the text's content. One of its benefits is to enrich the knowledge treasure concerning the science of fortune-telling. The method uses a descriptive method to describe the manuscript, including the condition, material, size of the manuscript, the standard method in editing the manuscript, and the content analysis method to analyze the manuscript content. The manuscript translation uses the translation principle of Arabic- Alphabetic script 1987 and a half free translation. The result shows that the manuscript consists of 56 pages, 18,19 cm x 15,3 cm in size, and an Arabic script. It does not have page numbers, and it is in excellent and complete condition. The forms of error, as the result of the philological analysis, are divided into three categories: substitution (310), addition (84), and omission (14). The substitution denotes the majority of all writing error cases. Then, the content is classified into three types: the way of telling fortune uses gravel. There are 16 different forms of gravel, indicating 16 different meanings.


Keywords


Manuscript, text, forecast, naskah, teks, ramalan

References


Akmaliyah. (Tanpa tahun). Wawasan Dan Teknik Terampil Menerjemahkan. Bandung: N&Z Press.

Baried, S. B. (1994). Pengantar Teori Filologi. Yogyakarta: Badan Penelitian dan Publikasi Fakultas (BFF).

Bungin, B. (2008). Penelitian kualitatif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Fathurrahman, O. (2015). Filologi Indonesia Teori dan Metode. Jakarta: Prenadamedia Group.

Lubis, N. (2007). Naskah, Teks, dan Metode Penelitian Filologi. Jakarta: Yayasan Media Alo Indonesia.

Muhtada, D. (2015). Ja‟far Al-Sādiq dan Paradigma Hukum Mazahb Ja‟fari. Al-Ahkam, 69-70.

Ratna, N. K. (2013). Teori Metode dan Teknik Penelitian Sastra; dari Strukturalisme Hingga Postrstrukturalisme, Perspektif Wacana Naratif. Yogya: Pustaka Pelajar.

Supriadi, D. (2011). Aplikasi Metode Penelitian Filologi Terhadap Pustaka Pesantren. Bandung: Pustaka Rahmat.

Suryani Ns, E. (2012). Filologi. Bogor: Ghalia Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.15575/hijai.v3i2.9511

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Hijai - Journal on Arabic Language and Literature

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

ISSN: 2621-1343